اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
كَيْفَ
bagaimana
يَهْدِى
memberi petunjuk
اللّٰهُ
Allah
قَوْمًا
kaum
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
بَعْدَ
sesudah
اِيْمَانِهِمْ
iman mereka
وَشَهِدُوْٓا
dan mereka mengakui
اَنَّ
bahwasanya
الرَّسُوْلَ
Rasul
حَقٌّ
adalah benar
وَّجَاۤءَهُمُ
dan telah datang kepada mereka
الْبَيِّنٰتُ
keterangan-keterangan
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
لَا
tidak
يَهْدِى
memberi petunjuk
الْقَوْمَ
(kepada) kaum
الظّٰلِمِيْنَ
orang-orang yang dzalim
﴿٨٦﴾
Bagaimana Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kafir setelah mereka beriman, serta mengakui bahwa Rasul (Muhammad) itu benar-benar (rasul), dan bukti-bukti yang jelas telah sampai kepada mereka? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang zalim.
379 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Bagaimana Allah akan memberikan taufik untuk beriman kepada-Nya dan kepada RasulNya kepada kaum yang mengingkari kenabian Muhammad setelah keimanan mereka kepadanya, dan mereka sudah bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah haq dan risalah yang dibawanya adalah kebenaran, dan telah datang kepada mereka hujjah-hujjah dari sisi Allah dan bukti-bukti kebenaran tentang itu? Dan Allah tidaklah memberikan taufik menuju al-haq dan kebenaran kepada golongan yang berbuat kezhaliman. Mereka adalah orang-orang yang berbelok dari kebenaran menuju kebatilan, lalu lebih memilih kekafiran daripada keimanan.

Sumber: https://tafsirweb.com/1218-surat-ali-imran-ayat-86.html

Tafsir as-Sa'di

86-88. Maksudnya, bahwa sangatlah tidak mungkin Allah memberikan petunjukNya kepada suatu kaum yang telah mengenal keimanan, lalu masuk ke dalamnya dan bersaksi bahwasanya Rasul itu adalah haq kemudian mereka keluar kembali kepada kondisi mereka dahulu, berbalik dan berkhianat; karena mereka telah mengetahui kebenaran lalu mereka menolaknya. Dan karena kondisi seperti itulah yang menyebabkan Allah menghukum mereka dengan terjerembab kembali dan terbaliknya hati mereka sebagai suatu balasan buat mereka, di mana mereka telah mengetahui kebenaran namun meninggalkannya, dan kebatilan namun lebih memilihnya, hingga Allah memalingkannya kepada apa yang dia sendiri memalingkan dirinya kepadanya.Mereka itulah yang mana, “laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya.” Mereka kekal dalam laknat dan azab tersebut. “Tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka ditangguhkan,” karena telah datang ketentuan Allah, karena Allah telah memanjangkan usia mereka di mana mereka mengingat apa yang harus diingat dan telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/1218-surat-ali-imran-ayat-86.html

Tafsir Al-Wajiz

86 Allah tidak akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, mereka adalah Yahudi dan Nashrani. Mereka kufur kepada Muhammad setelah mereka mengimani sesuai sifat yang telah disebutkan di Taurat. Mereka bersaksi bahwa Rasul adalah benar-benar utusan Allah. dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka untuk membuktikan kebenaran kenabiannya.Allah tidak menunjuki orang-orang yang kufur setelah beriman. Ayat ini turun untuk Yahudi dan Nashrani yang telah melihat sifat-sifat Nabi Muhammad pada kitab Taurat, kemudian mengimaninya, dan bersaksi bahwa itu benar. Kemudian mereka membuka rahasia itu kepada kaum musyrik.Ketika nabi yang diutus bukan dari golongan mereka dan iri dengki kepada orang Arab atas kenabian itu, dan mengingkari serta kufur kepadanya setelah mengimaninya.

Sumber: https://tafsirweb.com/1218-surat-ali-imran-ayat-86.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 86-89 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata: "Ada seorang laki-laki dari kaum Anshar yang telah memeluk Islam, kemudian dia murtad dan kembali kepada kemusyrikan. Kemudian dia menyesal dan mengirim pesan kepada kaumnya, “Tanyakan kepada Rasulullah, apakah ada peluang taubat bagiku?” Maka turunlah ayat ini: (Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka?) sampai firman Allah (kecuali orang-orang yang taubat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (89)) Lalu ayat itu dikimka kepadanya oleh kaumnya, kemudian dia masuk Islam.Firman Allah (Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka?) Ini berarti bahwa hujjah dan bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran apa yang dibawa Rasulallah dan menjelaskan hal ini kepada mereka dengan jelas. Kemudian mereka kembali kepada kegelapan kemusyrikan. Bagaimana bisa mereka layak mendapat petunjuk setelah mereka terjerumus dalam kesesatan itu?Oleh karena itu, Allah berfirman: (Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya (87)) yaitu Allah melaknat mereka, dan makhluk-makhlukNya (mereka kekal di dalamnya) yaitu dalam laknat (tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh) yaitu tidak diringankan siksa itu dari mereka meski sesaat.Kemudian Allah berfirman (kecuali orang-orang yang taubat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan.Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (89)) Ini adalah kelembutan, kebaikan, kasih-sayang, dan rahmat Allah kepada makhlukNya, baha siapa saja yang bertaubat kepadaNya, maka Allah akan menerima taubatnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/1218-surat-ali-imran-ayat-86.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

86 dari 200 ayat

Juz

Juz 3

Halaman

Halaman 61

Ruku

Ruku 50

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 12 (24/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-379 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3