غافر (Gafir)
Per AyatMushaf
مَا
tidak ada
يُجَادِلُ
yang memperdebatkan
فِيْٓ
pada/tentang
اٰيٰتِ
ayat-ayat
اللّٰهِ
Allah
اِلَّا
kecuali
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
فَلَا
maka janganlah
يَغْرُرْكَ
kamu tertipu
تَقَلُّبُهُمْ
mondar mandirnya mereka
فِى
pada/tentang
الْبِلَادِ
negeri/kota
﴿٤﴾
Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah engkau (Muhammad) tertipu oleh keberhasilan usaha mereka di seluruh negeri.
4137 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Tiada yang menentang ayat-ayat al-Qur’an dan dalil-dalilnya yang menetapkan keesaan Allah dan menyikapinya dengan kebatilan, kecuali orang-orang yang ingkar yang mengingkari bahwa Allah adalah Tuhan Yang Haq yang berhak untuk disembah. Maka janganlah kamu (wahai Rasul) terperdaya oleh hilir mudik mereka di berbagai negeri dengan berbagai macam perniagaan dan mata pencaharian, kenikmatan dan perhiasan dunia.
Sumber: https://tafsirweb.com/8816-surat-al-mumin-ayat-4.html
Tafsir as-Sa'di
4. Allah mengabarkan bahwa tidak ada yang memperdebatkan ayat-ayatNya selain oang-oang kafir. Yang dimaksud mempedebatkan disini adalah pedebatan untuk menolak ayat-ayat Allah dan meresponnya dengan cara yang tidak benar.Inilah bagian dari perrilaku orang-orang kafir. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tunduk kepada kebenaran dan dengannya mereka mencapakkan kebatilan. Maka hendaknya seseorang tidak terpedaya oleh kondisi duniawi seseorang, dan hendaknya ia tidak mengira bahwa pemberian Allah yang dilimpahkan kepadanya di dunia ini adalah sebagai bukti atas cinta Allah kepadanya, dan bahwa dia berada dalam kebenaran!Maka dari itu Allah berfirman, “karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu.” Maksudnya, pulang pergi mereka di negeri ini dengan berbagai bentuk perniagaan dan usaha bisnis.Malah yang wajib atas semua orang adalah menilai orang lain dari sisi kebenarannya dan melihat kepada nilai-nilai syariat dan denganya ia menilai manusia, jangan menilai kebenaran dengan manusia sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak berilmu dan tidak berakal!
Sumber: https://tafsirweb.com/8816-surat-al-mumin-ayat-4.html
Tafsir Al-Wajiz
4. Tidak ada yang memperdebatkan ayat Al-quran untuk menghilangkan dan menghapuskannya kecuali orang-orang kafir dan musyrik. Maka dari itu jangan engkau tertipu dengan keberhasilan mereka di seluruh negeri dalam perdagangan dan keuntungan, mengumpulkan harta dan berbagai kemuliaan dunia, maka sesungguhnya azab bagi mereka akan segera mereka terima.Abu Malik berkata: ayat ini turun untuk Harits bin Qais As-sahmi
Sumber: https://tafsirweb.com/8816-surat-al-mumin-ayat-4.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 4-6 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa tidak ada yang menolak dan membantah kebenaran setelah adanya penjelasan dan buktinya (kecuali orang-orang yang kafir) yaitu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat, hujjah, dan bukti-bukti Allah (Karena itu, janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu) yaitu, dalam harta, kemewahan, dan perhiasannya, sebagaimana Allah berfirman: (Jangan sekali-kali kamu diperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri (196) Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya (197)) (Surah Ali Imran) dan (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras (24)) (Surah Luqman) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur NabiNya, Muhammad ﷺ dalam menghadapi pendustaan kaum beliau, bahwa beliau memiliki suri tauladan pada para nabi sebelum beliau.Sungguh mereka didustakan dan ditentang oleh umat-umat mereka. Tidak ada yang beriman dari kalangan mereka, melainkan hanya sedikit. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul)) dia. adalah rasul pertama yang diutus Allah untuk melarang penyembahan berhala (dan juga golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka) yaitu dari setiap umat (dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya) yaitu, mereka berusaha untuk membunuh rasul mereka dengan segala kemungkinan, dan di antara mereka ada membunuh rasul mereka (dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran) yaitu mereka menolak kebenaran yang jelas dan gamblang dengan perkara syubhat untuk melenyapkan perkara hak yang sudah jelas dan terang.Firman Allah: (Karena itu, Aku azab mereka) yaitu Aku membinasakan mereka karena dosa-dosa yang besar itu (Maka betapa (pedihnya) azab-Ku) yaitu, kamu akan mendengar azab dan pembalasanKu terhadap mereka sangat keras, menyakitkan dan sangat pedih. Qatadah berkata bahwa demi Allah azab Allah itu sangat keras. Firman Allah: (Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka (6)) yaitu sebagaimana ditetapkan perintah azab atas orang-orang kafir dari kalangan umat-umat terdahulu, demikian juga telah ditetapkan juga atas orang-orang yang mendustakan dan menentangmu, wahai Muhammad, dengan cara yang lebih dahsyat dan keras, karena orang yang mendustakanmu, maka tidak ada harapan lagi baginya dengan membenarkan kepada selain dirimu
Sumber: https://tafsirweb.com/8816-surat-al-mumin-ayat-4.html
Informasi
Surat
غافر (Gafir)
Maha Pengampun — 85 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
4 dari 85 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 467
Ruku
Ruku 404
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 94 (187/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4137 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-40