فاطر (Fatir)
Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
اَخَذْتُ
Aku ambil/azab
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
فَكَيْفَ
maka bagaimana
كَانَ
adalah
نَكِيْرِ
kemurkaan-Ku/hukuman-Ku
ࣖ
﴿٢٦﴾
Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir; maka (lihatlah) bagaimana akibat kemurkaan-Ku.
3686 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Aku menimpakan berbagai macam azab kepada orang-orang kafir. Maka perhatikanlah bagaimana pengingkaranKu terhadap perbuatan mereka dan turunnya hukumanKu atas mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7892-surat-fatir-ayat-26.html
Tafsir as-Sa'di
26. “Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir” dengan berbagai macam siksaan, “maka bagaimana akibat kemurkaanKu” terhadap mereka? Ia benar-benar kemurkaan yang paling keras dan penyiksaan yang paling besar. Maka jangan sekali-kali kalian mendustakan Rasul yang mulia ini, sebab kalian akan ditimpa azab yang sangat pedih dan kehinaan yang sangat nista sebagaimana telah menimpa orang-orang (yang telah mendustakan para rasul sebelumnya).
Sumber: https://tafsirweb.com/7892-surat-fatir-ayat-26.html
Tafsir Al-Wajiz
26. Kemudian Aku (Allah) menghukum orang-orang kafir akibat dosa-dosa mereka, lalu bagaimana bisa Aku ingkar terhadap mereka atas hukuman dan pembinasaan itu?!
Sumber: https://tafsirweb.com/7892-surat-fatir-ayat-26.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 19-26 Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Sebagaimana tidak sama antara segala sesuatu yang beragam dan bertentangan, seperti buta dan melihat yang keduanya tidak sama, bahkan antara keduanya sangat jelas perbedaannya. Sebagaimana tidak sama antara gelap dan terang, tidak pula antara naungan dan terik matahari, maka tidak sama pula antara orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan apakah orang yang sudah mati, kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar darinya?) (Surah Al-An'am: 122) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar.Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya) (Surah Hud: 24) Orang mukmin adalah orang yang melihat dan mendengar, dia berjalan di bawah cahaya di atas jalan yang lurus di dunia dan akhirat sehingga dalam keadaan menetap di taman-taman surga yang mempunyai naungan dan mata air.Orang kafir adalah orang yang buta dan tuli yang berada di dalam kegelapan, dia berjalan tanpa bisa keluar darinya, bahkan dia tenggelam di dalam kesesatannya di dunia dan akhirat sehingga menjerumuskannya ke dalam siksaan yang panas, angin yang membakar, dan air yang mendidih (dan dalam naungan asap yang hitam (43) tidak sejuk serta tidak menyenangkan (44) (Surah Al-Waqi’ah) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya) yaitu, Allah memberi mereka petunjuk untuk dapat mendengar hujjah, mau menerimanya, dan mau mengikutinya (dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar) yaitu sebagaimana tidak bermanfaat bagi orang-orang mati yang berada di dalam kuburnya sedangkan mereka mati dalam keadaan mengingkari petunjuk dan seruan untuk mengikutinya.Maka demikian juga keadaan orang-orang musyrik yang ditetapkan atas mereka kecelakaan, tidak ada cara bagimu untuk menembus mereka, dan kamu tidak akan mampu memberi petunjuk kepada mereka (Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan (23)) yaitu sesungguhnya tugasmu hanyalah menyampaikan risalah dan memberi peringatan. Allahlah yang menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki (Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan) yaitu pemberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin dan pemberi peringatan kepada orang-orang kafir (Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan) Tidak ada suatu umat pun dari anak cucu nabi Adam melainkan Allah telah mengutus kepada mereka orang-orang yang memberi peringatan dan melenyapkan semua penyakit dari mereka. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk) (Surah Ar-Ra'd: 7) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang rasul-rasulnya dengan membawa mukjizat yang nyata) yaitu mukjizat-mukjizat yang luar biasa dan dalil-dalil yang pasti (dan zabur) yaitu kitab-kitab (dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna) yaiu yang jelas dan terang (Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir) yaitu sekalipun demikian mereka tetap mendustakan para rasul mereka dalam apa yang disampaikan oleh mereka.Jadi, Aku mengazab mereka sebagai pembalasan (maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku) yaitu maka bagaimana kamu akan melihat kemurkaanKu terhadap mereka yang sangat hebat dan keras?
Sumber: https://tafsirweb.com/7892-surat-fatir-ayat-26.html
Informasi
Surat
فاطر (Fatir)
Maha Pencipta — 45 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
26 dari 45 ayat
Juz
Juz 22
Halaman
Halaman 437
Ruku
Ruku 378
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 88 (175/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3686 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-35