القصص (Al-Qasas)
Per AyatMushaf
وَنَزَعْنَا
dan Kami cabut
مِنْ
dari
كُلِّ
tiap-tiap
اُمَّةٍ
ummat
شَهِيْدًا
seorang saksi
فَقُلْنَا
maka Kami katakan
هَاتُوْا
unjukkan/kemukakan
بُرْهَانَكُمْ
bukti-buktimu
فَعَلِمُوْٓا
maka mereka mengetahui
اَنَّ
bahwasanya
الْحَقَّ
kebenaran
لِلّٰهِ
bagi/kepunyaan Allah
وَضَلَّ
dan sesat/hilang
عَنْهُمْ
dari mereka
مَّا
apa
كَانُوْا
yang mereka adalah
يَفْتَرُوْنَ
mereka ada-adakan
ࣖ
﴿٧٥﴾
Dan Kami datangkan dari setiap umat seorang saksi, lalu Kami katakan, “Kemukakanlah bukti kebenaranmu,” maka tahulah mereka bahwa yang hak (kebenaran) itu milik Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka ada-adakan.
3327 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami ambil dari tiap-tiap umat dari umat-umat yang mendustakan, seorang saksi (yaitu nabi mereka) yang bersaksi atas apa yang terjadi di dunia dari perbuatan syirik mereka dan pendustaan yang mereka lakukan terhadap rasul-rasul mereka. Kemudian Kami berfirman kepada umat-umat yang mendustakan rasul-rasul mereka dan risalah yang mereka bawa dari sisi Allah, “Tunjukkanlah bukti-bukti kalian atas perbuatan kalian menyekutukan sesuatu obyek dengan Allah.” Maka mereka sadar bahwa sesungguhnya bukti yang kuat milik Allah telah menyanggah mereka. Dan sesungguhnya kebenaran itu kepunyaan Allah, dan lenyaplah apa yang mereka ada-adakan atas nama Tuhan mereka.Itu tidak bermanfaat bagi mereka. Bahkan mencelakai mereka dan menjerumuskan mereka ke Neraka Jahanam.
Sumber: https://tafsirweb.com/7125-surat-al-qashash-ayat-75.html
Tafsir as-Sa'di
74-75. Maksudnya, dan pada hari di mana Allah memanggil orang-orang yang telah mempersekutukanNya, yang beralih dari menyembah Allah kepada selain Allah, yaitu mereka yang beranggapan bahwa Allah mempunyai sekutu-sekutu yang berhak disembah, mereka dapat memberikan manfaat dan bisa menimpakan bahaya. Maka nanti di hari kiamat, Allah hendak memperlihatkan kelancangan dan kedustaan anggapan mereka serta pendustaan mereka terhadap diri mereka sendiri.Allah memanggil mereka, “Di manakah sekutu-sekutuKU yang dahulu kamu katakan?” maksudnya, menurut keyakinan mereka, bukan berdasarkan perintah, seperti dikatakan oleh Allah, "Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka tidak mengikuti kecuali prasangka belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga." (Yunus: 66). Maka apabila mereka itu telah hadir, Allah mengambil “dari tiap-tiap umat” dari umat-umat yang mendustakan “seorang saksi,” yang memberikan kesaksian atas apa yang telah terjadi di dunia, yaitu perbuatan syirik dan keyakinan mereka.Mereka (yang dipilih itu) tak ubahnya seperti orang-orang pilihan. Allah memilih dari para tokoh pendusta itu orang yang siap menghadapi pertengakaran dan debat membela saudara-saudara mereka. Mereka semua satu pandangan.Lalu apabila mereka telah muncul dalam persidangan, “Kami berkata, ‘tunjukkanlah bukti kebenaranmu’.” Maksudnya, alasan dan argument kalian yang membuktikan kebenaran perbuatan syiriik kalian. Apakah Kami telah menyuruh kalian melakukan itu? Apakah para rasulKu juga memerintahkannya pada kalian?Apakah kalian menemukan hal itu di dalam kitab-kitab suciKu? Apakah di antara mereka ada orang yang berhak mendapat ketuhanan? Apakah mereka (para sekutu itu) berguna bagi kalian?Atau dapat mencegah azab Allah dari kalian? Atau mereka bisa melindungi kalian? Jika benar demikian, maka silahkan mereka melakukannya, jika di antara mereka ada yang mampu maka hendaklah mereka memperlihatkannya kepada kalian jika mereka benar-benar memiliki kemampuan. “Maka tahulah mereka,” pada saat itu akan kepalsuan dan kerusakan keyakinan mereka, dan “bahwasanya yang haq itu kepunyaan Allah”.Pertengkaran telah menimpa mereka, argument mereka habis, sedangkan argument Allah sangat jelas. “Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan,” yaitu kedustaan dan kebohongan. Ia sirna, habis, dan lenyap. Mereka pun mengetahui bahwasanya Allah benar-benar telah berbuat adil terhadap mereka, di mana DIa tidak menempatkan siksa kecuali terhadap orang-orang yang berhak menyandangnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7125-surat-al-qashash-ayat-75.html
Tafsir Al-Wajiz
75. Dan dari tiap umat, Kami keluarkan seorang saksi bagi mereka, yaitu nabi mereka yang bersaksi untuk mereka atas apa yang mereka lakukan. Kami berkata kepada mereka: “Datangkanlah bukti atas kebenaran ucapan kalian tentang kesyirikan dan sesuatu yang kalian tuduhkan.” Saat itu juga mereka tahu bahwa hak ketuhanan itu hanya milik Allah.Tidak ada sekutu baginya dalam hal itu. Maka lenyaplah dari mereka sesuatu yang mereka rekayasa di dunia berupa kebathilan, yaitu bahwa di sisi Allah itu ada sekutu lainnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7125-surat-al-qashash-ayat-75.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 74-75 Ini juga merupakan seruan kedua untuk mencemooh dan mengecam orang yang menyembah tuhan lain bersama Allah. Allah menyeru mereka di hadapan semua saksi seraya berfirman: (Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian katakan?) yaitu di dunia (Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi) Mujahid berkata yaitu seorang rasul (lalu Kami berkata, "Tunjukkanlah bukti kebenaran kalian!") yaitu yang membenarkan apa yang kalian sangkakan, bahwa Allah mempunyai sekutu-sekutu (maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu kepunyaan Allah) yaitu, tidak ada Tuhan selain Dia. Mereka tidak dapat berbicara dan mengemukakan jawabannya (dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan) yaitu lenyaplah mereka dan tidak dapat memberikan manfaat kepada mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/7125-surat-al-qashash-ayat-75.html
Informasi
Surat
القصص (Al-Qasas)
Kisah-Kisah — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
75 dari 88 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 394
Ruku
Ruku 340
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 79 (157/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3327 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-28