فصّلت (Fussilat)
Per AyatMushaf
وَاَمَّا
dan adapun
ثَمُوْدُ
Tsamud
فَهَدَيْنٰهُمْ
maka Kami beri petunjuk mereka
فَاسْتَحَبُّوا
maka (tetapi) mereka menyukai
الْعَمٰى
buta
عَلَى
daripada
الْهُدٰى
petunjuk
فَاَخَذَتْهُمْ
maka menyambar mereka
صٰعِقَةُ
petir
الْعَذَابِ
azab
الْهُوْنِ
yang menghinakan
بِمَا
dengan apa
كَانُوْا
adalah mereka
يَكْسِبُوْنَ
mereka kerjakan
ۚ
﴿١٧﴾
Dan adapun kaum Samud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
4235 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sedangkan Tsamud, kaum Shaleh, maka Kami menjelaskan kepada mereka jalan kebenaran dan jalan yang lurus, namun mereka memilih kesesatan di atas petunjuk, maka halilintar yang menghinakan membinasakan mereka disebabkan dosa-dosa yang mereka lakukan dan kekafiran mereka kepada Allah dan pendustaan mereka terhadap utusan-utusan Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/8999-surat-fussilat-ayat-17.html
Tafsir as-Sa'di
17. “Dan adapun kaum tsamud”, mereka adalah suku yang sangat terkenal, mereka mendiami daerah al-hijr dan sekitarnya. Kepada mereka Allah mengutus Nabi Shaleh yang mengajak mereka untuk bertauhid, mengesakan Allah dan mencegah mereka dari perbuatan-perbuatan mepersekutukanNya. Dan Allah mendatangkan kepada mereka seekor untu betina sebagai bukti yang sangat agung, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan mereka mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari tertentu.Mereka minum susunya satu hari dan minum air biasa satu hari, dan mereka tidak memberinya makan apa-apa, melainka ia mencari makanan sendiri di bumi Allah. Maka darri itu Allah berfirman, “Dab adapun kaum Tsamud, mereka telah Kami beri petunjuk,” Mkasudnya, petunjuk penjelasan.Kenapa mereka yang disebutkan secara khusus di dalam ayat ini, padahal seluruh umat yang dibinasakan telah ditegakkan hujjah dan penjelasan terhadap mereka, hal itu kaena mukjizat yang diberikan kepada kaumTsamud adalah mukjizat yang luar bisa, dilihat oleh anak-anak dan orang dewasa mereka, yang laki-laki maupun yang peempuan. Dan ayat itu adalah ayat yang sangat jelas sekali. Maka dari itu Allah mengistimewakan mereka dengan tambahan penjelasan dan petunjuk.Akan tetapi karena kezhaliman dan kejahat mereka, maka mereka lebih mencintai “kebutaan” yakni kekafiran dan kesesata “dari pada petunjuk” yaitu ilmu dan iman. Maka mereka dilanda “azab” disebabkan apa yang telah mereka kerjakan, bukan karena kezhaliman Allah terhadap mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8999-surat-fussilat-ayat-17.html
Tafsir Al-Wajiz
17. Adapun kaum Tsamud yang merupakan kaumnya nabi Shalih, kami menjelaskan kepada mereka tentang jalan petunjuk, jalan kebaikan, dan keberhasilan. Kami juga memperkenalkan kepada mereka jalan keburukan dengan mengutus rasul dan menjelaskan hujjah-hujjah dan dalil.Akan tetapi mereka lebih memilih kekufuran daripada keimanan. Lalu kami memasukkan mereka ke dalam neraka yang menghancurkan mereka dengan seketika akibat kekufuran dan pendustaan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8999-surat-fussilat-ayat-17.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 13-18 Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mendustakan kebenaran yang kamu sampaikan kepada mereka, bahwa jika kalian berpaling dari apa yang aku sampaikan kepada kalian dari sisi Allah, maka sesungguhnya aku memperingatkan kalian tentang turunnya azab Allah atas kalian, sebagaimana yang telah menimpa umat-umat terdahulu yang telah mendustakan para rasul" ((yaitu) petir seperti petir yang menimpa kaum 'Ad dan kaum Tsamud) yaitu orang yang bentuknya seperti keduanya dan melakukan sesuatu seperti keduanya (Ketika rasul-rasul datang kepada mereka dari depan dan dari belakang mereka) sebagaimana firmanNya: (Dan ingatlah (Hud) saudara kaum 'Ad yaitu ketika dia memberi peringatan kepada kaumnya di Al-Ahqaf dan sesungguhnya telah terdahulu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan sesudahnya) (Surah Al-Ahqaf: 21) yaitu di kota-kota yang bersebelahan di negeri mereka.Allah mengutus para rasul kepada mereka, memerintahkan kepada mereka untuk menyembah hanya kepada Allah dan tidak ada sekutu bagiNya, seraya membawa berita gembira dan membawa peringatan. Mereka