الرّوم (Ar-Rum)
Per AyatMushaf
۞
اَللّٰهُ
Allah
الَّذِيْ
yang
خَلَقَكُمْ
menciptakan kalian
مِّنْ
dari
ضَعْفٍ
keadaan lemah
ثُمَّ
kemudian
جَعَلَ
Dia menjadikan
مِنْۢ
dari
بَعْدِ
sesudah
ضَعْفٍ
keadaan lemah
قُوَّةً
kuat
ثُمَّ
kemudian
جَعَلَ
Dia menjadikan
مِنْۢ
dari
بَعْدِ
sesudah
قُوَّةٍ
kuat
ضَعْفًا
keadaan lemah
وَّشَيْبَةً
dan beruban
ۗيَخْلُقُ
Dia menciptakan
مَا
apa
يَشَاۤءُۚ
yang dikehendaki-Nya
وَهُوَ
Dan dia
الْعَلِيْمُ
Maha Mengetahui
الْقَدِيْرُ
Maha Kuasa
﴿٥٤﴾
Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.
3463 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah Yang menciptakan kalian dari air yang lemah lagi hina dina, yaitu sperma, kemudian setelah sebelumnya kalian lemah sebagai anak-anak, Dia memberi kalian kekuatan lelaki, kemudian setelah kekuatan ini hadirlah kelemahan masa tua dan senja. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki berupa kelemahan dan kekuatan. Dia-lah yang Maha Mengetahui makhlukNya, yang juga Mahakuasa atas segala sesuatu.
Sumber: https://tafsirweb.com/7418-surat-ar-rum-ayat-54.html
Tafsir as-Sa'di
54. Allah menginformasikan tentang keluasan ilmuNya, keagungan kekuasaanNya, dan kesempurnaan hikmahNya, dan bahwa sesungguhnya Dia telah memulai penciptaan manusia dari keadaan lemah, yaitu fase-fase pertama dari penciptannya dari sperma menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging hingga menjadi hewan hidup di dalam Rahim, lalu hingga dilahirkan sedangkan dia berada pada usia anak-anak. Dan dia pada saat itu berada dalam puncak kelemahan, tidak memilki kekuatan dan kemampuan.Kemudian Allah terus menambahnya makin kuat sedikit demi sedikit hingga mencapai usia remaja dan kekuatannya pun menjadi sempurna, kekuatan lahir dan batinnya menjadi sempurna pula. Kemudian dia berpindah dari fase ini dan kembali kepada kelemahan, masa beruban dan tua renta. “Dia menciptakan apa yang dikehendakiNya,” sesuai hikmahNya. Dan diantara hikmahNya adalah Dia memperlihatkan kepada manusia kelemahannnya, dan sesunguhnya kekuatannya diliputi dengan dua kelemahan, dan bahwa sesungguhnya dia tidak memilki dari dirinya kecuali kekurangan.Kalau saja bukan karena Allah menjadikannya kuat, tentu dia tidak akan pernah mencapai pada suatu kekuatan dan kemampuan. Dan kalau seandainya kekuatannya terus bertambah, niscaya dia congkak, sombong dan melampaui batas. Dan hendaknya manusia mengetahui kesempurnaan kekuasaan Allah yang terus-menerus bertambah, dengannya Dia menciptakan segala sesuatu dan dengannya Dia mengatur segala urusan. kekuatanNya tidak pernah ditimpa ketidakberdayaan, kelemahan ataupun kekurangan dari segala sisinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7418-surat-ar-rum-ayat-54.html
Tafsir Al-Wajiz
54. Allah adalah Dzat yang menjadikan kalian orang-orang lemah (dan berfirman: “Dari kelemahan, sehingga kelemahan itu menjadi dasar penciptaan kalian”). Karena kelemahan itu adalah awal mula penciptaan(mu) dari sperma kemudian menjadikan(mu) sebagai remaja yang kuat setelah lemahnya masa kanak-kanak, lalu menjadikanmu orang tua yang lemah dan beruban setelah kuat.Allah menciptakan sesuatu yang dikehendaki berupa kelemahan, kekuatan, masa muda dan masa tua. Dialah Dzat yang Maha Mengetahui makhluknya dan Maha Kuasa atas sesuatu yang dikehendaki
Sumber: https://tafsirweb.com/7418-surat-ar-rum-ayat-54.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى mengingatkan tentang perubahan manusia dalam fase-fase penciptaannya dari suatu keadaan kepada keadaan lain. Asal manusia itu dari tanah liat, kemudian dari air mani, kemudian menjadi darah yang menempel, kemudian menjadi segumpal daging, kemudian menjadi tulang, kemudian dilapisi dengan daging, lalu ditiupkan ruh ke dalamnya. Setelah itu dia keluar dari perut ibunya dalam keadaan lemah, kecil, dan tidak memiliki kekuatan.Kemudian menjadi besar sedikit demi sedikit sampai dia menjadi anak. Kemudian berusia baligh dan menjadi pemuda. Inilah yang dimaksud dengan kekuatan setelah lemah.Kemudian mulai berkurang dan menua, lalu menjadi manusia yang tua dan pikun. dan inilah yang dimaksud keadaan lemah sesudah kuat. Lalu mulai lemah keinginan, gerakan, dan kekuatan; rambutnya putih beruban, sifat-sifat yang tampak dan batinnya juga berubah. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban.Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya) yaitu Dia berbuat sesuai dengan apa yang Dia kehendaki dan mengatur hamba-hambaNya sesuai dengan apa yang Dia kehendaki (dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa)
Sumber: https://tafsirweb.com/7418-surat-ar-rum-ayat-54.html
Informasi
Surat
الرّوم (Ar-Rum)
Romawi — 60 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
54 dari 60 ayat
Juz
Juz 21
Halaman
Halaman 410
Ruku
Ruku 354
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 82 (164/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3463 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-30