الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Per AyatMushaf
فَحَقَّ
maka pastilah
عَلَيْنَا
atas kita/kami
قَوْلُ
perkataan/putusan
رَبِّنَآ
Tuhan kami/kita
ۖاِنَّا
sesungguhnya kami
لَذَاۤىِٕقُوْنَ
sungguh akan merasakan
﴿٣١﴾
Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu).
3819 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

maka kita semuanya pasti mendapatkan ancaman tuhan kita, kita sama-sama akan merasakan azab, kami dengan kalian, akibat dari apa yang telah kita lakukan berupa dosa-dosa dan kemaksiatan-kemaksiatan kita di dunia.

Sumber: https://tafsirweb.com/8153-surat-as-saffat-ayat-31.html

Tafsir as-Sa'di

29-32. “Mereka menjawab” kepada mereka, “Sebenarnya kamulah yang tidak mau beriman.” Maksudnya, kalian tetap sebagai orang-orang musyrik sebagaimana kalian adalah orang-orang musyrik, lalu apa yang mengutamakan kalian atas kami?! Apa pula yang mengharuskan kami tercela?! “Dan” sesungguhnya “sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu,” artinya, kami tidak memiliki kekuasaan untuk memaksa kalian memilih kekafiran, “bahkan kamulah kaum yang melampaui batas,” kalian melampaui batas, “maka pastilah terhadap kita,” berlaku terhadap kami dan kalian, “putusan Rabb kita; sesungguhnya kita akan merasakan,” azab. Maksudnya, sudah pasti menimpa kami keputusan Rabb kita dan hukumNYa, kami dan kalian akan merasakan azab dan sama-sama di dalam hukuman. “Maka” karena itu, “kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.” Maksudnya, kami telah mengajak kalian kepada jalan hidup yang kami anut, yaitu kesesatan, lalu kalian memenuhi seruan kami, maka kalian jangan mencela kami, tetapi celalah diri kalian sendiri.

Sumber: https://tafsirweb.com/8153-surat-as-saffat-ayat-31.html

Tafsir Al-Wajiz

31. Sehingga kita semua harus menerima penghakiman Tuhan dengan siksaan. Ungkapan itu ada di ayat {La amla anna jahannama minal jinnati wannaasi ajma’iin} [QS: As-Sajdah 32/13].Sesungguhnya kami semua adalah orang-orang yang merasakan azab akibat kekufuran dan kemaksiatan kami.

Sumber: https://tafsirweb.com/8153-surat-as-saffat-ayat-31.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 27-37 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa orang-orang kafir saling mencela di tempat perhentian hari kiamat, sebagaimana mereka saling bertengkar di dasar neraka: (maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebagian azab api neraka?" (47) Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka, karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hambaNya" (48)) (Surah Ghafir) dan (Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Kalau tidaklah karena kamu, tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman” (31) Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, "Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak) sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa” (32) Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "(Tidak), sebenarnya tipu daya(mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya.” Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab.Dan Kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan (33)) (Surah Saba’) Demikian juga dikatakan mereka di sini: (Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan) Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah dari kebenaran, ini merupakan perkataan orang-orang kafir kepada para setan.Qatadah berkata bahwa manusia berkata kepada jin, ("Dahulu sesungguhnya kalian datang kepada kami dari arah kanan) dia berkata yaiitu dari arah kabaikan tetapi pada akhirnya kalian menghalang-halangi dan menahan kami darinya darinya. As-Suddi berkata bahwa kalian datang kepada kami dari arah kebenaran, lalu kalian menghiasi kebathilan bagi kami dan menghalang-halangi kami dari kebenaran. Ikrimah berkata tentang firmanNya: (Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan) yaitu dari arah yang membuat kami percaya kepada kalian.Firman Allah سبحانه وتعالى: ( (Pemimpin-pemimpin mereka) menjawab, "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman (29)) Para pemimpin dari kalangan jin dan manusia berkata kepada para pengikutnya, bahwa perkaranya tidaklah seperti yang kalian duga, melainkan hati kalian sendiri yang ingkar terhadap keimanan, dan justru menerima kekafiran dan kemaksiatan (Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu) yaitu hujjah yang membuktikan kebenaran dari apa yang kami serukan kepada kalian (bahkan kamulah kaum yang melampaui batas) yaitu bahkan sebenarnya pada diri kalian terdapat sikap melampaui batas, oleh karena itu kalian memenuhi seruan kami dan meninggalkan kebenaran yang didatangkan para nabi kepada kalian, padahal mereka telah menegakkan hujjah yang membenarkan apa yang mereka sampaikan, tetapi kalian tetap menentang mereka. (Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu) (31) Maka kami telah menyesatkan kamu, Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat (32)) Para pemimpin mereka berkata kepada mereka yang lemah,"Telah tetap keputusan Allah kepada kita bahwa kita adalah orang-orang yang celaka yang merasakan azab hari kiamat" (Maka kami sesatkan kalian) yaitu, kami menyeru kalian kepada kesesatan (sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat) yaitu maka kami menyeru kalian untuk melakukan apa yang kami lakukan, dan kalian memenuhi seruan kami. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab (33)) yaitu semuanya berada di dalam neraka sesuai dengan kesalahan mereka (Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat (34) Sesungguhnya mereka dahulu) yaitu di dunia (apabila dikatakan kepada mereka "La ilaha illallah" (tiada Tuhan melainkan Allah), mereka menyombongkan diri) yaitu, mereka enggan mengucapkannya, seperti orang-orang mukmin mengucapkannya (dan mereka berkata, "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?" (36)) yaitu apakah kami meninggalkan penyembahan berhala yang merupakan tuhan-tuhan nenek moyang kami hanya karena perkataan seorang penyair gila ini? yang mereka maksud adalah Rasulullah ﷺ. Maka Allah سبحانه وتعالى menyanggah mereka dan mendustakan ucapan mereka itu (Sebenarnya dia (Muhammad) telah membawa kebenaran) yaitu, Rasulullah ﷺ itu datang membawa kebenaran dalam semua berita dan perintah yang beliau sampaikan dari Allah (dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya)) yaitu Nabi ﷺ membenarkan semua apa yang diberitakan oleh mereka tentang diri beliau berupa sifat-sifat terpuji dan tuntunan-tuntunan yang lurus.Beliau telah menyampaikan dari Allah tentang syariat dan perintahNya, sebagaimana yang disampaikan mereka (Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu) (Surah Fushshilat: 43)

Sumber: https://tafsirweb.com/8153-surat-as-saffat-ayat-31.html

Informasi

Surat

الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Barisan-Barisan — 182 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

31 dari 182 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 447

Ruku

Ruku 387

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 90 (179/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3819 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-37