غافر (Gafir)

Per AyatMushaf
وَكَذٰلِكَ
dan demikianlah
حَقَّتْ
telah pasti
كَلِمَتُ
beberapa kalimat
رَبِّكَ
Tuhanmu
عَلَى
atas
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْٓا
kafir/ingkar
اَنَّهُمْ
bahwasanya mereka
اَصْحٰبُ
penghuni
النَّارِۘ
neraka
﴿٦﴾
Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, (yaitu) sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.
4139 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sebagaimana hukumanKu benar-benar telah menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan para RasulNya, maka ketetapanKu pasti berlaku pula atas orang-orang kafir bahwa mereka adalah penduduk neraka.

Sumber: https://tafsirweb.com/8818-surat-al-mumin-ayat-6.html

Tafsir as-Sa'di

6. “Dan demikianlah, telah pasti berlakuk ketetapan azab Rabbmu terhadap orang-orang kafir,” maksudnya, sebagaimana ketetapan itu telah ditetapkan terhadap orang-orang terdahulu, maka demikian pula ketetapan kesesatan telah dipastikan terhadap mereka, yang karenanya azab ditimpakan kepada mereka. Maka dari itu dikatakan “sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka”.

Sumber: https://tafsirweb.com/8818-surat-al-mumin-ayat-6.html

Tafsir Al-Wajiz

6. Ketetapan Tuhanmu pasti terjadi, yaitu kebinasaan dan janji-Nya memesukkan orang kafir uamt terdahulu ke dalam neraka. Itu juga berlaku bagi orang kafir dari kaum, yang ditunjukkan pada kalimat: “annahum mustahiqquu annara”, bahwa mereka akan menerima azab neraka.

Sumber: https://tafsirweb.com/8818-surat-al-mumin-ayat-6.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 4-6 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa tidak ada yang menolak dan membantah kebenaran setelah adanya penjelasan dan buktinya (kecuali orang-orang yang kafir) yaitu orang-orang yang mengingkari ayat-ayat, hujjah, dan bukti-bukti Allah (Karena itu, janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu) yaitu, dalam harta, kemewahan, dan perhiasannya, sebagaimana Allah berfirman: (Jangan sekali-kali kamu diperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri (196) Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya (197)) (Surah Ali Imran) dan (Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras (24)) (Surah Luqman) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur NabiNya, Muhammad ﷺ dalam menghadapi pendustaan kaum beliau, bahwa beliau memiliki suri tauladan pada para nabi sebelum beliau.Sungguh mereka didustakan dan ditentang oleh umat-umat mereka. Tidak ada yang beriman dari kalangan mereka, melainkan hanya sedikit. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul)) dia. adalah rasul pertama yang diutus Allah untuk melarang penyembahan berhala (dan juga golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka) yaitu dari setiap umat (dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya) yaitu, mereka berusaha untuk membunuh rasul mereka dengan segala kemungkinan, dan di antara mereka ada membunuh rasul mereka (dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran) yaitu mereka menolak kebenaran yang jelas dan gamblang dengan perkara syubhat untuk melenyapkan perkara hak yang sudah jelas dan terang.Firman Allah: (Karena itu, Aku azab mereka) yaitu Aku membinasakan mereka karena dosa-dosa yang besar itu (Maka betapa (pedihnya) azab-Ku) yaitu, kamu akan mendengar azab dan pembalasanKu terhadap mereka sangat keras, menyakitkan dan sangat pedih. Qatadah berkata bahwa demi Allah azab Allah itu sangat keras. Firman Allah: (Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka (6)) yaitu sebagaimana ditetapkan perintah azab atas orang-orang kafir dari kalangan umat-umat terdahulu, demikian juga telah ditetapkan juga atas orang-orang yang mendustakan dan menentangmu, wahai Muhammad, dengan cara yang lebih dahsyat dan keras, karena orang yang mendustakanmu, maka tidak ada harapan lagi baginya dengan membenarkan kepada selain dirimu

Sumber: https://tafsirweb.com/8818-surat-al-mumin-ayat-6.html

Informasi

Surat

غافر (Gafir)

Maha Pengampun — 85 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

6 dari 85 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 467

Ruku

Ruku 404

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 94 (187/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4139 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-40