اٰل عمران (Ali 'Imran)
Per AyatMushaf
مَثَلُ
perumpamaan
مَا
apa (harta)
يُنْفِقُوْنَ
mereka nafkahkan
فِيْ
di dalam
هٰذِهِ
ini
الْحَيٰوةِ
kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
كَمَثَلِ
seperti
رِيْحٍ
angin
فِيْهَا
di dalamnya
صِرٌّ
angin yang sangat dingin
اَصَابَتْ
ia menimpa
حَرْثَ
ladang
قَوْمٍ
kaum
ظَلَمُوْٓا
(mereka) menganiaya
اَنْفُسَهُمْ
diri mereka sendiri
فَاَهْلَكَتْهُ
maka/lalu ia merusaknya
ۗ
وَمَا
dan tidak
ظَلَمَهُمُ
menganiaya mereka
اللّٰهُ
Allah
وَلٰكِنْ
akan tetapi
اَنْفُسَهُمْ
diri mereka sendiri
يَظْلِمُوْنَ
mereka menganiaya
﴿١١٧﴾
Perumpamaan harta yang mereka infakkan di dalam kehidupan dunia ini, ibarat angin yang mengandung hawa sangat dingin, yang menimpa tanaman (milik) suatu kaum yang menzalimi diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menzalimi mereka, tetapi mereka yang menzalimi diri sendiri.
410 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Perumpamaan apa yang diinfakan oleh orang-orang kafir dalam berbagai jenis kebajikan di kehidupan dunia ini dan apa yang mereka harap-harapkan dari pahala, adalah seperti angin yang membawa hawa dingin menusuk yang bertiup menerjang tanaman-tanaman satu kaum yang mereka itu mengharap hasil panen baiknya, dan disebabkan dosa-dosa yang mereka perbuat, maka angin itu tidak menyisakan sedikitpun dari tanaman itu. Orang-orang kafir itu tidak menjumpai pahala di akhirat. Dan Allah tidak mendzhalimi mereka dengan kejadian itu, akan tetapi mereka sendiri yang telah mendzhalimi diri mereka sendiri dengan tindakan kekufuran dan maksiat mereka tersebut.
Sumber: https://tafsirweb.com/1249-surat-ali-imran-ayat-117.html
Tafsir as-Sa'di
116-117. Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir yang mengingkari ayat-ayat Allah dan mendustakan para rasulNya tidak aka nada penyelamat yang menyelamatkan mereka dari siksa Allah dan tidak pula ada pemberi syafaat kepada mereka di sisi Allah. Dan bahwasanya harta dan anak-anak mereka yang disiapkan untuk menghadapi kesulitan dan bencana tidak akan berguna bagi mereka sama sekali.Infak yang mereka keluarkan di dunia untuk membela kebatilan mereka akan lenyap, dan bahwa perumpamaannya “adalah seperti perumpamaan” tanaman yang ditimpa “angin” kencang, “yang mengandung hawa yang sangat dingin,” maksudnya, hawa dingin yang menusuk atau panas yang membakar, lalu menghancurkan tanaman tersebut, dan hal tersebut adalah akibat dari kezhaliman mereka, maka Allah tidak menzhalimi mereka dan menyiksa mereka tanpa suatu dosa, akan tetapi merekalah yang telah menzhalimi diri mereka sendiri. Ini sebagaimana Firman Allah : "Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan.Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan," –Al-Anfal:36-
Sumber: https://tafsirweb.com/1249-surat-ali-imran-ayat-117.html
Tafsir Al-Wajiz
117 Perumpamaan harta yang orang-orang kafir keluarkan untuk memerangi Rasul di dalam kehidupan dunia ini dalam hal lenyap dan batalnya adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri dengan kekufuran, lalu angin itu merusaknya. Allah sekali-kali tidak menganiaya mereka dengan menyia-nyiakan ganjaran mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri dengan menyia-nyiakan harta mereka untuk memerangi agama Allah yang tidak akan pernah terkalahkan. Ini adalah ungkapan tasybih murakkab.
