الزمر (Az-Zumar)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اَفَغَيْرَ
apakah maka selain
اللّٰهِ
Allah
تَأْمُرُوْۤنِّيْٓ
kamu menyuruh aku
اَعْبُدُ
aku menyembah
اَيُّهَا
hai
الْجٰهِلُوْنَ
orang-orang yang bodoh
﴿٦٤﴾
Katakanlah (Muhammad), “Apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, wahai orang-orang yang bodoh?”
4122 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
katakanlah (wahai rasul) kepada orang-orang musyrik dari kaummu, “Apakah kalian wahai orang-orang yang tidak mengetahui Allah, memerintahkanku untuk menyembah selain Allah padahal ibadah itu tidak patut untuk sesuatu pun kecuali Dia?”
Sumber: https://tafsirweb.com/8726-surat-az-zumar-ayat-64.html
Tafsir as-Sa'di
64. “Katakanlah” wahai rasul, kepada orang-orang bodoh itu, yaitu orang-orang yang mengajakmu menyembah selain Allah, “Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang jahil (bodoh).” Maksudnya, perintah ini bersumber dari kebodohan kalian. Kalau tidak, ,maka kalau sekiranya kalian mempunyai ilmu pengetahuan bahwasanya Alah Yang Mahasempurna dari segala sisiNya, yang melimpahkan seluruh kenikmatan adalah yang berhak diibadahi, bukan selainNya yang lemah dari segala sisinya, tidak dapat memberikan manfaat ataupun menimpakan mudarat; lalu kenapa kalian menyuruh melakukan hal itu? Padahal sesungguhnya kesyirikan (mempersekutukan Allah) itu dapat menghapus semua amal-amal kebaikan dan merusak semua keadaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/8726-surat-az-zumar-ayat-64.html
Tafsir Al-Wajiz
64. Wahai Nabi, katakanlah kepada orang-orang musyrik: “Apakah kalian menyuruhku untuk menyembah selain Allah setelah tampak dengan jelas berbagai bukti keesaan Allah. Wahai orang-orang yang bodoh untuk melihat tanda keesaan Allah?” Orang-orang musyrik berkata kepada Nabi ﷺ “Apakah nenek moyangmu dahulu ada orang-orang yang sesat wahai Muhammad?” Sehingga turunlah ayat ini.Mereka juga meminta Nabi untuk menengok sesembahan mereka, namun mereka kemudian mengikuti ajaran dan beriman kepada Nabi
Sumber: https://tafsirweb.com/8726-surat-az-zumar-ayat-64.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 62-66 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang Menciptakan segala sesuatu, yang menguasai, memiliki, dan yang mengaturnya, di bawah pengawasan, dan pengaturanNya serta tunduk pada perintahNya, Firman Allah: (Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi) Mujahid berkata bahwa “maqalid” adalah kunci-kunci dalam bahasa Persia. Demikian juga dikatakan oleh Qatadah dan Ibnu Zaid As-Suddi berkata tentang firmanNya: (Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi) yaitu perbendaharaan langit dan bumi. Makna ayat berdasarkan kedua pendapat menyatakan bahwa sesungguhnya kendali semua urusan itu ada di tangan Allah سبحانه وتعالى. milikNyalah kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah) yaitu hujjah-hujjahNya dan bukti-buktiNya (mereka itulah orang-orang yang merugi) Firman Allah: (Katakanlah, "Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?" (64)) ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan) (Surah Al-An'am: 88) Firman Allah: (Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur (66)) yaitu, murnikanlah penyembahan itu hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya; kamu dan orang-orang yang mengikutimu dan membenarkanmu
Sumber: https://tafsirweb.com/8726-surat-az-zumar-ayat-64.html
Informasi
Surat
الزمر (Az-Zumar)
Rombongan — 75 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
64 dari 75 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 465
Ruku
Ruku 402
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 93 (186/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4122 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-39