Per AyatMushaf
اِنَّآ
sesungguhnya Kami
اَخْلَصْنٰهُمْ
Kami mensucikan mereka
بِخَالِصَةٍ
dengan suci/bersih
ذِكْرَى
ingat/mengingat
الدَّارِۚ
rumah/kampung
﴿٤٦﴾
Sungguh, Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan) akhlak yang tinggi kepadanya yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
4016 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

46-47 Sesungguhnya Kami mengistimewakan mereka dengan keistimewaan besar, dimana Kami menjadikan alam akhirat terpatri dalam hati mereka, sehingga mereka beramal untuknya dengan menaati Kami, mengajak manusia kepadanya dan mengingatkan mereka tentangnya. Sesungguhnya mereka di sisi Kami termasuk orang-orang yang Kami pilih untuk menjadi pengemban risalah Kami, dan Kami memilih mereka untuk menaati Kami.

Sumber: https://tafsirweb.com/8532-surat-shad-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46. “Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan akhlak yang tinggi,” yang agung dan keunggulan yang besar, yaitu, “selalu mengingatkan kepada negeri akhirat.” Kami telah menjadikan ingat selalu kepada negeri akhirat terus ada dalam hati mereka dan beramal untuknya dalam kebanyakan waktu. Ikhlas dan selalu merasa diawasi Allah menjadi ciri mereka yang abadi. Dan Kami jadikan mereka sebagai peringatan akan negeri akhirat, kondisi dan perihal mereka dapat diambil pelajarannya oleh orang yang mau mengambil pelajaran, dan mereka dapat dijadikan sebagai ibrah (suri teladan) oleh orang-orang yang mau meneladani.

Sumber: https://tafsirweb.com/8532-surat-shad-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. kami telah menyucikan mereka, dengan sikap (attitude) yang baik, yaitu Kami menghususkan mereka dengan keistimewaan dibanding yang lainnya: banyak mengingat akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/8532-surat-shad-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 45-49 Allah سبحانه وتعالى berfirman,seraya memberitahukan tentang keutamaan-keutamaan hamba-hambaNya yang menjadi rasul dan nabi yang ahli ibadah: (Dan ingatlah hamba- hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi (45)) yaitu amal shalih, ilmu yang bermanfaat, dan kekuatan dalam beribadah, dan mempunyai pandangan yang tajam. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (orang-orang yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar) yaitu, yang mempunyai kekuatan dan kuat beribadah (dan ilmu-ilmu yang tinggi) yaitu pengetahuan tentang agama. Mujahid berkata tentang firmanNya (orang-orang yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar) yaitu kekuatan dalam mengerjakan ketaatan kepada Allah, dan “ulil abshar adalah memiliki kesabaran dalam kebenaran.Qatadah dan As-Suddi berkata bahwa mereka diberi kekuatan dalam ibadah dan pandangan tentang agama. Firman Allah: (Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat (46) As-Suddi berkata yaitu mereka selalu ingat tentang akhirat dan selalu beramal untuk meraihnya Ibnu Zaid berkata bahwa Dia menjadikan khusus bagi mereka sesyatu yang paling utama di akhirat. Firman Allah: (Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik (47)) yaitu benar-benar termasuk orang-orang terpilih dan terdekat, maka mereka adalah orang-orang pilihan yang terpilih.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik (48)) pembahasan dan kisah tentang mereka telah disebutkan secara rinci dalam surah Al-Anbiya’, sehingga tidak perlu diulangi lagi di sini. Firman Allah: (Ini adalah kehormatan (bagi mereka)) yaitu, ini merupakan peringatan bagi orang yang mau mengambil pelajaran darinya. As-suddi berkata bahwa maknannya adalah Al-Qur’an

Sumber: https://tafsirweb.com/8532-surat-shad-ayat-46.html

Informasi

Surat

ص (Sad)

Sad — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 88 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 456

Ruku

Ruku 394

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 91 (182/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4016 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-38