القصص (Al-Qasas)

Per AyatMushaf
وَيَوْمَ
dan pada hari
يُنَادِيْهِمْ
Dia memanggil mereka
فَيَقُوْلُ
lalu Dia berfirman
اَيْنَ
dimanakah
شُرَكَاۤءِيَ
sekutu-sekutuKu
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَزْعُمُوْنَ
kamu sangkakan/katakan
﴿٧٤﴾
Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia (Allah) menyeru mereka, dan berfirman, “Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kamu sangka?”
3326 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Pada hari Allah memanggil kaum musyrikin, lalu Allah berfirman kepada mereka, “Dimanakah sekutu-sekutuKu yang kalian anggap di dunia merupakan sekutu-sekutuKu?”

Sumber: https://tafsirweb.com/7124-surat-al-qashash-ayat-74.html

Tafsir as-Sa'di

74-75. Maksudnya, dan pada hari di mana Allah memanggil orang-orang yang telah mempersekutukanNya, yang beralih dari menyembah Allah kepada selain Allah, yaitu mereka yang beranggapan bahwa Allah mempunyai sekutu-sekutu yang berhak disembah, mereka dapat memberikan manfaat dan bisa menimpakan bahaya. Maka nanti di hari kiamat, Allah hendak memperlihatkan kelancangan dan kedustaan anggapan mereka serta pendustaan mereka terhadap diri mereka sendiri.Allah memanggil mereka, “Di manakah sekutu-sekutuKU yang dahulu kamu katakan?” maksudnya, menurut keyakinan mereka, bukan berdasarkan perintah, seperti dikatakan oleh Allah, "Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka tidak mengikuti kecuali prasangka belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga." (Yunus: 66). Maka apabila mereka itu telah hadir, Allah mengambil “dari tiap-tiap umat” dari umat-umat yang mendustakan “seorang saksi,” yang memberikan kesaksian atas apa yang telah terjadi di dunia, yaitu perbuatan syirik dan keyakinan mereka.Mereka (yang dipilih itu) tak ubahnya seperti orang-orang pilihan. Allah memilih dari para tokoh pendusta itu orang yang siap menghadapi pertengakaran dan debat membela saudara-saudara mereka. Mereka semua satu pandangan.Lalu apabila mereka telah muncul dalam persidangan, “Kami berkata, ‘tunjukkanlah bukti kebenaranmu’.” Maksudnya, alasan dan argument kalian yang membuktikan kebenaran perbuatan syiriik kalian. Apakah Kami telah menyuruh kalian melakukan itu? Apakah para rasulKu juga memerintahkannya pada kalian?Apakah kalian menemukan hal itu di dalam kitab-kitab suciKu? Apakah di antara mereka ada orang yang berhak mendapat ketuhanan? Apakah mereka (para sekutu itu) berguna bagi kalian?Atau dapat mencegah azab Allah dari kalian? Atau mereka bisa melindungi kalian? Jika benar demikian, maka silahkan mereka melakukannya, jika di antara mereka ada yang mampu maka hendaklah mereka memperlihatkannya kepada kalian jika mereka benar-benar memiliki kemampuan. “Maka tahulah mereka,” pada saat itu akan kepalsuan dan kerusakan keyakinan mereka, dan “bahwasanya yang haq itu kepunyaan Allah”.Pertengkaran telah menimpa mereka, argument mereka habis, sedangkan argument Allah sangat jelas. “Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan,” yaitu kedustaan dan kebohongan. Ia sirna, habis, dan lenyap. Mereka pun mengetahui bahwasanya Allah benar-benar telah berbuat adil terhadap mereka, di mana DIa tidak menempatkan siksa kecuali terhadap orang-orang yang berhak menyandangnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7124-surat-al-qashash-ayat-74.html

Tafsir Al-Wajiz

74. Wahai Nabi, Ingatlah hari dimana Allah memanggil orang-orang musyrik pada hari kiamat dengan panggilan ejekan. Dia berfirman kepada mereka: “Dimana sekutu-sekutu yang kalian anggap di dunia sebagai penolong dan penyelamat kalian?!”

Sumber: https://tafsirweb.com/7124-surat-al-qashash-ayat-74.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 74-75 Ini juga merupakan seruan kedua untuk mencemooh dan mengecam orang yang menyembah tuhan lain bersama Allah. Allah menyeru mereka di hadapan semua saksi seraya berfirman: (Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian katakan?) yaitu di dunia (Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi) Mujahid berkata yaitu seorang rasul (lalu Kami berkata, "Tunjukkanlah bukti kebenaran kalian!") yaitu yang membenarkan apa yang kalian sangkakan, bahwa Allah mempunyai sekutu-sekutu (maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu kepunyaan Allah) yaitu, tidak ada Tuhan selain Dia. Mereka tidak dapat berbicara dan mengemukakan jawabannya (dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan) yaitu lenyaplah mereka dan tidak dapat memberikan manfaat kepada mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/7124-surat-al-qashash-ayat-74.html

Informasi

Surat

القصص (Al-Qasas)

Kisah-Kisah — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

74 dari 88 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 394

Ruku

Ruku 340

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 79 (157/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3326 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-28