العنكبوت (Al-'Ankabut)
Per AyatMushaf
وَقَالُوْا
dan mereka berkata
لَوْلَآ
mengapa tidak
اُنْزِلَ
diturunkan
عَلَيْهِ
atasnya/kepadanya
اٰيٰتٌ
ayat-ayat (mukjizat)
مِّنْ
dari
رَّبِّهٖ
Tuhannya
ۗ
قُلْ
katakanlah
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
الْاٰيٰتُ
ayat-ayat (mukjizat)
عِنْدَ
di sisi
اللّٰهِ
Allah
ۗوَاِنَّمَآ
dan sesungguhnya hanyalah
اَنَا۠
aku
نَذِيْرٌ
pemberi peringatan
مُّبِيْنٌ
yang nyata
﴿٥٠﴾
Dan mereka (orang-orang kafir Mekah) berkata, ”Mengapa tidak diturunkan mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?” Katakanlah (Muhammad), ”Mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas.”
3390 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan orang-orang musryrik berkata, “ Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad bukti-bukti dan hujjah-hujjah dari Tuhannya yang dapat kami saksikan seperti unta Shaleh, dan tongkat Musa?” katakanlah kepada mereka, “Sesungguhnya mukjizat-mikjizat itu wewenang Allah. Jika Dia berkehendak, Dia akan menurunkannya dan bila berkehendak, Dia menahannya. Sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kalian.Aku memperingatkan kalian terhadap kedahsyatan siksaanNYa dan hukumanNya, menerangkan jalan kebenaran dari jalan kebatilan.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7276-surat-al-ankabut-ayat-50.html
Tafsir as-Sa'di
50. maksudnya, orang-orang zhalim (yang mendustakan Rasulullah dan syariat yang beliau bawa) menentang dan mengusulkan kepadanya agar diturunkan mukjizat-mukjizat yang dapat mereka lihat, sebagaimana perkataan mereka,”dan mereka berkata,’kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami’,” (al-isra:90) Sesungguhnya penentuan “turunnya mukjizat,” itu bukan hak mereka dan juga bukan hak Rasulullah. Sebab yang demikian itu berarti tindakan turut mengatur bersama Allah. Dan kalau demikian halnya dan harus demikian, padahal tidak seorangpun yang memiliki hak urusan, maka Allah berfirman, ”katakanlah, ’sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah’.” Jika Dia berkehendak, maka Dia menurunkannya, atau menahannya. “dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata.” Aku tidak mempunyai kedudukan lebih dari kedudukan ini.Kalau yang dimaksud adalah menjelaskan yang benar dari yang batil (palsu), lalu apabila tujuan sudah dicapai dengan cara apa pun, maka usulan ”agar diturunkannya mukjizat-mukjizat tertentu,” atas hal di atas adalah suatu kezhaliman, kediktatoran dan kesombongan terhadap Allah dan terhadap kebenaran. Bahkan kalau seandainya ditakdirkan (oleh Allah) mukjizat-mukjizat itu diturunkan sedangkan di dalam hati mereka terdapat tekad bahwa mereka tidak akan beriman kepada kebenaran kecuali dengan mukjizat-mukjizat itu, maka hal itu bukanlah iman, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang sejalan dengan hawa nafsu mereka, mereka mengimaninya bukan karena sesuatu itu adalah kebenaran, akan tetapi karena mukjizat-mukjizat tersebut. Maka, faidah apa yang bisa diperoleh dengan diturunkannya mukjizat tersebut dengan asumsi mukjizat itu ditakdirkan turun?
