الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Per AyatMushaf
وَلَدَ
beranak
اللّٰهُ
Allah
ۙوَاِنَّهُمْ
dan sesungguhnya mereka
لَكٰذِبُوْنَۙ
benar-benar berdusta
﴿١٥٢﴾
”Allah mempunyai anak.” Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta,
3940 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

151-152 dan sesungguhnya diantara kebohongan mereka adalah ucapan mereka ”Allah melahirkan anak” sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta karena mereka berkata apa yang tidak mereka ketahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/8274-surat-as-saffat-ayat-152.html

Tafsir as-Sa'di

151-157. Maka dari itu Allah berfirman, “Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya,” yakni dengan kedustaan yang sangat jelas, “mereka benar-benar mengatakan, ‘Allah beranak.’ Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.” “Apakah Dia memilih,” yakni, mengutamakan “anak-anak perempuan daripada anak laki-laki.Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana kamu menetapkan” keputusan yang sangat zhalim ini? Sebab, kalau saja kalian memikirkannya, tentun kalian tidak akan mengatakan perkataan demikian. “Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata.” Maksudnya, argument yang jelas atas perkataan kalian ini dari suatu Kitab atau dari seorang Rasul.Semua ini tidak pernah terjadi! Maka dari itu Allah berfirman, “Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar,” sebab sesungguhnya orang yang mengatakan suatu perkataan yang tidak berdasarkan bukti syar’I adalah pendusta yang sengaja, atau orang yang mengatakan sesuatu terhadap Allah tanpa dasar ilmu.

Sumber: https://tafsirweb.com/8274-surat-as-saffat-ayat-152.html

Tafsir Al-Wajiz

152. Allah beranak (saat mereka beranggapan bahwa malaikat adalah puteri-puteri Allah). Sesungguhnya mereka itu berdusta dalam ucapannya

Sumber: https://tafsirweb.com/8274-surat-as-saffat-ayat-152.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 149-160 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari orang-orang musyrik karena mereka telah menjadikan bagi Allah سبحانه وتعالى anak-anak perempuan. Maha Suci Allah, sedangkan bagi mereka apa yang mereka sukai, yakni anak laki-laki. Yaitu, mereka menghendaki yang terbaik untuk diri mereka (Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah (58)) (Surah An-Nahl) yaitu dia tidak senang dengan itu, dan dia tidak memilih untuk dirinya kecuali hanya anak laki-laki.Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa bagaimana bisa mereka menisbatkan kepada Allah سبحانه وتعالى bagian yang tidak mereka pilih untuk diri mereka sendiri? Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tanyakanlah kepada mereka) yaitu tanyakanlah kepada mereka dengan maksud mengingkari perbuatan mereka (Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki) sebagaimana firmanNya: (Apakah patut untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? (21) Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil (22)) (Surah An-Najm) Firman Allah: (atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan (nya)? (150)) yaitu bagaimana bisa mereka memutuskan bahwa para malaikat itu perempuan, padahal mereka tidak menyaksikan penciptaannya. sebagaimana firmanNya: (Dan mereka menganggap malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu?Kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban (19)) (Surah Az-Zukhruf) yaitu mereka ditanyai tentang hal itu pada hari kiamat.Firman Allah: (Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya) yaitu kebohongan mereka (benar-benar mengatakan (151) "Allah beranak”) yaitu anak itu disandarkan kepadaNya (Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta) Allah سبحانه وتعالى menyebutkan tiga pendapat mereka terhadap para malaikat karena kekafiran dan kedustaan mereka yang sangat besar. Pertama, mereka menjadikan para malaikat itu anak-anak perempuan Allah. Jadi mereka menjadikan anak bagi Allah dan para malaikat itu perempuan, Maha suci Allah dari hal itu.Kemudian mereka menyembah para malaikat itu selain Allah سبحانه وتعالى. Maha suci Allah dari hal itu. Masing- masing dari semua itu cukup untuk menjerumuskan orang yang melakukannya abadi di dalam neraka Jahannam.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkarinya perbuatan mereka: (Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki (153)) yaitu apakah yang mendorong Dia untuk memilih anak-anak perempuan, bukan anak laki-laki, sebagaimana firmanNya: (Maka apakah patut Tuhan memilihkan bagimu anak-anak laki-laki, sedangkan Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya) (40)) (Surah Al-Isra’) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah yang terjadi padamu?Bagaimanakah (caranya) kamu menetapkan? (154)) yaitu, kalian ini memang tidak mempunyai akal yang kalian gunakan untuk merenung sebelum mengatakan sesuatu (Maka apakah kamu tidak memikirkan? (155) Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? (156)) yaitu hujjah atas apa yang kalian katakan (Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar (157)) yaitu datangkanlah bukti yang bersandar pada suatu kitab yang diturunkan dari langit dari Allah سبحانه وتعالى yang menyebutkan bahwa Dia mengambil seperti apa yang kamu katakan itu. Sesungguhnya apa yang kamu katakan itu tidak dapat diterima oleh akal yang sehat, bahkan akal tidak memperbolehkannya secara keseluruhan. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan sesungguhnya jin mengetahui) yaitu orang-orang yang menisbatkan hal tersebut kepada jin (bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka)) yaitu orang-orang yang mengatakan itu benar-benar akan diseret ke dalam azab di hari perhitungan karena kebohongan mereka dalam hal itu, dan hal yang dibuat-buat mereka dan ucapan mereka yang bathil tanpa pengetahuan.Firman Allah: (Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan (159)) yaitu Maha Tinggi dan Maha Suci Allah dari mempunyai anak dan dari apa yang digambarkan oleh orang-orang zalim dan ingkar itu dengan ketinggian yang Maha besar. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa) (160)) Istisna’ munqati, dan itu berasal dari kalam yang mutsbat, kecuali dhamir yang terdapat di dalam firmanNya: (Dari apa yang mereka sifatkan) itu kembali kepada semua manusia. Kemudian Allah mengecualikan dari mereka orang-orang yang ikhlas dan mereka adalah orang-orang yang mengikuti kebenaran yang diturunkan kepada semua nabi yang diangkat menjadi rasul.Ibnu Jarir menganggap istitsna’ dari firman Allah سبحانه وتعالى: (bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka)) dan (Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa) (160)) Tetapi hal ini masih perlu diteliti

Sumber: https://tafsirweb.com/8274-surat-as-saffat-ayat-152.html

Informasi

Surat

الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Barisan-Barisan — 182 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

152 dari 182 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 451

Ruku

Ruku 390

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 91 (181/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3940 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-37