القصص (Al-Qasas)

Per AyatMushaf
فَعَمِيَتْ
maka buta/gelap
عَلَيْهِمُ
atas mereka
الْاَنْۢبَاۤءُ
semua berita
يَوْمَىِٕذٍ
pada hari itu
فَهُمْ
maka mereka
لَا
tidak
يَتَسَاۤءَلُوْنَ
saling bertanya
﴿٦٦﴾
Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka tidak saling bertanya.
3318 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Maka alasan-alasan menjadi kabur bagi mereka, mereka tidak tahu lagi apa yang akan mereka jadikan alasan. Sebagian mereka tidak saling bertanya kepada sebagian yang lain dengan pertanyaan yang bermanfaat tentang apa yang mereka jadikan alasan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7116-surat-al-qashash-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

65-66. “Dan hari di waktu Allah menyeru mereka, seraya berkata, ‘Apakah jawabanmu kepada para rasul?’” apakah kalian membenarkan mereka dan apakah kalian mengikuti mereka? Ataukah kalian mendustakan dan menyalahi mereka? “Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka tidak saling Tanya-menanya.” Maksudnya, mereka tidak bingung akan jawaban dari pertanyaan ini, tetapi mereka tidak mendapatkan petunjuk kepada jawaban yang benar. Sudah dimaklumi bahwa pada keadaan itu tidak ada yang bisa menyelamatkan kecuali ketegasan dalam memberikan jawaban yang benar yang sesuai dengan keadaan mereka, yaitu jawaban : “Kami memenuhi seruan mereka dengan iman dan patuh.” Akan tetapi karena mereka mengetahui bahwa mereka telah mendustakan para rasul dan telah menentang perintah mereka, maka mereka sama sekali tidak berbicara apa-apa, dan mereka juga tidak mungkin saling memberitahu tentang apa yang harus mereka jadikan jawaban, walaupun berupa kedustaan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7116-surat-al-qashash-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66. Karena sangat bingung, maka tertutuplah bagi mereka berita-berita dan hujjah yang bisa menyelamatkan mereka pada hari kiamat sehingga mereka tidak saling bertanya dan menjawab satu sama lain tentang suatu apapun serta tidak menyadari tentang jawaban mereka karena sangat terkejut. Maknanya adalah mereka tidak mendapatkan berita yang mengandung keselamatan, sehingga berita-berita itu seperti tertutup dan tidak memberi mereka petunjuk.Mereka juga tidak mendapatkan jawaban dari orang lain yang dapat menolong mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/7116-surat-al-qashash-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 62-67 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang celaan yang Dia sampaikan kepada orang-orang kafir dan musyrik pada hari kiamat saat Dia menyeru mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian katakan?) yaitu di manakah tuhan-tuhan yang kalian sembah di dunia, berupa berhala-berhala dan tandingan-tandingan, apakah mereka dapat menolong kalian atau membela diri? Hal ini mengandung kecaman dan ancaman, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada pertama kali, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafaat yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu.Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah) (94)) (Surah Al-An'am) Firman Allah: (Berkatalah orang-orang yang telah tetap hukuman atas mereka) yaitu setan-setan, para pembangkang, dan orang-orang yang menyeru kepada kekafiran (Ya Tuhan kami, mereka inilah orang-orang yang kami sesatkan itu; kami telah menyesatkan mereka sebagaimana kami (sendiri) sesat, kami menyatakan berlepas diri (dari mereka) kepada Engkau, mereka sekali-kali tidak menyembah kami) mereka menyatakan pengakuannya, bahwa setan-setan itu menyesatkan mereka, dan orang-orang itu mengikuti mereka; kemudiansetan-setan itu berlepas diri dari penyembahan mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka (81) sekali-kali tidak.Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka sembahan-sembahan itu akan menjadi musuh bagi mereka (82)) (Surah Maryam) Oleh karena itu Allah berfirman: (Dikatakan (kepada mereka), "Serulah olehmu sekutu-sekutu kamu!") yaitu untuk menyelamatkan kalian dari apa yang sedang kalian alami, sebagaimana yang kalian mengharapkan dari mereka di dunia (lalu mereka menyerunya, maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenan­kan (seruan) mereka, dan mereka melihat azab) yaitu mereka yakin bahwa mereka pasti dimasukkan ke dalam neraka.Firman Allah: ((Mereka ketika itu berkeinginan) kiranya mereka dahulu menerima petunjuk) yaitu ketika mereka menyaksikan azab, mereka berkeinginan seandainya mereka dahulu termasuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk di dunia. Ini sebagaimana firmanNya: (Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Dia berfirman, "Panggillah olehmu sekalian sekutu-sekutu-Ku yang kamu katakan itu.” Mereka lalu memanggilnya, tetapi sekutu-sekutu itu tidak membalas seruan mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka) (52) Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya (53)) (Surah Al-Kahfi) Firman Allah: (Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka seraya ber­kata, "Apakah jawabanmu kepada para rasul?” (65)) Seruan pertama mempertanyakan tentang tauhid, dan yang disebutkan dalam hal ini adalah pengukuhan terhadap kenabian, yakni apakah jawaban kalian terhadap rasul-rasul yang diutus kepada kalian?Dan bagaimana tanggapan kalian kepada mereka? Hal ini sebagaimana pertanyaan yang ditanyakan di dalam kubur, yaitu:"Siapakah Tuhanmu, siapakah nabimu, dan apakah agamamu?" Adapun orang mukmin, dia mengemukakan kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan nabi Muhammad ﷺ adalah hamba dan rasulNya. Sedangkan orang kafir berkata, "Ha, ha, saya tidak tahu" Oleh karena itu orang kafir tidak dapat menjawabnya pada hari kiamat selain hanya diam; karena sesungguhnya orang yang buta saat hidup di dunia, maka akhirat lebih buta dan lebih tersesat.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka tidak saling tanya-menanya) Mujahid berkata bahwa mereka tidak dapat mengemukakan hujjah, (dan mereka tidak saling bertanya tentang keturunan) tentang keturunan Firman Allah: (Adapun orang yang bertobat dan beriman serta mengerjakan amal yang saleh) yaitu di dunia (semoga dia termasuk orang-orang yang beruntung) yaitu pada hari kiamat, dan kata “semoga” merupakan suatu kepastian dari Allah. Jadi hal itu pasti terjadi karena karunia dan kemurahan Allah سبحانه وتعالى.

Sumber: https://tafsirweb.com/7116-surat-al-qashash-ayat-66.html

Informasi

Surat

القصص (Al-Qasas)

Kisah-Kisah — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 88 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 393

Ruku

Ruku 340

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 79 (157/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3318 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-28