Sumber: https://tafsirweb.com/7276-surat-al-ankabut-ayat-50.html
Tafsir Al-Wajiz
50. Orang-orang kafir Mekah berkata: “Kenapa Al-Qur’an tidak diturunkan kepada Muhammad sebagai mukjizat-mukjizat yang dapat dirasakan langsung dari Tuhannya seperti unta Shalih, tongkat Musa, dan hidangan Isa” Wahai Rasulallah, Katakanlah sebagai mereka sebagai jawaban untuk mereka: “Sesungguhnya perkara mukjizat itu hanya ada di sisi Allah, bukan termasuk kapasitasku. Urusanku tidak lain kecuali memberi peringatan kemaksiatan dengan neraka.Aku hanya memberi peringatan para pelanggar dari azab Allah dan memberi penjelasan tentang kebenaran dari kebathilan”
Sumber: https://tafsirweb.com/7276-surat-al-ankabut-ayat-50.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 50-52 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik dalam pembangkangan dan permintaan mereka tentang mukjizat-mukjizat. Mereka ingin membuktikan bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah, sebagaimana yang telah diberikan kepada nabi Shalih dengan untanya. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah) wahai Muhammad ("Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah”) yaitu sesungguhnya perkera itu terserah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah mengetahui seandainya kalian mendapatkan petunjuk maka Dia memperkenankan permintaan kalian itu, karena hal itu sangat mudah dan gampang bagiNya.Tetapi Dia mengetahui bahwa kalian tidak akan beriman, dan sesungguhnya kalian hanya bermaksud untuk menolak dan menguji. Maka Allah tidak mengabulkan hal itu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu) (Surah Al-Isra’: 59) Firman Allah: ("Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata") yaitu sesungguhnya aku diutus kepada kalian hanya sebagai pemberi peringatan dengan jelas, maka kewajibanku adalah menyampaikan risalah dari Allah kepada kalian (Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkanNya, maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk) (Surah Al-Kahfi: 17) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendakiNya) (Surah Al-Baqarah: 272) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menjelaskan tentang kebodohan mereka yang parah dan rendahnya akal mereka, dimana mereka meminta mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenaran nabi Muhammad' ﷺ terkait apayang beliau sampaikan kepada mereka, Padahal nabi Muhammad telah menyampaikan kepada mereka kitab yang agung yang tidak datang kepadanya kebathilan, baik dari depan maupun dari belakang; Al-Qur'an adalah mukjizat paling besar di antara semua mukjizat, karena semua ahli bahasa dan ahli sastra tidak mampu menyainginya, bahkan untuk menyaingi sepuluh surah yang serupa dengannya. bahkan untuk menyaingi satu surah darinya.Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an), sedangkan dia dibacakan kepada mereka?) yaitu, apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu kitab yang agung yang di dalamnya terdapat berita orang-orang sebelum mereka dan berita yang akan terjadi setelah mereka serta hukum yang memutuskan di antara mereka; sedangkan kamu adalah laki-laki yang ummi, yang tidak bisa membaca dan menulis, dan kamu belum pernah bergaul dengan seorang pun dari kalangan Ahli Kitab. Padahal kamu dapat mendatangkan berita-berita yang terdapat dalam kitab-kitab terdahulu dengan penjelasan yang benar dari apa yang mereka perselisihkan tentangnya, dan membawa kebenaran yang jelas, terang, dan gamblang, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya? (197)) (Surah Asy-Syu'ara’) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya dalam (Al-Qur'an) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman) yaitu sesungguhnya di dalam Al-Qur'an ini terkandung rahmat, yaitu penjelasan terhadap kebenaran dan melenyapkan kebathilan, pelajaran tentang berita yang mengandung pembalasan dan turunnya azab atas orang-orang yang mendustakan dan berbuat maksiat (dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman).Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah,"Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antaramu") yaitu Dia lebih mengetahui tentang kedustaan yang kalian perbincangkan, dan mengetahui apa yang aku ucapkan kepada kalian saat aku menyampaikannya kepada kalian, bahwa Dia telah mengutusku. Seandainya aku adalah seorang pendusta, maka Dia akan mengazabku, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami (44) niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya (45) Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya (46) Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami) dari pemotongan urat nadi itu (47)) (Surah Al-Haqqah) Aku adalah orang yang benar dalam semua yang aku sampaikan kepada kalian, oleh karena itu Dia meneguhkanku dengan berbagai mukjizat yang jelas dan dalil-dalil yang pasti (Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi) yaitu, tidak ada sesuatupun yang tersembunyi dariNya (Dan orang-orang yang percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi) yaitu pada hari kiamat Allah akan membalas mereka sesuai dengan apa yang mereka perbuat dan memberikan imbalan atas apa yang mereka lakukan berupa mendustakan kebenaran dan mengikuti kebathilan.Mereka mendustakan para rasul, padahal dalil-dalil menunjukkan kebenaran para rasul, dan mereka percaya kepada thaghut dan berhala-berhala tanpa dalil. Maka Allah akan membalas mereka sesuai dengan perbuatan mereka itu, sesungguhnya Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui
Sumber: https://tafsirweb.com/7276-surat-al-ankabut-ayat-50.html
Informasi
Surat
العنكبوت (Al-'Ankabut)
Laba-Laba — 69 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
50 dari 69 ayat
Juz
Juz 21
Halaman
Halaman 402
Ruku
Ruku 346
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 81 (161/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3390 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-29