غافر (Gafir)
Per AyatMushaf
اَللّٰهُ
Allah
الَّذِيْ
yang
جَعَلَ
menjadikan
لَكُمُ
bagi kalian
الْاَرْضَ
bumi
قَرَارًا
tempat menetap
وَّالسَّمَاۤءَ
dan langit
بِنَاۤءً
atap
وَّصَوَّرَكُمْ
dan Dia membentuk kamu
فَاَحْسَنَ
lalu Dia membaguskan
صُوَرَكُمْ
bentuk/rupamu
وَرَزَقَكُمْ
dan Dia memberimu rezeki
مِّنَ
dari
الطَّيِّبٰتِ
yang baik-baik
ۗذٰلِكُمُ
demikian itu
اللّٰهُ
Allah
رَبُّكُمْ
Tuhan kalian
ۚ
فَتَبٰرَكَ
Maha Suci
اللّٰهُ
Allah
رَبُّ
Tuhan
الْعٰلَمِيْنَ
semesta alam
﴿٦٤﴾
Allah-lah yang menjadikan bumi untukmu sebagai tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentukmu lalu memperindah rupamu serta memberimu rezeki dari yang baik-baik. Demikianlah Allah, Tuhanmu, Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.
4197 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah Yang menciptakan bumi untuk kalian agar kalian bisa tinggal di atasnya, Allah memudahkan untuk kalian menetap di atasnya, Dia juga menjadikan langit sebagai atap bagi bumi, di sana Allah menebarkan tanda-tanda yang membimbing, Dia menciptakan kalian dalam bentuk paling sempurna dan penciptaan paling bagus, Dia melimpahkan karunianya kepada kalian dengan rizki yang halal, makanan dan minuman yang lezat, yang memberi kalian nikmat-nikmat tersebut adalah Allah, Tuhan kalian, kebaikanNya melimpah, begitu juga karunia dan berkahNya, Mahasuci dari segala apa yang tidak layak bagiNya, Dia adalah Tuhan seluruh makhluk.
Sumber: https://tafsirweb.com/8876-surat-al-mumin-ayat-64.html
Tafsir as-Sa'di
64. “Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu sebagai tempat menetap” maksudnya, diam, tenang lagi disiapkan segala kemaslahat kalian, kalian dapat menyangkulnya, menanam tanaman di atasnya, membuat bangunan di atasnya, bepergian jauh dan tinggal padanya, “dan langit sebagai atap” yakni, atap bagi bumi yang mana kalian berada di dalamnya. Dan Allah telah menjadikan di dlamnya apa-apa yang kalian dapat manfaatkan, seperti berbagai cahaya dan tanda-tanda (bintang-bintang) yang dapat dijadikan sebagai petunjuk dalam kegelapan di darat dan di lautan. “Dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu.” Tidak ada pada jenis hewan yang lebih indah bentuknya dan rupanya daripada manusia, sebagaimana Allah firmankan, “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (At-Tin :4) Jika anda ingin mengetahui keindahan rupa manusia dan kesempurnaan kebijaksanaan Allah padanya, maka lihatlah pada tiap-tiap anggota tubuhnya satu persatu. Apakah Anda menemukan salah satu dari anggota tubuh Anda yang sangat serasi dengannya dan pantas untuk ditempatkan bukan pada tempatnya?Dan cobalah perhatikan juga kecenderungan yang ada di dalam hati hewan-hewan itu, apakah Anda menjumpai pada selain manusia? Dan perhatikanlah pula keistimewaan yang Allah anugrahkan kepadanya, seperti akal, iman, rasa cinta, dan ma’rifat yang merupakan sifat-sifat yang terbaik yang hanya pantas untuk bentuk yang paling indah. “serta memberi rizki kamu dengan sebagian yang baik-baik.” Ini mencakup segala rizki yang baik dari makanan, minuman, perkawinan, pakaian, penglihatan dan pendengaran serta berbagai kebaikan lainnya yang Allah mudahkan bagi hamba-hambaNya dan gampangkan sebab-sebabnya, dan Dia cegah mereka dari hal-hal yang keji yang berlawanan dengannya dan membahayakan fisik, jiwa dan agama mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8876-surat-al-mumin-ayat-64.html
Tafsir Al-Wajiz
64. Hanya Allahlah Dzat yang menciptakan bumi sebagai tempat tinggal untuk kalian dan langit yang dibangun dengan penuh akurasi. Dia juga menciptakan kalian dengan bentuk paling baik dan memberi kalian rejeki yang baik dan lezat.Dzat yang Maha Pencipta lagi Maha Pemberi Rejeki itu adalah Allah, Tuhan kalian. Maha Suci Allah, Tuhan seluruh makhluk.
