العنكبوت (Al-'Ankabut)
Per AyatMushaf
وَاِبْرٰهِيْمَ
dan Ibrahim
اِذْ
ketika
قَالَ
dia berkata
لِقَوْمِهِ
kepada kaumnya
اعْبُدُوا
sembahlah
اللّٰهَ
Allah
وَاتَّقُوْهُ
dan bertakwalah kepada-Nya
ۗذٰلِكُمْ
demikian itu
خَيْرٌ
lebih baik
لَّكُمْ
bagi kalian
اِنْ
jika
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَعْلَمُوْنَ
(kalian) mengetahui
﴿١٦﴾
Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika dia berkata kepada kaumnya, “Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
3356 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan ingatlah (wahai rasul) tentang Ibrahim ketika ia menyeru kaumnya, “Ikhlaskanlah ibadah karena Allah semata. Dan takutlah terhadap kemurkaanNya, dengan cara menjalankan kewajiban-kewajiban dariNya dan menjauhi maksiat-maksiat kepadaNya. Itu lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui apa yang baik bagi kalian dari apa yang buruk bagi kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/7242-surat-al-ankabut-ayat-16.html
Tafsir as-Sa'di
16. Allah menyebutkan bahwasanya Dia mengutus KhalilNya, Ibrahim kepada kaumnya untuk mengajak mereka kepada Allah, seraya berkata kepada mereka, “Kalian sembahlah Allah,” maksudnya, Esakanlah Dia, tuluslah beribadah kepadaNya dan patuhilah apa yang diperintahkan kepada kalian, “dan bertakwalah kepadaNYa,” agar Dia tidak memurkai kalian, (karena jika demikian), maka Dia akan menyiksa kalian. Hal itu dengan cara meninggalkan segala apa saja dari kemaksiatan yang dapat membuatNya murka. “Yang demikian itu,” yakni, beribadah kepada Allah dan bertakwa kepadaNya “lebih baik bagimu,” daripada mengabaikannya.Ungkapan ini termasuk dalam penggunaan kata tafdhil (yang bermakna lebih atau paling) dengan menyebutkan sesuatu yang tidak ada keutamannya pada bagian yang lain. Karena meninggalkan ibadah kepada Allah dan mengabaikan takwa kepadaNya sama sekali tidak ada baiknya dari semua sisinya. Sesungguhnya beribadah kepada Allah dan bertakwa kepadaNya adalah lebih baik bagi manusia, karena tidak ada jalan lain untuk memperoleh karamah (rahmat) Nya di dunia ini dan di akhirat nanti kecuali hanya dengannya.Semua kebaikan yang ada di dunia dan akhirat adalah merupakan pengaruh ibadah dan takwa kepada Allah, “jika kamu mengetahui” hal itu. Maka ketahuilah semua perkara dan perhatikanlah mana yang lebih pantas didahulukan (diutamakan).
Sumber: https://tafsirweb.com/7242-surat-al-ankabut-ayat-16.html
Tafsir Al-Wajiz
16. Wahai Nabi, ingatlah juga saat Ibrahim عليه السلام berkata kepada kaumnya: “Menyembahlah hanya kepada Allah. Tidak ada sekutu bagiNya dan takutlah kepada Allah dengan mengerjakan perintah-perintahNya dan menjauhi kesyirikan.Ibadah dan takwa itu lebih baik dan lebih benar bagi kalian daripada kesyirikan (dimana tidak ada kebaikan dalam kesyirikan dan itu adalah ucapan mereka sesuai keyakinan mereka) jika kalian memang mengetahui kebaikan dan bisa membedakan antara kebaikan dan keburukan”
Sumber: https://tafsirweb.com/7242-surat-al-ankabut-ayat-16.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 16-18 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hamba, rasul, dan kekasihnya, yaitu nabi Ibrahim, imam orang-orang yang lurus, bahwa dia menyeru kaumnya untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, mengikhlaskan diri hanya kepadaNya dalam bertakwa, mencari rezeki hanya dariNya, tidak ada sekutu bagiNya, dan mengesakanNya dalam bersyukur, karena sesungguhnya hanya kepadaNyalah rasa syukur diberikan atas semua nikmat, tidak ada yang berhak menerimanya selain Dia. Jadi nabi Ibrahim berkata kepada kaumnya: (Sembahlah Allah olehmu dan bertakwalah kepadaNya) yaitu, ikhlaslah dalam beribadah dan takut hanya kepadaNya (Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui) yaitu jika kalian melakukan hal itu, maka kalian akan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat, dan kejahatan akan terhindar dari kalian di dunia dan akhirat. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa berhala-berhala yang mereka sembah itu tidak dapat memberikan mudharat dan manfaat.Berhala-berhala itu tidak lain hanyalah buat-buatan kalian belaka, lalu kalian memberinya nama-nama sebagai tuhan-tuhan. Sesungguhnya berhala-berhala itu hanya makhluk seperti kalian. Demikianlah yang diriwayatkan Ibnu Abbas.Pendapat ini juga dikatakan Mujahid dan As-Suddi.Al-Walibi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa kalian membuat-buat berita bohong, yaitu kalian menjadikannya sebagai berhala-berhala” Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir. Berhala-berhala itu tidak memiliki rezeki bagi kalian (maka mintalah rezeki itu di sisi Allah) Ungkapan ini merupakan ungkapan Hasr yang paling kuat, sebagaimana firmanNya: (Hanya kepadaMulah kami menyembah, dan hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan (5)) (Surah Al-Fatihah) dan (Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga) (Surah At-Tahrim: 11) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka mintalah rezeki itu di sisi Allah) yaitu bukan kepada selainNya, karena sesungguhnya selain Allah itu tidak memiliki apa pun (dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya) yaitu, makanlah sebagian dari rezekiNya, sembahlah Dia semata dan bersyukurlah kepadaNya atas semua nikmat yang telah Dia limpahkan kepada kalian (Hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan) yaitu pada hari kiamat, lalu Dia akan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan) yaitu telah sampai kepada kalian azab dan pembalasan yang menimpa mereka karena menentang para rasul (Dan kewajiban rasul-rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan sejelas-jelasnya) yaitu tugas rasul hanya menyampaikan kepada kalian apa yang diperintahkan Allah kepadanya berupa risalah.Dan Allah menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki serta memberi petunjuk siapa saja yang Dia kehendaki. Maka berbuatlah dengan rajin untuk kemanfaatan diri kalian agar kalian menjadi orang-orang yang berbahagia. Qatadah berkata terkait firmanNya: (Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan) dia berkata, yaitu menghibur hati Nabi ﷺ.Menurut Qatadah bahwa kalimat ini terpisah dari kalimat pertama, dan yang berhubungan dengan ini yaitu firmanNya: (Maka tidak adalah jawaban kaumnya) (Surah Al-Kahfi: 24) Demikian juga yang dinaskan Ibnu Jarir.Yang tampak dari konteks ayat bahwa semua ini merupakan perkataan nabi Ibrahim yang berhujjah untuk meneguhkan adanya hari kebangkitan, karena setelahnya terdapat firmanNya: (Maka tidak adalah jawaban kaumnya). Hanya Allah yang lebih Mengetahui.
Sumber: https://tafsirweb.com/7242-surat-al-ankabut-ayat-16.html
Informasi
Surat
العنكبوت (Al-'Ankabut)
Laba-Laba — 69 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
16 dari 69 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 398
Ruku
Ruku 343
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 80 (159/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3356 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-29