يٰسۤ (Yasin)
Per AyatMushaf
هٰذِهٖ
ini
جَهَنَّمُ
Jahannam
الَّتِيْ
adalah
كُنْتُمْ
kalian adalah
تُوْعَدُوْنَ
kamu diancam
﴿٦٣﴾
Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.
3768 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Inilah jahanam yang dulu diancamkan kepada kalian di dunia atas kekafiran kalian kepada Allah dan pendustaan kalian terhadap rasul-rasul Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/8019-surat-yasin-ayat-63.html
Tafsir as-Sa'di
63. apabila kalian telah mematuhi setan, memusuhi Allah yang Mahapengasih, kalian mendustakan perjumpaan denganNya dan kalian meragukan Hari kiamat, Negeri pembalasan, serta ketetapan azab telah pasti terhadap kalian, maka “inilah jahanam yang dahulu diancamkan kepada kamu,” dan kalian mendustakannya. Maka lihatlah dengan mata kepala kalian! Maka saat itulah hati mereka sangat gelisah, mata mereka terbelalak dan terjadilah al-faza’ al-akbar (ketakutan yang besar).
Sumber: https://tafsirweb.com/8019-surat-yasin-ayat-63.html
Tafsir Al-Wajiz
63. Inilah neraka Jahanam yang dijanjikan untuk kalian di dunia melalui lisan para rasul
Sumber: https://tafsirweb.com/8019-surat-yasin-ayat-63.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 63-67 Dikatakan kepada orang-orang kafir dari kalangan anak cucu nabi Adam pada hari kiamat saat neraka Jahim dimunculkan di hadapan mereka dengan maksud mengecam dan mencemooh: (Inilah Jahanam yang dahulu kamu diancam (dengannya) (63)) yaitu, ini adalah apa yang pernah diperingatkan para rasul kepada kalian, lalu kalian mendustakan mereka (Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya (64)) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (pada hari mereka didorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya (13) (Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya” (14) Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat? (15)) (Surah Ath-Thur) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan (65)) Ini tentang keadaan orang-orang kafir dan orang-orang munafik di hari kiamat ketika mereka mengingkari kejahatan yang mereka lakukan di dunia dan mengucapkan sumpah untuk itu.Maka Allah mengunci mulut mereka dan dibiarkan Allah semua anggota tubuh lain berbicara menjadi saksi atas apa yang mereka perbuat. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa ketika kami bersama Nabi ﷺ, tiba-tiba beliau tersenyum sehingga gigi serinya terlihat. Kemudian beliau ﷺ bersabda,"Apakah kalian mengetahui, mengapa aku tertawa?" Kami menjawab,"Allah dan RasulNya lebih mengetahui” Nabi ﷺ bersabda: “Karena bantahan seorang hamba kepada Tuhannya pada hari kiamat. dia berkata, "Wahai Tuhanku, bukankah Engkau melindungiku dari kezaliman?" Tuhan berfirman, "Benar” dia berkata, "Saya tidak memperkenankan ada yang bersaksi terhadapku kecuali hanya diriku sendiri” Tuhan berfirman,"Cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghitung terhadapmu, dan malaikat yang mencatat amal perbuatanmu sebagai saksinya” Maka dikuncilah mulutnya, lalu dikatakan kepada anggota-anggota tubuhnya, "Berbicaralah, maka semua anggota tubuhnya berbicara tentang amal perbuatannya.Kemudian dibiarkan antara dia dan anggota tubuhnya untuk berbicara. Maka ia berkata,"Celaka dan sial kalian, dahulu aku berjuang membelamu" Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan jikalau Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka betapakah mereka dapat melihatnya (66)) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang tafsirnya. dia berkata bahwa seandainya Kami menghendaki, maka Kami menyesatkan mereka dari jalan petunjuk, maka bagaimana bisa mereka mendapatkan petunjuk? dia juga berkata,”Kami membutakan mereka” Hasan Al-Bahsri berkata,"Seandainya Allah menghendaki, maka mata mereka Dia butakan sehingga Dia menjadikam mereka buta dengan kebingungan mereka" Mujahid, Abu Shalih, Qatadah, dan As-Suddi berkata tentang firmanNya (maka berlomba-lombalah mencari jalan) yaitu jalan Ibnu Zaid berkata bahwa makna yang dimaksud dengan shirat di sini adalah kebenaran, maka betapa mereka dapat melihatnya dan Kami telah membutakan penglihatan mereka. (Dan jikalau Kami menghendaki, pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada) As-Suddi berkata bahwa maknanya adalah Kami mengubah bentuk mereka.Hasan Al-Bahsri dan Qatadah berkata bahwa tentu Allah menjadikan mereka duduk di atas kaki mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka mereka tidak sanggup berjalan lagi) yaitu ke depan (dan tidak (pula) sanggup kembali) yaitu ke belakang, bahkan mereka tetap berada di tempatnya, tidak bisa maju dan mundur.
Sumber: https://tafsirweb.com/8019-surat-yasin-ayat-63.html
Informasi
Surat
يٰسۤ (Yasin)
Yasin — 83 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
63 dari 83 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 444
Ruku
Ruku 384
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 89 (178/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3768 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-36