Sumber: https://tafsirweb.com/1249-surat-ali-imran-ayat-117.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 113-117 Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud tentang firman Allah سبحانه وتعالى: (Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus) Dia berfirman: “Tidaklah sama antara Ahli Kitab dan umat nabi Muhammad ﷺ. Yaitu bahwa tidak sama dalam mendahulukan menyebut Ahli Kitab dengan menegur mereka dengan mereka yang telah memeluk Islam. Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka itu tidak sama) yaitu mereka semuanya tidak sama, tetapi di antara mereka ada yang beriman dan ada yang berdosa.Oleh karena itu, Allah berfirman: (di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus) yaitu mereka yang melaksanakan perintah Allah, taat kepada hukumNya, dan mengikuti nabiNya, maka mereka adalah orang yang lurus, yaitu lurus. (mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud) yaitu mereka bangun di waktu malam dan memperbanyak tahajud, membaca Al-Qur’an dalam shalat mereka (Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh (114)) yaitu mereka adalah orang-orang yang disebutkan di akhir surah (Dan sesungguhnya diantara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya (199)) (Surah Ali Imran) Demikian juga Allah سبحانه وتعالى disini berfirman (Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi) yaitu hal itu tidak dihilangkan di sisi Allah, namun akan membalas mereka karena hal itu dengan balasan yang melimpah. (dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa) yaitu tidak ada yang tersembunyi dariNya amal perbuatan seseorang, sehingga tidak menghilang pahala yang ada di sisiNya berupa amal shalih.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman sembari memberitahukan tentang orang-orang kafir yang musyrik bahwa (Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun) yaitu tidak akan dapat melindungi mereka dari azab Allah dan tidak pula azabNya ketika Dia menghendaki hal itu atas mereka (Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya) Kemudian Allah membuat perumpamaan sesuatu yang diinfakkan oleh orang-orang kafir di rumah dunia ini. Hal ini diungkapkan oleh Mujahid, Al-Hasan, dan As-Suddi. Allah سبحانه وتعالى berfirman (Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin) yaitu sangat dingin.Ini diungkapkan oleh Ibnu Abbas, ‘Ikrimah, Sa’id bin Jubair, Al-Hasan, Qatadah, Adh-Dhahhak, Ar-Rabi’ bin Anas, dan lainnya ‘Atha’ berkata,”dingin seperti es”, diriwayatkan dari Ibnu Abbas juga dan Mujahid tentang (yang mengandung hawa yang sangat dingin), yaitu api. Hal ini merujuk kepada yang pertama. Sesungguhnya kedinginan yang sangat parah, lebih dari kulit, tanaman dan buah-buahan bisa terbakar karena itu, sebagaimana sesuatu terbakar karena api. (yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya) yaitu angin itu membakar tanaman itu, yaitu kebakaran itu terjadi ketika mencapai tanaman, seketika hancur tanamannya dan hasil panennya, sehingga menghancurkan dan melenyapkannya buah-buahan dan tanaman di dalamnya.Lalu tanaman itu lenyap dan rusak, serta pemiliknya membutuhkan hal tersebut. Demikian juga orang-orang kafir yang pahala dari amal mereka di dunia dan buah dari amalnya dihapuskan oleh Allah, sebagaimana Dia melenyapkan buah-buahan dari tanaman ini karena dosa pemiliknya. Demikian juga mereka membangun bangunan tanpa dasar dan tidan memiliki pondasi (Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri).
Sumber: https://tafsirweb.com/1249-surat-ali-imran-ayat-117.html
Informasi
Surat
اٰل عمران (Ali 'Imran)
Keluarga Imran — 200 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
117 dari 200 ayat
Juz
Juz 4
Halaman
Halaman 65
Ruku
Ruku 53
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 13 (26/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-410 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-3