سبأ (Saba')

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنَّ
sesungguhnya
رَبِّيْ
Tuhanku
يَبْسُطُ
Dia melapangkan
الرِّزْقَ
rizki
لِمَنْ
bagi siapa
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
وَيَقْدِرُ
dan Dia menyempitkan
وَلٰكِنَّ
akan tetapi
اَكْثَرَ
kebanyakan
النَّاسِ
manusia
لَا
tidak
يَعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
ࣖ
﴿٣٦﴾
Katakanlah, “Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
3642 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

katakanlah kepada mereka (wahai rasul), “Sesungguhnya tuhanku melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki diantara hamba-hambaNya, bukan karena cinta atau benci, namun Dia melakukan itu sebagai ujian, tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa hal itu adalah ujian bagi hamba-hambaNya, karena mereka tidak memperhatikan.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7794-surat-saba-ayat-36.html

Tafsir as-Sa'di

36. Mereka di jawab oleh Allah, bahwa dilapangkan atau disempitkannya rizki itu bukan bukti atas apa yang kalian klaim, sebab sesungguhnya rizki itu di bawah kendali masyi’ah (kehendak) Allah. Jika Dia berkehendak, maka Dia melapangkannya dan jika Dia berkehendak lain, maka Dia menyempitkannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7794-surat-saba-ayat-36.html

Tafsir Al-Wajiz

36. Wahai nabi, katakanlah kepada mereka: “Sesungguhnya TuhanKu meluaskan rejeki sebagai suatu ujian untuk orang yang dikehendakiNya dan menyembitkannya sebagai cobaan, namun kebanyakan manusia tidak mengetahui hakikatnya sehingga mereka beranggapan bahwa harta dan anak banyak itu suatu kehormatan dan kemuliaan. Padahal itu untuk menggoda.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7794-surat-saba-ayat-36.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 34-49 Allah سبحانه وتعالى berfirma seraya menghibur NabiNya dan memerintahkan kepadanya untuk mengambil pelajaran dari para rasul sebelumnya, dan Allah memberitahukan kepadanya bahwa tidak sekali-sekali Dia mengutus seorang nabi ke suatu penduduk negeri, melainkan orang-orang makmurnya mendustakannya, dan orang-orang lemah mereka mengikutinya, sebagaimana yang dikatakan kaum nabi Nuh di sini: (Mereka berkata, "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?”) (Surah Asy-Syu'ara: 111) Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatan pun) yaitu seorang nabi atau seorang rasul (melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata) Mereka adalah orang-orang yang memiliki kenikmatan, terhormat, makmur, dan memiliki kekuasaan.Qatadah berkata bahwa mereka adalah orang-orang yang bertindak sewenang-wenang, dan pemimpin mereka dalam kejahatan (Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya) yaitu kami tidak akan beriman dan mengikutinya Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang yang hidup makmur dan mendustakan para rasul: (Dan mereka berkata, "Kami lebih banyak mempunyai harta dan anak-anak (daripada kamu) dan kami sekali-kali tidak akan diazab” (35)) yaitu, mereka membanggakan dirinya dengan banyaknya dan anak-anak mereka, dan mereka yakin bahwa hal itu menunjukkan kepada kecintaan dan besarnya perhatian Allah kepada mereka. Tidaklah Allah memberi mereka semuanya itu di dunia, kemudian Allah mengazab mereka di akhirat. itu mustahil bagi mereka. Maka Allah berfirman: (Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) (55) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar (56)) (Surah Al-Mu'minun) Dan Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang yang memiliki dua kebun, bahwa dia adalah orang yang memiliki harta, buah-buahan, dan banyak anak.Kemudian semuanya itu tidak memberikan manfaat sedikit pun kepadanya, bahkan semuanya dicabut oleh Allah سبحانه وتعالى ketika di dunia sebelum di akhirat. Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikendaki-Nya)) Allah memberikan harta kepada orang yang Dia cintai dan orang yang tidak Dia cintai, laku Dia membuat fakir orang Dia kehendaki dan membuat kaya orang yang Dia kehendaki, dan hanya milikNyalah hikmah yang sempurna, dan hujjah yang pasti (tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sekali-sekali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun) Tidaklah hal ini merupakan dalil yang menunjukkan kecintaan Kami kepada kalian, bukan pula perhatian Kami kepada kalian Oleh karena itu Allah berfirman: (tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh) yaitu sesungguhnya yang mendekatkan kalian kepada Kami hanyalah keimanan dan amal shalih (mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan) yaitu, amal kebaikan mereka dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat (dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga)) yaitu di tempat-tempat tinggi di surga dalam keadaan aman dari siksaan, ketakutan, gangguan, dan semua kejahatan yang menakutinya. (Dan orang-orang yang berusaha (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan untuk dapat melepaskan diri dari azab Kami) yaitu mereka berusaha menghalangi dari jalan Allah dan enggan mengikuti para rasulNya dan membenarkan ayat-ayatNya (mereka itu dimasukkan ke dalam azab) yaitu, mereka semuanya akan dibalas sesuai dengan amal perbuatan mereka.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”) yaitu sesuai dengan hikmahNya Dia melapangkan rezeki kepada seseorang dan memberinya harta yang banyak, dan menyempitkan rezeki yang lainnya sehingga hidupnya sangat miskin. Dalam hal itu ada hikmah yang terkandung di dalamnya dan hanya Dia sendirilah yang mengetahuinya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain).Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya (21)) (Surah Al-Isra') yaitu sebagaimana mereka berbeda-beda kehidupannya di dunia, yang ini ini fakir, dan yang itu kaya dan lapang.Maka demikian keadaan mereka di akhirat, yang ini berada di dalam ruangan-ruangan tertinggi di surga, dan yang itu berada di dalam siksaan di dasar neraka terbawah. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya) yaitu, bagaimanapun kelian membelanjakan harta kalian kepada apa yang diperintahkan dan dihalalkan Allah kepada kalian, Dia pasti akan menggantinya kepada kalian di dunia dengan suatu ganti dan di akhirat dengan balasan dan pahala. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits: “Allah Swt. berfirman, "Berinfaklah, maka Aku akan menggantinya kepadamu”

Sumber: https://tafsirweb.com/7794-surat-saba-ayat-36.html

Informasi

Surat

سبأ (Saba')

Saba' — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

36 dari 54 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 432

Ruku

Ruku 373

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 87 (173/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3642 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-34