ص (Sad)
Per AyatMushaf
وَقَالُوْا
dan mereka berkata
رَبَّنَا
ya Tuhan kami
عَجِّلْ
segerakanlah
لَّنَا
untuk kami
قِطَّنَا
bahagian kami
قَبْلَ
sebelum
يَوْمِ
hari
الْحِسَابِ
perhitungan
﴿١٦﴾
Dan mereka berkata, “Ya Tuhan kami, segerakanlah azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari perhitungan.”
3986 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan mereka berkata, ”wahai tuhan kami, segerakanlah bagi kami bagian dari azab kami di dunia sebelum hari kiamat tiba” ini adalah penghinaan dari mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8502-surat-shad-ayat-16.html
Tafsir as-Sa'di
16. Maksudnya, orang-orang yang mendustakan itu, karena kebodohan dan sikap keras kepala, mereka berkata dengan maksud meninta supaya segera ditimpa azab, “Dan Mereka berkata, ‘Ya Rabb kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami’, yakni bagian siksa dan azab yang telah diperuntukkan bagi kami sesegera mungkin, “sebelum hari berhisab.” Mereka berkeras hati mengatakan perkataan tersebut dan beranggapan, bahwa sesungguhnya engkau wahai Muhammad, jika engkau benar-benar orang yang benar, maka tanda kebenaranmu adalah kamu bisa mendatangkan azab terhadap kami. Maka Allah berfirman kepada RasulNya, “Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan” sebagaimana para rasul sebelummu telah bersabar, sebab sesungguhnya perkataan mereka sama sekali tidak membahayakan kebenaran dan tidak membahayakanmu sama sedikitpun,melainkan membahayakan diri mereka sendiri.
Sumber: https://tafsirweb.com/8502-surat-shad-ayat-16.html
Tafsir Al-Wajiz
16. Mereka berkata: Ya Allah segerakanlah siksa dan azab untuk kami sebelum hari perhitungan tiba atau hari akhirat tiba. Jangan Engkau tunda hingga datangnya hari kiamat, sebagaimana yang disampaikan Muhammad bahwa kami akan diazab saat itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/8502-surat-shad-ayat-16.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 12-16 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang umat-umat terdahulu dan apa yang telah menimpa mereka berupa azab, pembalasan, dan siksaan, karena menentang para rasul dan mendustakan nabi-nabi Allah. Kisah-kisah mereka telah dijelaskan secara panjang lebar di berbagai tempat. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul)) yaitu mereka lebih banyak, lebih kuat, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya, tetapi semua itu tidak dapat melindungi mereka dari azab Allah sedikit pun, ketika azab Allah datang kepada mereka.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah (bagi mereka) azab-Ku (14)) Maka yang menjadi penyebab pembinasaan mereka adalah karena mendustakan para rasul. Maka hendaklah orang-orang yang diajak bicara waspada dari hal itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang (15)) Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam, yaitu mereka tidak ditangguhkan melainkan saat hari kiamat menimpa mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya semua pertandanya telah ada, yaitu, hari kiamat itu telah dekat masanya.Dan tiupan sangkakala ini adalah tiupan yang mengejutkan dimana Allah سبحانه وتعالى memerintahkan malaikat Israfil untuk memperpanjang tiupan yang pertama ini, sehingga tidak ada seorang pun dari kalangan penduduk langit dan bumi, melainkan terkejut kecuali orang-orang yang dikecualikan Allah سبحانه وتعالى. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab" (16)) Ini merupakan perngingkaran dari Allah سبحانه وتعالى terhadap orang-orang musyrik dalam seruan mereka agar azab itu disegerakan kepada mereka. Sesungguhnya kata “Al-Qithu” adalah ketetapan.Dikayakan bahwa maknannya adalah bagian. Ibnu Abbas, Mujahid, dan lainnya berkata bahwa mereka meminta agar azab disegerakan kepada mereka. Qatadah menambahkan, bahwa itu sebagaimana mereka berkata: (Ya Allah, jika betul (Al-Qur’an) ini dialah yang benar dari sisiMu, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah azab yang pedih) (Surah Al-Anfal: 32) Dikatakan bahwa mereka meminta agar bagian dari surga disegerakan untuk mereka, jika surga itu memang ada, agar mereka dapat merasakannya di dunia.Sesungguhnya hal ini keluar dari mereka sebagai reaksi dari ketidakpercayaan dan kedustaan mereka. Ibnu Jarir berkata bahwa mereka meminta agar kebaikan atau keburukan yang berhak mereka terima disegerakan di dunia ini. Pendapat yang dia katakan itu cukup baik, Berdasarkan apa yang dikatakan orang-orang musyrik ini mengandung makna cemoohan dan ketidakpercayaan.Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada Rasulallah ﷺ agar bersabar dalam menghadapi gangguan mereka, dan memberikan berita gembira kepadanya bahwa dengan kesabarannya itu dia akan mendapat akibat yang baik, pertolongan dan kemenangan.
Sumber: https://tafsirweb.com/8502-surat-shad-ayat-16.html
Informasi
Surat
ص (Sad)
Sad — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
16 dari 88 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 453
Ruku
Ruku 392
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 91 (181/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3986 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-38