غافر (Gafir)
Per AyatMushaf
كَذَّبَتْ
telah mendustakan
قَبْلَهُمْ
sebelum mereka
قَوْمُ
kaum
نُوحٍ
Nuh
وَّالْاَحْزَابُ
dan golongan yang bersekutu
مِنْۢ
dari
بَعْدِهِمْ
sesudah mereka
ۖوَهَمَّتْ
dan menuju/berniat
كُلُّ
tiap-tiap
اُمَّةٍۢ
ummat
بِرَسُوْلِهِمْ
dengan rasul
لِيَأْخُذُوْهُ
untuk mereka menangkapnya
وَجَادَلُوْا
dan mereka membantah
بِالْبَاطِلِ
dengan yang batil
لِيُدْحِضُوا
untuk melenyapkan
بِهِ
dengannya
الْحَقَّ
kebenaran
فَاَخَذْتُهُمْ
maka Aku mengazab mereka
ۗفَكَيْفَ
maka bagaimana
كَانَ
adalah
عِقَابِ
hukuman-Ku
﴿٥﴾
Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu setelah mereka telah mendustakan (rasul) dan setiap umat telah merencanakan (tipu daya) terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran; karena itu Aku tawan mereka (dengan azab). Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?
4138 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Telah mendustakan sebelum orang-orang kafir itu, kaum Nuh dan umat-umat yang datang sesudah mereka yang mengumumkan perang melawan rasul, seperti Ad dan Tsamud, di mana mereka bertekad untuk menyakiti para rasul dan bersekutu untuk mengganggu mereka atau membunuh mereka, masing-masing umat dari umat-umat yang mendustakan tersebut berkeinginan untuk membunuh rasulnya dan mendebatnya dengan kebatilan, sehingga mereka bisa membatalkan kebenaran dengan debat mereka, maka Aku menghukum mereka. Maka bukankah hukumanKu atas mereka mengandung pelajaran bagi makhluk dan nasihat bagi orang-orang yang datang sesudah mereka?
Sumber: https://tafsirweb.com/8817-surat-al-mumin-ayat-5.html
Tafsir as-Sa'di
5. kemudian Allah mengancam siapa saja yang memperdebatkan ayat-ayat Allah dengan tujuan merusaknya sebagaimana telah dilakukan oleh umat-umat sebelumnya dari “kaum Nuh” dan ‘Ad “dan golongan yang bersekutu sesudah mereka” yang berkoalisi dan bergabung untuk memberangus kebenaran dan membela kebatilan. “dan” keadaannya samapai membuat mereka dan koalisi mereka telah menyeret merekan untuk melakukan tindakan, “tiap-tiap umat telah merencanakan” maksudnya, tiap-tiap umat telah merencanakan makar “terhadap rosul mereka untuk menawannya,” maksudnya, untuk membunuhnya. Inilah cobaan yang hebat yang dihadapi oleh para rosul, para pelopor ahli kebaikan, yang mebawa kebenaran murni yang tidak ada keraguan atau ketidakjelasan padanya. Kaum yang bersukutu itu benar-benar telah merencanakan untuk membunuh mereka.Maka apakah sesudah kedzaliman, kesesatan, dan kesengsaraan ini ada hal lain selain azab yang berat yang bisa membebaskan mereka darinya?. Kerena itu Allah befirman tentang hukuman duniwi dan ukhrowi mereka , “karena itu Aku azab mereka”, disebabkan pendustaan yang mereka lakukan dan persekutuan jahat mereka itu. “maka betapa pedihnya azabku.” Ia adalah azab yang paling berat dan paling keji, ia tiada lain adalah suara keras atauu bencana yang menimpa mereka dari langit, atau Allah memerintahkan kepada bumi untuk menelan mereka, atau kepad laut untuj meneggelamkan mereka. Maka mereka pun menjadi mati tidak berdaya.
Sumber: https://tafsirweb.com/8817-surat-al-mumin-ayat-5.html
Tafsir Al-Wajiz
5. Yang lebih dulu mendustakan rasul sebelum kaummu adalah kaum Nuh. Juga golongan-golongan yang bersekutu untuk melawan rasul seperti kaum Ad dan Tsamud, serta lainnya.Setiap kaum dari mereka berniat menyakiti rasul mereka diantaranya memenjarakan, menyiksa dan membunuh. Mereka menyanggah rasul mereka dengan perkataan penuh kebatilan (di luar kebenaran). Itu semua bertujuan agar mereka dapat menghapus kebenaran dan keimanan.Sehingga Aku timpakan azab dan kebinasaan bagi mereka. Maka betapa pedihnya azab-Ku?
Sumber: https://tafsirweb.com/8817-surat-al-mumin-ayat-5.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 4-6 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa tidak ada yang menolak dan membantah kebenaran setelah adanya penjelasan dan buktinya (kecuali orang-orang yang kafir) yaitu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat, hujjah, dan bukti-bukti Allah (Karena itu, janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu) yaitu, dalam harta, kemewahan, dan perhiasannya, sebagaimana Allah berfirman: (Jangan sekali-kali kamu diperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri (196) Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya (197)) (Surah Ali Imran) dan (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras (24)) (Surah Luqman) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur NabiNya, Muhammad ﷺ dalam menghadapi pendustaan kaum beliau, bahwa beliau memiliki suri tauladan pada para nabi sebelum beliau.Sungguh mereka didustakan dan ditentang oleh umat-umat mereka. Tidak ada yang beriman dari kalangan mereka, melainkan hanya sedikit. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul)) dia. adalah rasul pertama yang diutus Allah untuk melarang penyembahan berhala (dan juga golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka) yaitu dari setiap umat (dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya) yaitu, mereka berusaha untuk membunuh rasul mereka dengan segala kemungkinan, dan di antara mereka ada membunuh rasul mereka (dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran) yaitu mereka menolak kebenaran yang jelas dan gamblang dengan perkara syubhat untuk melenyapkan perkara hak yang sudah jelas dan terang.Firman Allah: (Karena itu, Aku azab mereka) yaitu Aku membinasakan mereka karena dosa-dosa yang besar itu (Maka betapa (pedihnya) azab-Ku) yaitu, kamu akan mendengar azab dan pembalasanKu terhadap mereka sangat keras, menyakitkan dan sangat pedih. Qatadah berkata bahwa demi Allah azab Allah itu sangat keras. Firman Allah: (Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka (6)) yaitu sebagaimana ditetapkan perintah azab atas orang-orang kafir dari kalangan umat-umat terdahulu, demikian juga telah ditetapkan juga atas orang-orang yang mendustakan dan menentangmu, wahai Muhammad, dengan cara yang lebih dahsyat dan keras, karena orang yang mendustakanmu, maka tidak ada harapan lagi baginya dengan membenarkan kepada selain dirimu
Sumber: https://tafsirweb.com/8817-surat-al-mumin-ayat-5.html
Informasi
Surat
غافر (Gafir)
Maha Pengampun — 85 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
5 dari 85 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 467
Ruku
Ruku 404
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 94 (187/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4138 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-40