سبأ (Saba')

Per AyatMushaf
وَالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
سَعَوْ
(mereka) berusaha
فِيْٓ
pada
اٰيٰتِنَا
ayat-ayat Kami
مُعٰجِزِيْنَ
melemahkan/menentang
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
لَهُمْ
bagi mereka
عَذَابٌ
azab
مِّنْ
dari
رِّجْزٍ
kotor/buruk
اَلِيْمٌ
sangat pedih
﴿٥﴾
Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu akan memperoleh azab, yaitu azab yang sangat pedih.
3611 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan orang-orang yang berusaha menghalang-halangi jalan Allah, mendustakan para utusanNya dan membatalkan ayat-ayatNya, seraya menentang dan melawan perintah Allah, mereka mendapatkan azab terburuk dan terberat kepedihannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7763-surat-saba-ayat-5.html

Tafsir as-Sa'di

5. “dan orang-orang yang berusaha untuk menentang ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan,” maksudnya, mereka berupaya menentangnya karena kafir kepadanya dan untuk melemahkan orang yang datang membawanya dan melemahkan Tuhan yang menurunkannya, sebagaimana mereka telah berupaya melemahkanNya dalam penghidupan kembali orang-orang yang telah mati, “mereka itu memperoleh azab, yaitu azab yang pedih,” yakni sangat menyakitkan badan dan hati mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/7763-surat-saba-ayat-5.html

Tafsir Al-Wajiz

5. Orang-orang yang menentang ayat-ayat Kami dengan bermaksud untuk mengalahkan Kami, mereka mengira bahwa Kami tidak berkuasa untuk menghitung dan memberi balasan atas perbuatan mereka. Merekalah orang-orang yang akan mendapatkan azab yang sangat pedih dan sangat menyakitkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7763-surat-saba-ayat-5.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 3-6 Ini merupakan salah satu dari tiga ayat yang tidak ada keempatnya yang mana Allah memerintahkan kepada Rasulallah سبحانه وتعالى untuk bersumpah dengan menyebut nama Tuhannya yang maha agung tentang terjadinya hari kebangkitan, ketika orang-orang kafir dan orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan itu mengingkarinya. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Pasti datang, demi Tuhanku, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu) Kemudian Allah menggambarkannya dengan sesuatu yang menegaskan dan memperkuat hal itu. Maka Allah berfirman: ((Dialah Allah) Yang mengetahui yang gaib.Tidak ada tersembunyi dari-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut di dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)) Mujahid dan Qatadah berkata tentang firmanNya: (Tidak ada tersembunyi dari-Nya) yaitu tidak ada yang ghaib dariNya. yaitu, semuanya berada di bawah pengetahuanNya, maka tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagiNya. Maka tulang itu sekalipun telah bercerai-berai dan lenyap, Dia Maha mengetahui ke mana lenyapnya dan tercerai-berai tulang itu. Kemudian Dia mengembalikannya sebagaimana Dia memulai penciptaannya pertama kali.Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Kemudian Allah menjelaskan hikmahNya dalam mengembalikan semua tubuh pada hari kiamat dengan firmanNya: (supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang mendapat ampunan dan rezeki yang mulia (4) Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melepaskan diri dari azab (Kami)) yaitu mereka berusaha untuk menghalangi jalan Allah dan mendustakan para rasulNya (mereka itu memperoleh azab, yaitu (jenis) azab yang sangat pedih) yaitu, supaya Allah memberi nikmat kepada orang-orang yang berbahagia dari kalangan orang-orang mukmin, dan mengazab orang-orang yang celaka dari kalangan orang-orang kafir, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung (20)) (Surah Al-Hasyr) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar) Ini merupakan hikmah lain yang dihubungkan dengan konteks sebelumnya, yaitu bahwa orang-orang yang beriman kepada apa yang telah diturunkan kepada para rasul itu jika menyaksikan terjadinya hari kiamat, dan orang-orang baik dan orang-orang durhaka mendapatkan balasan dengan sesuatu yang telah mereka ketahui dari kitab-kitab Allah di dunia, maka saat itu juga mereka menyaksikan dengan penuh keyakinan.Maka pada saat itu mereka juga berkata: (Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran) (Surah Al-A'raf: 43) Disebutkan juga: (Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-(Nya)) (Surah Yasin: 52) dan (Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu) (Surah Ar-Rum: 56) serta (Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji (6)) Al-'Aziz adalah Dzat yang Maha Perkasa DzatNya, yang tidak dapat dikalahkan dan dihalangi, bahkan Dia mengalahkan dan menguasai segala sesuatu, serta Maha Terpuji dalam semua firman, perbuatan, syariat dan takdirNya, dan Dia Maha Terpuji dalam semua itu

Sumber: https://tafsirweb.com/7763-surat-saba-ayat-5.html

Informasi

Surat

سبأ (Saba')

Saba' — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

5 dari 54 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 428

Ruku

Ruku 370

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 86 (171/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3611 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-34