فصّلت (Fussilat)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak ada
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَسْتَتِرُوْنَ
kamu bersembunyi
اَنْ
untuk
يَّشْهَدَ
menyaksikan
عَلَيْكُمْ
atas kalian
سَمْعُكُمْ
pendengaranmu
وَلَآ
dan tidak
اَبْصَارُكُمْ
penglihatanmu
وَلَا
dan tidak
جُلُوْدُكُمْ
kulit-kulitmu
وَلٰكِنْ
akan tetapi
ظَنَنْتُمْ
kamu mengira
اَنَّ
untuk
اللّٰهَ
Allah
لَا
tidak
يَعْلَمُ
mengetahui
كَثِيْرًا
kebanyakan
مِّمَّا
dari apa
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
﴿٢٢﴾
Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu ) bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.
4240 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

22-23. Kalian tidak bersembunyi saat melakukan kemaksiatan-kemaksiatan karena takut bila pendengaran, penglihatan dan kulit kalian akan bersaksi memberatkan kalian di Hari Kiamat. Akan tetapi kalian mengira dengan melakukan kemaksiatan-kemaksiatan bahwa Allah tidak mengetahui banyak dari amal-amal perbuatan kalian yang dengannya kalian mendurhakaiNya.Itulah dugaan buruk kalian yang kalian sangkakan terhadap Tuhan kalian, ia mencelakakan kalian dan membuat kalian masuk neraka, maka di hari ini kalian termasuk orang-orang yang merugi pada diri dan keluarga mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/9004-surat-fussilat-ayat-22.html

Tafsir as-Sa'di

22. “kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu yang melawanmu,” artinya, kalian sekali-kali tidak akan bisa bersembunyi dari persaksian anggota tubuh kalian yang melawan kalian dan kalian tidak akan dapat menghindarinya, “bahwa kamu mengira,” dengan kelancangan kalian melakukan maksiat-maksiat, “bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan,” maka dari itu lahirlah apa yang telah lahir dari perbuatan kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/9004-surat-fussilat-ayat-22.html

Tafsir Al-Wajiz

22. Kalian tidak bisa menutup-nutupi dan menyembunyikan perbuatan keji saat seluruh anggota tubuh bersaksi untuk kalian pada hari kiamat. Akan tetapi kalian bersaksi bahwa sesungguhnya Allah tidak mengetahui banyak tentang perbuatan kalian yang berupa kemaksiatan, sehingga kalian berani mengerjakannya.Ini, bisa jadi ucapan anggota tubuh, kalam Allah atau ucapan malaikat. Ayat ini diturunkan untuk tiga orang Quraisy yang saling bertanya-tanya bahwa Allah mendengar ucapan mereka. Salah satu mereka berkata: “Jika kami mengeraskan suara kami, Dia bisa mendengarnya, namun jika kami tidak mengeraskan suara, maka Dia tidak akan bisa mendengarnya” Kemudian yang lainnya berkata: “Jika Dia bisa mendengar sedikit suara kami, tentu Dia bisa mendengar seluruh ucapan kami”

Sumber: https://tafsirweb.com/9004-surat-fussilat-ayat-22.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 19-24 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan (ingatlah) hari (ketika) musuh-musuh Allah digiring ke dalam neraka, lalu mereka dikumpulkan (semuanya) (19)) yaitu, sebutkanlah kepada orang-orang musyrik itu pada hari ketika mereka dikumpulkan di dalam neraka. yakni malaikat Zabaniyah mengumpulkan mereka dari yang pertama hingga yang terakhir, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga (86)) (Surah Maryam) yaitu dalam keadaan kehausan.Firman Allah: (Sehingga apabila mereka sampai ke neraka) yaitu mereka berdiri di pinggirnya (pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan) yaitu, amal perbuatan mereka di masa lalu dan yang akan datang, tidak ada sesuatupun yang tersembunyi dariNya (Dan mereka berkata kepada kulit mereka,, "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?”) yaitu, mereka mencela anggota tubuh dan kulit mereka karena semuanya bersaksi terhadap diri mereka. Maka pada saat itu semua anggota tubuh mereka menjawab: (Kulit mereka menjawab, "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dialah yang menciptakan kamu pada yang pertama kali) yaitu Dia tidak dapat ditentang, tidak dapat dicegah, dan hanya kepadaNya kalian dikembalikan Diriwayatkan dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa pada suatu hari Rasulullah ﷺ kelihatan tertawa dan tersenyum, lalu beliau ﷺ bersabda,"Tidakkah kalian menanyakan kepadaku mengapa aku tertawa?" Mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, mengapa engkau tertawa?" Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku merasa heran dengan bantahan seseorang hamba terhadap Tuhannya di hari kiamat. Hamba itu berkata,"Ya Tuhanku, bukankah Engkau telah berjanji kepadaku bahwa Engkau tidak akan berbuat zalim terhadap diriku?" Tuhan menjawab, "Benar.” Hamba itu berkata,"Sesungguhnya aku tidak mau menerima saksi terhadap diriku kecuali dari diriku” Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Bukankah sudah cukup Aku sebagai saksi dan para malaikat yang mencatat amal perbuatan?” beliau bersabda,”Ini diulangi berkali-kali” Kemudian dikuncilah mulut hamba itu dan semua anggota tubuhnya berkata tentang apa yang dilakukan.Maka hamba itu berkata"Celaka dan siallah kalian semua, dahulu aku membelamu" Firman Allah: (Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu) yaitu seluruh anggota tubuh, dan kulit mereka berkata kepada mereka saat mereka mencelanya karena bersaksi terhadap mereka, "Mengapa kalian menyembunyikan dari kami apa yang telah kalian perbuat. Bahkan kalian terang-terangan melakukan kekafiran dan durhaka kepada Allah, sedangkan kalian tidak mempedulikanNya, sesuai dugaan kalian, mengingat kalian tidak meyakini bahwa Dia mengetahui semua perbuatan kalian" Oleh karena itu mereka berkata: (bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan (22) Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka terhadap Tuhanmu, prasangka itu telah membinasakan kamu) yaitu sangkaan yang rusak ini adalah keyakinan kalian, karena kalian meyakini bahwa Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kalian perbuat yang merusak dan membinasakan diri kalian di hadapan Tuhan kalian (maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi) yaitu di tempat pemberhentian di hari kiamat, kalian merugikan diri kalian sendiri dan keluarga kalian. Firman Allah: (Jika mereka bersabar (menderita azab), maka nerakalah tempat diam mereka; dan jika mereka mengemukakan alasan-alasan, maka tidaklah mereka termasuk orang-orang yang diterima alasannya (24)) yaitu sama saja bagi mereka apakah mereka tahan atau tidak tahan berada di dalam neraka, tidak ada jalan keluar bagi mereka darinya.Jika mereka mengemukakan alasannya, maka tidak ada suatu alasan pun dari mereka yang diterima, dan tidak ada suatu hambatan yang dilenyapkan bagi mereka. Ibnu Jarir berkata tentang makna firmanNya: (dan jika mereka mengemukakan alasan-alasan) yaitu mereka meminta agar dikembalikan ke dunia, maka tidak ada jawaban bagi permintaan mereka. Ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى memberitahukan keadaan mereka: (Mereka berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat (106) Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim” (107) Allah berfirman, "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku” (108)) (Surah Al-Mu’minun)

Sumber: https://tafsirweb.com/9004-surat-fussilat-ayat-22.html

Informasi

Surat

فصّلت (Fussilat)

Yang Dijelaskan — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

22 dari 54 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 479

Ruku

Ruku 415

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 96 (191/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4240 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-41