Sumber: https://tafsirweb.com/8876-surat-al-mumin-ayat-64.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 61-65 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menyebutkan karuniaNya kepada para hambaNya, bahwa Dia telah menjadikan bagi mereka malam yang mereka jadikan sebagai waktu untuk mereka istirahat dan menenangkan diri setelah menjalani kesibukan mencari penghidupan di siang hari. Dan Dia menjadikan siang terang agar mereka melakukan kegiatan padanya seperti bepergian, bekerja, dan kegiatan-kegiatan lain (Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur) yaitu tidak melakukan perbuatan untuk mensyukuri nikmat-nikmat Allah kepada mereka. Kemudian Allah berfirman: (Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia) yaitu melakukan segala sesuatu itu adalah Allah Yang Maha Esa, Pencipta segala sesuatu, yang tidak ada Tuhan dan Rabb selain Dia (maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan) yaitu, bagaimana bisa kalian menyembah selainNya, yaitu berhala-berhala yang tidak menciptakan sesuatu pun, bahkan mereka diciptakan dan dipahat?Firman Allah: (Seperti demikianlah dipalingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah (63)) yaitu sebagaimana tersesat dengan menyembah selain Allah. Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka dipalingkan sehingga mereka menyembah kepada selain Allah tanpa dalil dan bukti, melainkan hanya berdasarkan kebodohan dan hawa nafsu. Mereka mengingkari hujjah-hujjah dan ayat-ayat Allah.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap) yaitu Dia menjadikannya bagi kalian sebagai tempat menetap yang terhampar sehingga kalian bisa hidup dan berkegiatan padanya. Kalian bisa berjalan di segala penjurunya, lalu Dia memancangkan gunung-gunung padanya agar tidak mengguncang kalian (dan langit sebagai atap) yaitu atap bagi alam semesta dan terpelihara (dan membentuk kamu, lalu membaguskan rupamu) yaitu, Dia menciptakan kalian dalam bentuk yang paling baik dan menganugerahkan rupa yang paling bagus dalam penampilan yang paling indah (serta memberi rezeki kepadamu dengan sebagian yang baik-baik) yaitu berupa berbagai macam makanan dan minuman di dunia. Disebutkan bahwa Dia telah menciptakan tempat tinggal, penduduk, dan rezeki.Maka Dia adalah Dzat yang Maha Pencipta dan Maha Pemberi rezeki, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam surah Al-Baqarah: (Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa (21) Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui (22)) (Surah Al-Baqarah) Allah سبحانه وتعالى berfirman disini setelah Dia menciptakan segala sesuatu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan alam semesta) yaitu, Maha Tinggi dan Maha Suci Allah, Tuhan alam semesta.Kemudian Allah berfirman: (Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia) yaitu Dialah Dzat yang Maha Hidup sejak zaman azali dan selama-lamanya, Dialah Dzat yang Maha Pertama dan Maha Terakhir, yang Maha Jelas dan Maha Tersembunyi (tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia) yaitu tidak ada tandingan dan saingan bagiNya (maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadah kepada-Nya) yaitu dengan mengesakanNya dan mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta.Diriwayatkan dari Mujahid, dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa barangsiapa berkata "Tidak ada Tuhan selain Allah", lalu berkata "Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta". Demikian itu berdasarkan firman Allah: (maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadah kepadaNya. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta)
Sumber: https://tafsirweb.com/8876-surat-al-mumin-ayat-64.html
Informasi
Surat
غافر (Gafir)
Maha Pengampun — 85 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
64 dari 85 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 474
Ruku
Ruku 410
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 95 (189/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4197 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-40