غافر (Gafir)

Per AyatMushaf
مَنْ
barang siapa
عَمِلَ
berbuat
سَيِّئَةً
kejahatan
فَلَا
maka tidak
يُجْزٰىٓ
ia di beri balasan
اِلَّا
kecuali
مِثْلَهَاۚ
sebanding dengannya
وَمَنْ
dan barang siapa
عَمِلَ
berbuat
صَالِحًا
kebajikan
مِّنْ
barang siapa
ذَكَرٍ
laki-laki
اَوْ
atau
اُنْثٰى
perempuan
وَهُوَ
dan dia
مُؤْمِنٌ
mukmin
فَاُولٰۤىِٕكَ
maka mereka itu
يَدْخُلُوْنَ
mereka masuk
الْجَنَّةَ
surga
يُرْزَقُوْنَ
mereka di beri rezeki
فِيْهَا
di dalamnya
بِغَيْرِ
dengan tanpa
حِسَابٍ
perhitungan
﴿٤٠﴾
Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia akan dibalas sebanding dengan kejahatan itu. Dan barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tidak terhingga.
4173 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Barangsiapa durhaka kepada Allah dalam hidupnya dan menyimpang dari jalan hidayah, maka dia tidak dibalas di akhirat kecuali dengan hukuman yang sesuai dengan kedurhakaannya. Dan barangsiapa menaati Allah dan mengerjakan amal shalih dengan menjalankan perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-laranganNya, baik dia laki-laki atau perempuan, sementara dia beriman kepada Allah dan mentauhidkanNya, maka mereka akan masuk surga, di dalamnya Allah memberi mereka rizki dari buah-buahannya dan kenikmatannya serta kelezatannya tanpa batas.

Sumber: https://tafsirweb.com/8852-surat-al-mumin-ayat-40.html

Tafsir as-Sa'di

40. “Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat” seperti syirik, kefasikan, atau maksiat, “maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatannya itu”. Maksudnya, tidak dibalas kecuali dengan balasan yang membuatnya buruk dan sedih, Karena balasan kejahatan adalah keburukan. “Dan barangsiapa yang mengerjakan amal yang shalih baik laki-laki maupun perempuan”, baik berupa amalan-amalan hati, anggota tubuh, atau ucapan-ucapan lisan, “maka mereka akan masuk syurga, mereka diberi rizki di dalamnya tanpa hisab.” Maksudnya, mereka diberi balasan pahala tanpa batas dan tanpa hitungan, malah ia diberi balasan pahala oleh Allah dengan balasan yang jauh melebihi apa yang bisa dicapai oleh amal-amal mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/8852-surat-al-mumin-ayat-40.html

Tafsir Al-Wajiz

40. Barangsiapa berbuat maksiat di dunia maka tidak akan dihukum kecuali sesuai perbuatannya, itu adalah curahan sifat Adil Allah. Barangsiapa berbuat kebaikan, laki-laki maupun perempuan, dan mereka senantiasa beriman kepada Allah dan rasul-Nya, maka merekalah yang akan masuk surga bukan orang-orang di luar mereka.Di surga, mereka akan diberi kelimpahan rizki yang baik, tanpa ada batas ukuran.

Sumber: https://tafsirweb.com/8852-surat-al-mumin-ayat-40.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 38-40 Orang mukmin berkata itu berkata kepada kaumnya yang membangkang, melampaui batas dan lebih memilih kehidupan dunia dan melupakan Tuhan Yang Maha Mengalahkan dan Maha Tinggi. Jadi dia berkata kepada mereka: (Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar) yaitu tidak sebagaimana yang hal dusta yang dikatakan Fir'aun dalam ucapannya: (dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar) (Surah Ghafir: 29) Kemudian dia menganjurkan mereka untuk bersikap zuhud terhadap dunia yang lebih mereka pilih daripada akhirat, sehingga hal itu menghalangi mereka untuk membenarkan utusan Allah, nabi Musa. jadi dia berkata: (Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara)) yaitu sedikit lagi akan hilang dan fana dalam waktu sebentar, dia akan lenyap dan menyusut (dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah negeri yang kekal) yaitu negeri yang tidak akan lenyap, perpindahan, dan pergi darinya menuju negeri lain, bahkan kepada kenikmatan atau neraka.Oleh karena itu Allah berfirman: (Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu) yaitu, satu yang serupa dengan itu (Dan barang siapa mengerjakan amal yang saleh, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab) yaitu tidak bisa diukur balasannya, bahkan Allah memberinya pahala yang banyak, yang tidak ada putusnya dan tidak ada habisnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/8852-surat-al-mumin-ayat-40.html

Informasi

Surat

غافر (Gafir)

Maha Pengampun — 85 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

40 dari 85 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 471

Ruku

Ruku 408

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 94 (188/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4173 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-40