غافر (Gafir)
Per AyatMushaf
يٰقَوْمِ
wahai kaumku
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
هٰذِهِ
ini
الْحَيٰوةُ
kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
مَتَاعٌ
kesenangan
ۖوَّاِنَّ
dan sesungguhnya
الْاٰخِرَةَ
akhirat
هِيَ
itu
دَارُ
tempat/negri
الْقَرَارِ
kekal
﴿٣٩﴾
Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.
4172 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah kenikmatan sesaat bagi manusia, kemudian setelah itu terputus habis, maka janganlah kalian condong kepadanya. Sesungguhnya alam akhirat dengan segala kenikmatannya yang langgeng adalah tempat tinggal di mana kalian akan menetap selamanya di sana. Maka hendaklah kalian mendahulukannya dan beramal untuknya dengan amal-amal shalih yang membuat kalian berbahagia di sana.
Sumber: https://tafsirweb.com/8851-surat-al-mumin-ayat-39.html
Tafsir as-Sa'di
39. “hai kaumku, sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan sementara,” disenangi dan dinikmati hanya sebentar saja, lalu terputus dan sirna. Maka janganlah kalian tertipu atau terpedaya dari tujuan kalian diciptakan. “Dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal”. Yang menjadi tempat tinggal, tempay kedamaian, dan tempat ketentraman.Maka hendaknya kalian mengutamakannya dan melakukan amalan untuknya yang dapat membuat kalian bahagia di dalamnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/8851-surat-al-mumin-ayat-39.html
Tafsir Al-Wajiz
39. “Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kenikmatan sementara yang akan lenyap, adapun akhirat adalah tempat yang kekal dan abadi selamanya
Sumber: https://tafsirweb.com/8851-surat-al-mumin-ayat-39.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 38-40 Orang mukmin berkata itu berkata kepada kaumnya yang membangkang, melampaui batas dan lebih memilih kehidupan dunia dan melupakan Tuhan Yang Maha Mengalahkan dan Maha Tinggi. Jadi dia berkata kepada mereka: (Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar) yaitu tidak sebagaimana yang hal dusta yang dikatakan Fir'aun dalam ucapannya: (dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar) (Surah Ghafir: 29) Kemudian dia menganjurkan mereka untuk bersikap zuhud terhadap dunia yang lebih mereka pilih daripada akhirat, sehingga hal itu menghalangi mereka untuk membenarkan utusan Allah, nabi Musa. jadi dia berkata: (Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara)) yaitu sedikit lagi akan hilang dan fana dalam waktu sebentar, dia akan lenyap dan menyusut (dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah negeri yang kekal) yaitu negeri yang tidak akan lenyap, perpindahan, dan pergi darinya menuju negeri lain, bahkan kepada kenikmatan atau neraka.Oleh karena itu Allah berfirman: (Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu) yaitu, satu yang serupa dengan itu (Dan barang siapa mengerjakan amal yang saleh, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab) yaitu tidak bisa diukur balasannya, bahkan Allah memberinya pahala yang banyak, yang tidak ada putusnya dan tidak ada habisnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/8851-surat-al-mumin-ayat-39.html
Informasi
Surat
غافر (Gafir)
Maha Pengampun — 85 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
39 dari 85 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 471
Ruku
Ruku 408
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 94 (188/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4172 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-40