يٰسۤ (Yasin)
Per AyatMushaf
اِنْ
tidak
كَانَتْ
ada
اِلَّا
kecuali
صَيْحَةً
suara keras
وَّاحِدَةً
satu kali
فَاِذَا
maka tiba-tiba
هُمْ
mereka
خَامِدُوْنَ
mereka padam/mati
﴿٢٩﴾
Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka mati.
3734 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kebinasaaan mereka hanya dengan satu teriakan, dan merekapun bergelimpangan tanpa sesuatupun tersisa dari mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7985-surat-yasin-ayat-29.html
Tafsir as-Sa'di
29. “tidak ada,” maksudnya, siksaan atas mereka, “melainkan satu teriakan suara saja,” yakni, satu suara saja yang dilontarkan oleh salah seorang malaikat Allah, “maka tiba-tiba mereka semuanya mati,” hati mereka tercabik-cabik (hancur) di dalam rongga tubuh mereka dan mereka terus tersentak karena suara teriakan itu, maka mereapun menjadi mati, tidak bersuara, tidak bergerak dan tidak pula hidup setelah kecongkkan dan kesombongan mereka serta setelah merespon orang-orang yang paling mulia (rasul) dengan perkataan kotor dan sikap semena-mena kepada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7985-surat-yasin-ayat-29.html
Tafsir Al-Wajiz
29. Tidak ada hukuman bagi mereka kecuali hanya suara (suara yang sangat menggelisahkan) yang dikeluarkan oleh Jibril. Lalu suara itu menghancurkan mereka.Ketika sudah mati, mereka semua terdiam dan tidak dapat merasakan apapun. Kata {Idza} untuk menunjukkan betapa cepatnya sesuatu setelahnya itu terjadi
Sumber: https://tafsirweb.com/7985-surat-yasin-ayat-29.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 26-29 Qatadah berkata bahwa tidaklah kamu menjumpai orang mukmin, melainkan dia adalah seorang yang mengharapkan kebaikan bagimu, dan tidaklah kamu jumpa dia sebagai seorang penipu. Setelah lelaki itu menyaksikan penghormatan yang diberikan Allah kepadanya: ("Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui (26) apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan” (27)) dia mengharapkan andaikata kaumnya mengetahui kemuliaan yang diberikan Allah kepadanya dan akibat terpuji yang dia dapatkan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukan pun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya (28)) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia membalas perbuatan kaumnya setelah dia dibunuh mereka karena murka kepada mereka, karena mereka mendustakan para rasulNya dan membunuh kekasihNya.Lalu Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa Dia tidak menurunkan dan membutuhkan untuk membinasakan mereka dengan pasukan malaikat untuk membinasakan mereka, bahkan perkara itu lebih mudah dari hal itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukan pun dari langit) yaitu risalah lain kepada mereka, Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid dan Qatadah. Qatadah berkata bahwa demi Allah, Allah tidak menegur kaumnya setelah mereka membunuhnya, (Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka dengan serta merta mereka semuanya mati (29)) Ibnu Jarir berkata bahwa pendapat yang pertama adalah yang paling shahih, karena risalah tidak dinamakan pasukan.Para Mufasir berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى mengirimkan malaikat Jibril kepada mereka. Jibril memegang kedua sisi pintu gerbang negeri mereka, kemudian dia meneriakkan satu kali teriakan terhadap mereka. Maka seketika mereka semuanya mati, tanpa ada seorangpun yang selamat saat itu
Sumber: https://tafsirweb.com/7985-surat-yasin-ayat-29.html
Informasi
Surat
يٰسۤ (Yasin)
Yasin — 83 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
29 dari 83 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 442
Ruku
Ruku 382
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 89 (177/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3734 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-36