السّجدة (As-Sajdah)

Per AyatMushaf
وَجَعَلْنَا
dan Kami jadikan
مِنْهُمْ
diantara mereka
اَىِٕمَّةً
pemimpin-pemimpin
يَّهْدُوْنَ
mereka memberikan petunjuk
بِاَمْرِنَا
dengan perintah Kami
لَمَّا
ketika
صَبَرُوْاۗ
mereka sabar
وَكَانُوْا
dan adalah mereka
بِاٰيٰتِنَا
dengan ayat-ayat Kami
يُوْقِنُوْنَ
mereka meyakini
﴿٢٤﴾
Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.
3527 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Kami mengangkat di kalangan Bani Israil para pembimbing dan para penyeru kepada kebaikan yang diteladani oleh manusia. Dan mereka mengajak manusia kepada tauhid, menyembah kepada Alah semata dan menaatiNya. Mereka mendapatkan derajat yang tinggi ini saat mereka bersabar atas perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-laranganNya, berdakwah kepada Allah dan teguh menghadapi gangguan di jalanNya, disamping mereka juga membenarkan dengan penuh keyakinan kepada ayat-ayat dan hujjah-hujjah Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/7576-surat-as-sajdah-ayat-24.html

Tafsir as-Sa'di

24. “Dan Kami jadikan dari mereka itu,” maksudnya, di antara Bani Israil itu, “pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami,” maksudnya, ulama-ulama yang menguasai ilmu syariat dan cara-cara memberi hidayah, mereka mendapat petunjuk pada diri mereka sendiri lalu memberi petunjuk kepada selain mereka dengan petunjuk itu. Al-Kitab yang diturunkan kepada mereka adalah petunjuk orang-orang yang beriman kepadanya, dan mereka terbagi menjadi dua: - para pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Allah, - dan para pengikut yang berpedoman kepada mereka. Golongan yang pertama tentu lebih tinggi derajatnya, setelah derajat kenabian dan kerasulan.Ia adalah derajat orang-orang shiddiqin. Sebenarnya mereka meraih derajat tersebut adalah “ketika mereka sabar” dalam belajar dan mengajar, dalam berdakwah kepada Allah dan terhadap cobaan di jalanNya. Dan mereka menahan nafsu (diri) mereka dari rongrongannya untuk berbuat maksiat dan kecenderungannya kepada kesenangan-kesenangan nafsu, “dan mereka meyakini ayat-ayat Kami,” maksudnya, mereka dalam keimanan telah mencapai (dengan ayat-ayat Allah), kepada derajat yakin, yaitu ilmu yang sempurna yang membuahkan amal.Sesungguhnya mereka bisa mencapai derajat yakin adalah karena mereka belajar secara benar-benar dan mereka mengambil permasalahan-permasalahan dari dalil-dalilnya yang menghasilkan keyakinan. Mereka pun terus mempelajari permasalahan-permasalahan dan mereka berargumen untutknya dengan banyak dalil hingga mereka mencapai kepadanya. Maka dengan sabar dan yakin akhirnya mereka meraih kepemimpinan dalam agama.

Sumber: https://tafsirweb.com/7576-surat-as-sajdah-ayat-24.html

Tafsir Al-Wajiz

24. Dan Kami telah menjadikan Bani Israil sebagai contoh dalam urusan agama, mereka adalah para Nabi yang memberikan petunjuk pada manusia, mengajak mereka pada Tauhid, menyembah Allah dan menjalankan syari’at dan hukum-hukum Allah, untuk menjalankan perintah Kami, agar mereka sabar atas beban kewajiban dan siksa dunia, dan mereka membenarkan ayat-ayat yang telah diturunkan dengan penuh keyakinan, dank arena kecermatan mereka dalam melihatnya

Sumber: https://tafsirweb.com/7576-surat-as-sajdah-ayat-24.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 23-25 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang hamba dan rasulNya, Musa, bahwa Dia telah memberinya kitab, yakni kitab Taurat. Firman Allah سبحانه وتعالى: (maka janganlah kamu (Muhammad) meragukan pertemuan dengannya (Musa)) Qatadah berkata bahwa maksudnya adalah di malam isra’ Mi’raj. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:”Diperlihatkan kepadaku di malam isra’ku Musa bin Imran, seorang laki-laki yang berkulit hitam manis, bertubuh tinggi, berambut keriting, seakan-akan seperti seseorang dari kabilah Syanu'ah.Dan aku melihat Isa, seorang laki-laki yang berperawakan sedang, berkulit putih kemerah-merahan, berambut ikal. Dan aku melihat Malaikat Malik penjaga neraka, dan Dajjal” di antara tanda-tanda lainnya yang diperlihatkan Allah kepada beliau: (maka janganlah kamu (Muhammad) meragukan pertemuan dengannya) bahwa beliau telah melihat dan bertemu nabi Musa di malam beliau diisra’kan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (maka janganlah kamu (Muhammad) meragukan pertemuan dengannya) yaitu pertemuan nabi Musa dengan Tuhannya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu) yaitu, kitab yang Kami turunkan kepadanya (petunjuk bagi Bani Israil) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam surah Al-Isra’: (Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman), "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku” (2)) Firman Allah: (Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami) yaitu setelah mereka bersabar dalam menjalankan perintah-perintah Allah, meninggalkan larangan-laranganNya, membenarkan para rasulNya, dan mengikuti petunjuk yang disampaikan oleh para rasul kepada mereka, maka jadilah di antara mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk kepada kebenaran dengan perintah Allah, menyeru kepada kebaikan, memerintahkan kepada kebaikan, dan mencegah kemungkaran. Kemudian setelah mereka mengganti, mengubah, dan menafsirkannya , maka mereka dicabut dari kedudukan itu dan hati mereka menjadi keras. Mereka mengubah kalimat-kalimat Allah dari tempat-tempatnya, maka tidak ada lagi amal shalih dan tidak ada akidah benar.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan Kami jadikan diantara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar) (Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka perselisihkan padanya (25)) yaitu tentang akidah dan amal perbuatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7576-surat-as-sajdah-ayat-24.html

Informasi

Surat

السّجدة (As-Sajdah)

Sajdah — 30 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

24 dari 30 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 417

Ruku

Ruku 360

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 83 (166/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3527 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-32