فاطر (Fatir)
Per AyatMushaf
اَفَمَنْ
maka apakah orang
زُيِّنَ
dijadikan memandang baik
لَهٗ
baginya
سُوْۤءُ
seburuk-buruk
عَمَلِهٖ
pekerjaannya
فَرَاٰهُ
lalu dia melihat/menganggapnya
حَسَنًاۗ
baik
فَاِنَّ
maka sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يُضِلُّ
menyelesaikan
مَنْ
dari
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
وَيَهْدِيْ
dan Dia memberi petunjuk
مَنْ
dari
يَّشَاۤءُۖ
Dia kehendaki
فَلَا
maka tidak/janganlah
تَذْهَبْ
kamu menghilangkan/membinasakan
نَفْسُكَ
dirimu
عَلَيْهِمْ
atas mereka
حَسَرٰتٍۗ
kesedihan
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
ۢبِمَا
dengan/tentang apa
يَصْنَعُوْنَ
mereka perbuat
﴿٨﴾
Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka jangan engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
3668 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apakah orang yang setan tampakan indah baginya amal-amal buruknya berupa kemaksiatan-kemaksiatan kepada Allah, kekafiran, penyembahan kepada tuhan-tuhan lain dan berhala-berhala selain Allah sehingga dia melihatnya bagus sama seperti orang yang diberi petunjuk oleh Allah, sehingga dia melihat yang baik adalah baik dan yang buruk adalah buruk? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki, maka jangan mencelakai dirimu sendiri karena kesedihan terhadap kekafiran orang-orang yang tersesat itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui keburukan-keburukan mereka dan akan membalas mereka karenanya dengan balasan yang paling buruk.
Sumber: https://tafsirweb.com/7874-surat-fatir-ayat-8.html
Tafsir as-Sa'di
8. Allah berfirman, “Maka apakah orang yang dijadikan menganggap baik” pekerjaannya yang buruk lagi keji, yang dihiasi dan diperbagus oleh setan dalam pandangan matanya, “lalu ia meyakini pekerjaan itu baik.” Yakni, seperti orang yang diberi hidayah oleh Allah kepada jalan yang lurus dan Agama yang benar; apakah sama yang ini dengan yang itu?!Yang pertama melakukan amal keburukan dan memandang yang haq itu batil, sedangkan yang batil itu haq, dan orang yang kedua melakukan kebaikan dan melihat yang haq adalah haq dan yang batil adalah batil. Namun, pemberian hidayah dan penyesatan itu hanya ada di Tangan Allah, “maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendakiNya; maka janganlah dirimu binasa terhadap mereka,” yakni terhadap orang-orang yang sesat di mana perbuatan-perbuatan buruk mereka pandang baik dan mereka dihalang-halangi oleh setan dari yang haq, “karena kesedihan.” Hal itu karena kewajibanmu hanyalah menyampaikan, dan sedikit pun kamu tidak berwenang memberi petunjuk kepada mereka, dan Allah-lah yang akan memberikan pembalasan kepada mereka atas amal perbuatan mereka. “Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7874-surat-fatir-ayat-8.html
Tafsir Al-Wajiz
8. Apakah orang yang perbuatan buruknya dihiasi oleh setan (perbuatan jeleknya), maka dia akan melihatnya sebagai kebaikan, yaitu dia melihat suatu keburukan sebagai suatu kebaikan) sebagaimana orang beriman yang tidak dihiasi amalnya oleh setan? Tidak, sesungguhnya keduanya berbeda (hamzah tersebut adalah istifham inkary yang memberikan fungsi nafi).Maka sesungguhnya Allah menyesatkan orang yang dikehendaki dengan memberinya kesesatan, jadi dia mengutamakan amal jelek dan perbuatan buruknya. Dia (Allah) juga menunjukkan orang yang dikehendaki dengan memberinya petunjuk sehingga dia mendahulukan amal (baik)nya dengan petunjuk tersebut dan pertolongan menuju jalan petunjuk dan keimanan. Maka janganlah kalian menghancurkan diri kalian dengan bersedih atas kekufuran dan kesesatan mereka.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan dan tidak ada yang luput dariNya. Dia juga membalas setiap orang dengan apa yang layak baginya. Ibnu Abbas berkata: “Ayat ini diturunkan {Afaman Zuyyina …} saat nabi ﷺ berdoa: “Ya Allah Muliakanlah agamaMu dengan Umar bin Khattab atau dengan Abu Jahal bin Hisyam” lalu Allah memberi hidayah kepada Umar dan menyesatkan Abu Jahal.Untuk keduanyalah ayat ini diturunkan”
Sumber: https://tafsirweb.com/7874-surat-fatir-ayat-8.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 7-8 Setelah menyebutkan tentang para pengikut iblis dan tempat kembali mereka di neraka yang menyala-nyala, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa orang-orang yang kafir itu bagi mereka azab yang keras karena mereka taat kepada setan dan durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, dan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasulNya (dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan) yaitu terhadap dosa-dosa yang telah mereka lakukan (dan pahala yang besar) atas amal perbuatan yang mereka lakukan berupa kebaikan, kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk) yaitu seperti orang-orang kafir dan orang-orang durhaka, mereka melakukan perbuatan-perbuatan buruk, sedangkan mereka yakin bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah perbuatan baik. yaitu, apakah orang yang telah disesatkan Allah seperti itu, tidak ada jalan bagimu untuk memberinya petunjuk (Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya) yaitu dengan kekuasaanNya, maka terjadilah hal itu (maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka) yaitu, janganlah merasa kecewa dengan hal itu, karena sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dalam menentukan takdirNya. Sesungguhnya Allah menyesatkan orang yang sesat dan memberi petunjuk orang yang mendapat petunjuk berdasarkan apa yang Dia ketahui dalam hal itu berupa hujjah jelas dan ilmu yang smpurna. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat)
Sumber: https://tafsirweb.com/7874-surat-fatir-ayat-8.html
Informasi
Surat
فاطر (Fatir)
Maha Pencipta — 45 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
8 dari 45 ayat
Juz
Juz 22
Halaman
Halaman 435
Ruku
Ruku 377
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 87 (174/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3668 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-35