يٰسۤ (Yasin)
Per AyatMushaf
وَنُفِخَ
dan ditiuplah
فِى
dalam
الصُّوْرِ
sangkakala
فَاِذَا
maka tiba-tiba
هُمْ
mereka
مِّنَ
dari
الْاَجْدَاثِ
kubur
اِلٰى
kepada
رَبِّهِمْ
Tuhan mereka
يَنْسِلُوْنَ
mereka datang/menuju
﴿٥١﴾
Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya.
3756 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan sasangkala ditiup untuk kedua kalinya, lalu arwah mereka dikembalikan kepada jasad mereka, dan merekapun keluar dari kubur mereka dengan cepat menuju tuhan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8007-surat-yasin-ayat-51.html
Tafsir as-Sa'di
51. tiupan sangkakala yang pertama adalah tiupan sentakan (al-faza) dan kematian. Sedangkan yang (disebutkan) ini adalah tiupan kebangkitan dan hidup kembali. Apabila sangkakala telah ditiup (untuk kedua kalinya) maka merekapun keluar “dari ajdast” maksudnya, dari kuburu-kubur ”mereka segera" menemuai tuhan mereka, yakni mereka bersegera untuk hadir di hadapan Nya dan tidak memungkinkan untuk mereka untuk terlambat dan lelet.
Sumber: https://tafsirweb.com/8007-surat-yasin-ayat-51.html
Tafsir Al-Wajiz
51. Dan ditiuplah sangkakala itu pada tiupan kedua untuk pembangkitan (selang waktu dua tiupan itu adalah 40 tahun), maka seketika para makhluk keluar dari kuburan mereka untuk dihisab di hadapan Tuhan.
Sumber: https://tafsirweb.com/8007-surat-yasin-ayat-51.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 51-54 Ini adalah tiupan ketiga, yaitu tiupan kebangkitan untuk membangkitkan semua makhluk dari kuburnya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka) Kata “An-naslan” adalah berjalan dengan cepat, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia) (43)) (Surah Al-Ma'arij) Firman Allah: (Mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami!Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?") maksud mereka adalah dari kubur mereka yang dahulu mereka percaya di dunia bahwa mereka tidak akan dibangkitkan dari kubur mereka. Setelah mereka menyaksikan di tempat mereka dikumpulkan itu apa yang dahulunya mereka dustakan, (Mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?") Hal ini bukan berarti meniadakan siksa mereka dalam kubur mereka, karena siksa itu jika dibandingkan dengan kerasnya azab di setelahnya seperti tidur.Qatadah berkata bahwa hal itu ada di antara dua tiupan sangkakala, karena itulah mereka berkata,"Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami?" Menurut ulama’ salag lain bahwa ketika mereka mengatakan hal itu, maka orang-orang mukmin menjawab mereka: (Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-(Nya)) Al-Hasan berkata bahwa yang menjawab mereka dengan ucapan itu adalah para malaikat. Tidak ada pertentangan jika keduanya bisa digabungkan. Hanya Allah yang lebih Mengetahui.Abdurrahman bin Zaid berkata bahwa semuanya adalah semua itu dari ucapan orang-orang kafir: (Aduhai, celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)? Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-(Nya) (52)) Pendapat ini dinukil oleh Ibnu Jarir, dan dia memilih pendapat yang pertama karena pendapat itulah yang paling shahih.Demikian itu berdasarkan firman Allah سبحانه وتعالى dalam surah Ash-Shaffat: (Dan mereka berkata, "Aduhai, celakalah kita!" Inilah hari pembalasan (20) Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya (21)) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami (53)) Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya pengembalian itu hanya dengan satu kali tiupan saja (13) maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi (14)) (Surah An-Nazi'at) yaitu sesungguhnya Kami hanya memerintahkan mereka satu kali saja, maka seketika mereka semuanya dihadapkan (Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun) yaitu dari amal perbuatannya (dan kamu tidak dibatasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan)
Sumber: https://tafsirweb.com/8007-surat-yasin-ayat-51.html
Informasi
Surat
يٰسۤ (Yasin)
Yasin — 83 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
51 dari 83 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 443
Ruku
Ruku 384
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 89 (177/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3756 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-36