الاحزاب (Al-Ahzab)

Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوا
beriman
اذْكُرُوا
ingatlah
اللّٰهَ
Allah
ذِكْرًا
ingat
كَثِيْرًاۙ
banyak
﴿٤١﴾
Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya,
3574 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

41-42. Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan RasulNya serta melaksanakan SyariatNya, ingatlah Allah dengan hati kalian, lisan kalian dan anggota badan kalian dengan dzikir yang banyak. Isilah waktu kalian dengan berdzikir kepada Allah di waktu pagi dan petang hari, setelah shalat fardhu dan ketika terjadi sesuatu secara tiba-tiba, karena hal itu adalah ibadah yang disyariatkan, mengundang kecintaan dari Allah, menahan lisan dari dosa, dan membantu kepada segala kebaikan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7653-surat-al-ahzab-ayat-41.html

Tafsir as-Sa'di

41. Allah memerintahkan orang-orang Mukmin agar berdzikir, mengingatNya sebanyak-banyaknya dalam bentuk tahlil, tahmid, tasbih, takbir dan lain-lainnya dari setiap bacaan yang mengandung pendekatan diri kepada Allah. Minimalnya hendaklah seorang manusia menekuni wirid (dzikir) pagi dan sore, dzikir seusai shalat lima waktu, dan di saat kondisi-kondisi tertentu dan sebab-sebab khusus.Dan hendaknya hal ini ditekuni secara kontinyu sepanjang waktu dalam segala kondisi. Sesungguhnya yang demikian ini adalah ibadah yang si pelaku menjadi unggul karenanya, sementara dia merasa tenang dan mengajak kepada Allah dan berma’rifat kepadaNya dan menjadi penolong untuk kebaikan dan mencegah lisan dari perkataan-perkataan kotor.

Sumber: https://tafsirweb.com/7653-surat-al-ahzab-ayat-41.html

Tafsir Al-Wajiz

41. – 42. Wahai orang-orang yang beriman, sebut-sebutlah asma Allah dengan hati dan lisan di setiap waktu dengan sepenuh hati. Sucikanlah nama-Nya dari segala sesuatu yang tidak sesuai dengan-Nya baik awal siang maupun akhirnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7653-surat-al-ahzab-ayat-41.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 41-44 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada para hambaNya yang mukmin untuk banyak menyebut nama Tuhan mereka سبحانه وتعالى yang telah memberikan nikmat kepada mereka berupa berbagai nikmat dan beragam anugerah. Karena dalam melaksanakan hal itu terdapat pahala yang melimpah bagi mereka dan tempat kembali yang indah Diriwayatkan dari Abu Darda’, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:,"Apakah kalian mau aku ceritakan tentang amal perbuatan terbaik dan tersuci kalian di sisi Tuhan kalian serta mengantarkan kalian kepada kedudukan tertinggi, dan lebih baik bagi kalian daripada menyedekahkan emas dan perak dan lebih baik bagi kalian daripada kalian berperang melawan musuh kalian, lalu kalian tebas leher mereka dan mereka menebas leher kalian?” Mereka bertanya,”Wahai Rasulullah, apakah amalan itu?" Rasulullah ﷺ menjawab, "Mengingat Allah” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang) yaitu di waktu pagi dan petang, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh (17) dan bagi-Nyalah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu zhuhur (18)) (Surah Ar-Rum) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu)) Ayat ini mendorong untuk banyak berdzikir. yaitu bahwa Allah سبحانه وتعالى selalu mengingat kalian, maka ingatlah kepadaNya Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan menyucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui (151) Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (152)) (Surah Al-Baqarah) Nabi ﷺ bersabda: (Allah سبحانه وتعالى berfirman, "Barangsiapa yang mengingatKu dalam dirinya, maka Aku akan mengingatnya dalam diriKu. Dan barangsiapa yang mengingatKu dalam suatu kumpulan orang, maka Aku mengingatnya dalam suatu golongan yang lebih baik daripada itu” Shalawat dari Allah سبحانه وتعالى adalah pujian Allah kepada hambaNya di kalangan para malaikat. Hal ini diriwayatkan Imam Bukhari, dari Abu Al-’Aliyah. Selain dia ada yang berkata bahwa shalawat dari Allah سبحانه وتعالى adalah rahmatNya. Bisa dikatakan juga bahwa di antara kedua pendapat itu tidak ada pertentangan; hanya Allah yang lebih Mengetahui. Adapun shalawat dari malaikat maknannya adalah mendoakan kebaikan dan memohonkan ampunan bagi manusia, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: ("(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan), "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmuMu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalanMu dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala (7) Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua.Sesungguh­nya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (8) dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan) (Surah Ghafir: 7-9) Firman Allah سبحانه وتعالى: (agar Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang)) yaitu karena rahmatNya dan pujianNya kepada kalian serta doa para malaikat kepada kalian, Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan kebodohan dan kesesatan menuju cahaya petunjuk dan keyakinan (Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman) yaitu di dunia dan di akhirat.Adapun di dunia Dia memberi mereka petunjuk menuju kebenaran padahal selain mereka tidak mengetahuinya. Dan Allah menerangi jalan mereka, sedangkan selain mereka tersesat dan menyimpang jauh darinya dari kalangan orang-orang selain mereka yang menyeru kepada kekafiran atau perbuatan bid'ah, serta para pengikut mereka dari kalangan orang-orang yang berlaku sewenang-wenang. Adapun rahmatNya kepada mereka di akhirat adalah Dia menyelamatkan mereka dari kengerian yang besar dan memerintahkan kepada para malaikatNya untuk menyambut mereka dengan menyampaikan kabar gembira bahwa mereka beruntung dengan mendapatkan surga dan diselamatkan dari neraka.Hal ini tidak lain menunjukkan atas kecintaan dan belas kasihNya kepada mereka. Firman Allah: (Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah, "Salam") maksud yang jelas (hanya Allah yang lebih Mengetahui) adalah (salam penghormatan bagi mereka) yaitu dari Allah pada hari mereka bertemu denganNya adalah ("Salam") yaitu pada hari Allah mengucapkan salam kepada mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Kepada mereka dikatakan), "Salam," sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang (58)) (Surah Yasin) Qatadah menyangka bahwa bisa saja itu menggunakan dalil dengan firmanNya (Doa mereka di dalamnya ialah, "Mahasuci Engkau, ya Allah” dan salam penghormatan mereka ialah, "Salam.” Dan penutup doa mereka ialah, "Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam” (10)) (Surah Yunus) Firman Allah: (dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka) yaitu surga dan semua makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, istri-istri, kelezatan, dan pemandangan yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, serta belum pernah terbesit di hati seorangpun di dalamnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7653-surat-al-ahzab-ayat-41.html

Informasi

Surat

الاحزاب (Al-Ahzab)

Golongan Yang Bersekutu — 73 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

41 dari 73 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 423

Ruku

Ruku 366

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 85 (169/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3574 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-33