الزمر (Az-Zumar)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
لِّلّٰهِ
kepunyaan Allah
الشَّفَاعَةُ
syafa'at/pertolongan
جَمِيْعًا
semua
ۗ
لَهٗ
kepunyaan-Nya
مُلْكُ
kerajaan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِۗ
dan bumi
ثُمَّ
kemudian
اِلَيْهِ
kepada-Nya
تُرْجَعُوْنَ
kalian dikembalikan
﴿٤٤﴾
Katakanlah, “Pertolongan itu hanya milik Allah semuanya. Dia memiliki kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan.”
4102 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
. Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrik itu, “Hanya milik Allah seluruh syafa’at itu. Hanya milikNya apa yang ada di langit dan di bumi dan segala apa yang ada pada keduanya.Maka segala urusan adalah milik Allah semata, tidak seorang pun yang memberi syafa’at di sisiNya kecuali dengan izinNya, Dia-lah Pemilik langit dan bumi, Dia yang mengatur apa yang ada pada keduanya. Maka semestinya syafa’at itu diminta kepada Allah sebagai Pemiliknya dengan mengikhlaskan ibadah hanya kepadaNya dan tidak diminta dari tuhan-tuhan yang tidak bisa mendatangkan manfaat atau mudarat. Hanya kepada Allah kalian akan kembali setelah kematian untuk menghadapi perhitungan dan pembalasan amal.”
Sumber: https://tafsirweb.com/8706-surat-az-zumar-ayat-44.html
Tafsir as-Sa'di
44. “Katakanlah” kepada mereka, “Hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya,” karena semua urusan adalah kepunyaan Allah, dan setiap pemberi syafa’at pasti takut kepadaNya, dan tidak seorang pun dapat memberikan syafaat di sisiNya kecuali berdasarkan izin dariNya. Apabila Dia menghendaki rahmat (belas kasih) bagi hambaNya, maka Dia memberi izin kepada pemberi syafaat terhormat di sisiNya untuk memberikan syafaat, sebagai rahmat dariNya kepada keduanya. Kemudian Allah menetapkan bahwasanya semua syafaat adalah milikNya berdasarkan FirmanNya, “KepunyaaNya kerajaan langit dan bumi.” Maksudnya, semua apa yang ada di dalamnya, berupa benda, perbuatan, mdan sifat.Maka yang wajib adalah, syafaat diminta kepada siapa yang memilikinya dan ibadah diikhlaskan hanya kepadaNya. “Kemudian kepadaNYa-lah kamu dikembalikan,” lalu Dia akan menmberikan balasan kepada orang yang ikhlas kepadaNya dengan pahala yang berlipat ganda, dan kepada orang yang mempersekutukanNYa dengan azab yang membinasakan.
Sumber: https://tafsirweb.com/8706-surat-az-zumar-ayat-44.html
Tafsir Al-Wajiz
44. Wahai Nabi, katakanlah: “Yang berkuasa memberi pertolongan hanyalah Allah. Tidak ada yang bisa memberi pertolongan maupun mendapat pertolongan kecuali atas izin dari Allah.Kerajaan langit dan bumi hanyalah milik Allah, Dialah Sang Raja dari semua raja dan Penguasa segalanya. Tidak ada yang bisa berkata apa-apa kecuali atas izin Allah. Hanya kepada-Nya lah semua akan kembali.
Sumber: https://tafsirweb.com/8706-surat-az-zumar-ayat-44.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 43-45 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mencela orang-orang musyrik karena mereka mengambil para pemberi syafaat selain dari Allah, yaitu berhala-berhala dan sekutu-sekutu yang mereka ada-adakan sendiri, tanpa dalil dan bukti yang memperkuat perbuatan mereka itu. Padahal berhala-berhala itu tidak memiliki sesuatupun dari perkara itu, bahkan mereka tidak memiliki akal untuk berpikir, pendengaran untuk mendengar, dan penglihatan untuk melihat. Akan tetapi berhala-berhala dan sekutu-sekutu itu hanyalah benda mati yang jauh lebih buruk daripada hewan.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman:”Katakanlah” wahai Muhammad, kepada orang-orang yang mengira bahwa para pemberi syafaat yang mereka ada-adakan itu dapat memberi pertolongan kepada mereka di sisi Allah. Beritahukanlah kepada mereka bahwa syafaat itu tidak bermanfaat di sisi Allah kecuali bagi orang yang Dia ridhai dan mendapat Dia beri izin untuk memberi syafaat, semuanya kembali kepada Allah (Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya) (Surah Al-Baqarah: 255) (Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi) yaitu, Dialah Dzat yang mengatur semua itu (Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan) yaitu pada hari kiamat, lalu Dia memutuskan perkara di antara kalian dengan keadilanNya, dan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى mencela orang-orang musyrik juga, yaitu: (Dan apabila hanya nama Allah saja yang disebut) yaitu apabila dikatakan kepada mereka, "Tidak ada Tuhan selain Allah semata" (kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat) Mujahid berkata tentang kata “isyma’azzat” yaitu mengerut Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam, bahwa maknannya adalah sombong, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Tiada Tuhan selain Allah”, mereka menyombongkan diri (35)) (Surah Ash-Shaffat) yaitu tidak mau mengikuti dan tunduk kepadanya, maka hati mereka tidak mau menerima kebaikan; dan barangsiapa yang tidak menerima kebaikan, maka menerima keburukan.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut) yaitu berhala-berhala dan sekutu-sekutu itu (tiba-tiba mereka bergirang hati) yaitu senang dan gembira
Sumber: https://tafsirweb.com/8706-surat-az-zumar-ayat-44.html
Informasi
Surat
الزمر (Az-Zumar)
Rombongan — 75 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
44 dari 75 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 463
Ruku
Ruku 400
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 93 (185/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4102 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-39