الرّوم (Ar-Rum)

Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan sesungguhnya
كَانُوْا
adalah mereka
مِنْ
dari
قَبْلِ
sebelum
اَنْ
bahwa
يُّنَزَّلَ
diturunkan
عَلَيْهِمْ
atas mereka
مِّنْ
dari
قَبْلِهٖ
sebelumnya
لَمُبْلِسِيْنَۚ
benar-benar berputus asa
﴿٤٩﴾
Padahal walaupun sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.
3458 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan keadaan mereka sebelum hujan itu turun sungguh berada dalam keadaan berputus asa dan tidak ada harapan, disebabkan tertahannya hujan terhadap mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/7413-surat-ar-rum-ayat-49.html

Tafsir Al-Wajiz

49. Sebelum turun hujan, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang putus asa dengan turunnya hujan. Firman Allah {Min Qablihi} untuk menjelaskan seberapa cepatnya perubahan mereka dari putus asa menjadi gembira.Ini adalah perkara orang-orang yang sembrono dan gegabah, adapun orang mukmin itu bersabar dan tidak tergesa-gesa

Sumber: https://tafsirweb.com/7413-surat-ar-rum-ayat-49.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 48-51 Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bagaimana Dia menciptakan awan yang menurunkan air darinya. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan) Baik datangnya dari laut, sebagaimana yang disebutkan oleh banyak ulama, atau dari tempat yang dikehendaki Allah سبحانه وتعالى (dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya) yaitu Dia membentangkannya, menjadikannya banyak dan berkembang, lalu menjadikannya dari sedikit menjadi banyak. Pada mulanya Dia menjadikan awan yang terlihat di mata seperti perisai, kemudian Dia membentangkannya sehingga memenuhi cakrawala langit.Terkadang awan datang dari arah laut yang penuh air, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran (57)) (Surah Al-A'raf’) Demikian juga Allah berfirman di sini: (Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya dan menjadikannya bergumpal-gumpal) Mujahid, Abu Amr bin Al-’Ala’, Mathar Al-Warraq, dan Qatadah berkata bahwa maknanya adalah bergumpal-gumpal.Firman Allah سبحانه وتعالى: (lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya) yaitu kamu akan melihat adanya air hujan yang keluar di antara celah-celah awan itu (maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira) yaitu karena kebutuhan mereka terhadap hal itu, maka mereka merasa gembira dengan turunnya dan sampainya hujan itu kepada mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa (49)) Maknanya adalah bahwa kaum yang mendapat hujan ini, sebelumnya merasa putus asa dari turunnya hujan kepada mereka. Lalu setelah hujan datang kepada mereka, maka itu datang kepada mereka membutuhkannya, sehingga hujan itu bertempat di antara mereka di tempat yang besar.Ulama Nahwu berbeda pendapat tentang firmanNya: (sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa) Ibnu Jarir berkata bahwa itu adalah sebagai penegasan. Dia meriwayatkannya dari sebagian ahli bahasa Arab Ulama lain berkata tentang firmanNya: (sebelum hujan diturunkan kepada mereka) yaitu hujan (sebelum itu) yaitu turunnya hujan itu (mereka benar-benar telah berputus asa) Bisa juga ditafsirkan bahwa hal ini menunjukkan makna ta’sis, yang maknannya,“Sebelum turunnya hujan, mereka sangat membutuhkannya, dan sebelum itu juga, hujan datang terlambat kepada mereka dari waktu ke waktu, yang selama itu mereka menunggu kedatangannya, lalu hujan itu terlambat. Kemudian berlalu beberapa waktu, mereka tetap menungguya, dan terlambat.Kemudian hujan datang dengan tiba-tiba kepada mereka setelah berputus asa. Setelah tanah mereka menjadi gersang dan tandus, maka hiduplah bumi itu, lalu subur dan tumbuhlah berbagai macam tumbuhan yang indah. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah) yaitu hujan itu (bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati) Kemudian Allah mengingatkan dengan hal itu bahwa Dia menghidupkan jasad-jasad setelah mati, tercabik-cabik, dan menjadi tulang belulang.Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya (Tuhan yang berkuasa seperti) demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati) yaitu, Tuhan yang melakukan hal itu benar-benar Maha Kuasa menghidupkan orang-orang yang mati (Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin (kepada tumbuh-tumbuhan), lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), benar-benar tetaplah mereka sesudah itu menjadi orang yang ingkar (51)) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin) yang kering kepada tumbuh-tumbuhan yang mereka tanam yang telah tumbuh dengan subur dan tegak di atas bulir-bulirnya, lalu mereka melihatnya menjadi kuning, yaitu, telah kering dan mulai rusak (benar-benar tetaplah mereka sesudah itu) yaitu setelah melihat keadaan ini (menjadi orang yang ingkar) yaitu, mereka mengingkari nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada mereka. Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam? (63) Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan? (64) Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang (65) (sambil berkata), "Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian (66) bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun." (67)) (Surah Al-Waqi'ah)

Sumber: https://tafsirweb.com/7413-surat-ar-rum-ayat-49.html

Informasi

Surat

الرّوم (Ar-Rum)

Romawi — 60 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

49 dari 60 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 409

Ruku

Ruku 353

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 82 (163/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3458 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-30