سبأ (Saba')

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
مَا
tidak
سَاَلْتُكُمْ
aku meminta kepadamu
مِّنْ
dari
اَجْرٍ
upah
فَهُوَ
maka itu (upah)
لَكُمْۗ
bagi kalian
اِنْ
tak lain
اَجْرِيَ
upahku
اِلَّا
kecuali
عَلَى
atas/dari
اللّٰهِ
Allah
ۚوَهُوَ
dan Dia
عَلٰى
atas/dari
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
شَهِيْدٌ
Maha Menyaksikan
﴿٤٧﴾
Katakanlah (Muhammad), “Imbalan apa pun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Imbalanku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”
3653 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang kafir, “Aku tidak meminta atas kebaikan yang aku bawa kepada kalian sebuah upah, sebaliknya ia untuk kalian saja, upahku yang aku nanti-nantikan telah ditanggung oleh Allah yang Maha Mengetahui amalku dan amal kalian, tiada sesuatu pun yang samar bagiNya, Dia akan membalas semua orang sesuai dengan apa yang menjadi haknya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7805-surat-saba-ayat-47.html

Tafsir as-Sa'di

47. Di sana ada penghalang lain bagi jiwa untuk mengikuti orang yang menyeru kepada al-haq (kebenaran), yaitu kalau ia (penyeru) memungut harta orang yang diharapkan menerima seruannya, dan mengambil imbalan atas dakwahnya. Maka Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Upah apa pun yang aku minta kepadamu’,” maksudnya, dalam rangka kalian mengikuti kebenaran, “maka itu untuk kamu.” Maka aku persaksikan bahwa upah itu, kalaupun aku minta, maka itu adalah untuk kalian. “Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” IlmuNya meliputi apa yang aku serukan.Maka kalau aku berdusta, tentu Dia akan merenggutku dengan siksaanNya. Dan Dia juga menyaksikan perbuatan kalian, Dia akan menyimpannya untuk kalian, lalu Dia akan memberikan balasannya kepada kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/7805-surat-saba-ayat-47.html

Tafsir Al-Wajiz

47. Wahai Nabi, katakanlah kepada orang-orang musyrik itu: “Aku tidak mencari upah dari kalian melalui ajakanku untuk mengesakan dan menyembah Allah. Jika saja aku mencarinya, maka itu untuk diri kalian sendiri bukan untukku.Upah dan imbalanku tidak lain dari Allah bukan selainNya. Dia itu Maha Mengetahui segala sesuatu sehingga Dia mengetahui kebenaranku”

Sumber: https://tafsirweb.com/7805-surat-saba-ayat-47.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 47-50 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya ﷺ untuk mengatakan kepada orang-orang musyrik: (Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu) yaitu, aku tidak menginginkan upah dan pemberian apapun dari kalian dari penyampaian risalah Allah سبحانه وتعالى kepada kalian, tidak pula untuk nasehatku dan perintahku kepada kalian untuk menyembah Allah (Imbalanku hanyalah dari Allah) yaitu sesungguhnya aku hanya memohon pahala hal itu dari sisi Allah (dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu) Dia mengetahui semua perkara yang sedang aku lakukan dalam berupa penyampain risalah dariNya kepada kalian, dan Dia mengetahui apa yang sedang kalian lakukan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang gaib” (48)) sebagaimana firmanNya: (Yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya) (Surah Ghafir: 15) yaitu Allah سبحانه وتعالى mengutus malaikat kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya di bumi, dan Dia Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib.Maka tidak ada sesuatupun yang tersembunyi dariNya, baik yang ada di langit maupun di bumi. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi” (49)) yaitu telah datang kebenaran dari Allah dan syariat yang agung. Maka kebathilan itu akan lenyap, surut dan menghilang.Sebagaimana firmanNya: (Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil, lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap) (Surah Al-Anbiya: 18) Oleh karena itu ketika Rasulullah ﷺ memasuki Masjidil Haram pada hari penaklukkan Makkah, dan beliau mendapati berhala-berhala yang dipasang di sekeliling Ka'bah, beliau mendorong sebagian dari berhala itu dengan busurnya dan membaca firmanNya: (Dan katakanlah, "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap (81)) (Surah Al-Isra’), (Katakanlah, "Kebenaran lelah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi” (49)) yaitu kebathilan itu pasti akan lenyap, tidak dalam ucapan, kepemimpinan dan kalimatnya.Firman Allah: (Katakanlah, "Jika aku sesat, maka sesungguhnya aku sesat atas kemudaratan diriku sendiri. Dan jika aku mendapat petunjuk, maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku) yaitu kebaikan itu semuanya dari sisi Allah melalui apa yang Dia turunkan berupa wahyu dan kebenaran yang jelas yang di dalamnya terkandung petunjuk, penjelasan, dan bimbingan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat) Allah Maha mendengar semua ucapan para hambaNya, lagi Maha Dekat yang mana Dia memperkenankan doa orang yang berdoa kepadaNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7805-surat-saba-ayat-47.html

Informasi

Surat

سبأ (Saba')

Saba' — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

47 dari 54 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 433

Ruku

Ruku 375

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 87 (174/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3653 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-34