mengambil pelajaran dari apa yang ditimpakan Allah kepada musuh-musuhNya, yaitu azab yang membinasakan, dan tidakkah mereka mengambil pelajaran dari apa yang dianugerahkan Allah kepada kekasih-kekasihNya, yaitu berupa kenikmatan? Tetapi sekalipun demikian, mereka tidak beriman dan tidak membenarkan, bahkan mereka mendustakan, mengingkarinya, dan mereka berkata: (Kalau Tuhan kami menghendaki, tentu Dia akan menurunkan malaikat-malaikat-Nya) yaitu seandainya Allah mengutus para rasul, maka mereka terdiri dari para malaikat dari sisiNya, bukan manusia (maka sesungguhnya kami kafir kepada wahyu yang kamu diutus menyampaikannya) yaitu wahai manusia (yang kafir) yaitu kami tidak akan mengikuti kalian karena kalian adalah manusia seperti kami.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Adapun kaum 'Ad, maka mereka menyombongkan diri di muka bumi) yaitu, mereka sewenang-wenang, melampaui batas, dan durhaka (dan mereka berkata, "Siapakah yang lebih besar kekuatannya daripada kami?”) yaitu mereka dianugerahi tubuh yang besar dan kuat sehingga mereka meyakini bahwa mereka dapat menolak azab Allah dengan hal itu (Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka?) yaitu apakah mereka tidak memikirkan siapa yang mereka tantang itu, sesungguhnya Dia Maha Agung yang telah menciptakan segala sesuatu dan telah memberikan segala kekuatan yang diperlukan oleh segala sesuatu itu? Sesungguhnya azabNya amat keras, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya (47)) (Surah Adz-Dzariyat) Mereka menantang Dzat yang Maha Mengalahkan dengan memusuhiNya dan mengingkari ayat-ayatNya serta durhaka kepada para rasulNya.Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka Kami meniupkan angin yang amat gemuruh kepada mereka) Sebagian ulama berkata bahwa angin itu sangat kuat tiupannya Firman Allah سبحانه وتعالى: (dalam beberapa hari yang sial) yaitu, terus-menerus, sebagaimana firmanNya (selama tujuh malam dan delapan hari secara terus-menerus) (Surah Al-Haqqah: 7) dan (pada hari nahas (sial) yang terus-menerus) (Surah Al-Qamar: 19) yaitu azab mulai menimpa mereka di hari yang sial itu, kemudian kesialan terus-menerus menimpa mereka selama tujuh malam dan delapan hari secara terus-menerus, akhirnya binasalah mereka semuanya tanpa ada seorang pun yang tersisa.Azab yang menghinakan ini menimpa mereka di dunia dan terus disambung dengan azab di akhirat. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan) yaitu lebih menghinakan bagi mereka (sedangkan mereka tidak diberi pertolongan) yaitu di akhirat sebagaimana mereka tidak diberi pertolongan di dunia, maka tidak ada seorangpun yang dapat menolong mereka dari azab dan pembalasan Allah. Firman Allah: (Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk) Ibnu Abbas, Abu Al-’Aliyah, Sa'id bin Jubair, Qatadah, As-Suddi, dan Ibnu Zaid berkata bahwa maknannya adalah Kami menjelaskan kepada mereka. (tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) daripada petunjuk itu) yaitu Kami memperlihatkan, menjelaskan, dan menerangkan kebenaran kepada mereka melalui lisan nabi mereka, yaitu nabi Shalih, tetapi mereka menentang, mendustakan, dan menyembelih unta betina Allah yang Dia jadikan sebagai tanda dan bukti yang membenarkan nabi mereka (maka mereka disambar petir azab yang menghinakan) Allah menimpakan kepada mereka teriakan yang mengguntur, sebagai azab dan pembalasan Allah yang menghinakan mereka (disebabkan apa yang telah mereka kerjakan) yaitu karena mereka mendustakan dan ingkar (Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman) yaitu dari kalangan mereka, sehingga mereka tidak terkena azab yang menimpa kaumnya sedikit pun, bahkan Allah سبحانه وتعالى menyelamatkan mereka bersama nabi mereka, Shalih karena keimanan dan ketakwaan mereka kepada Allah سبحانه وتعالى
Sumber: https://tafsirweb.com/8999-surat-fussilat-ayat-17.html
Informasi
Surat
فصّلت (Fussilat)
Yang Dijelaskan — 54 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
17 dari 54 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 478
Ruku
Ruku 414
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 96 (191/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4235 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-41