فصّلت (Fussilat)

Per AyatMushaf
وَمِنْ
dan dari
اٰيٰتِهٖٓ
tanda-tanda-Nya
اَنَّكَ
bahwasanya kamu
تَرَى
melihat
الْاَرْضَ
bumi
خَاشِعَةً
tandus
فَاِذَآ
maka apabila
اَنْزَلْنَا
Kami turunkan
عَلَيْهَا
atasnya
الْمَاۤءَ
air
اهْتَزَّتْ
ia bergerak
وَرَبَتْۗ
dan berkembang
اِنَّ
sesungguhnya
الَّذِيْٓ
yang
اَحْيَاهَا
menghidupkannya
لَمُحْيِ
tentu dapat menghidupkan
الْمَوْتٰى
yang mati
ۗاِنَّهٗ
sesungguhnya Dia
عَلٰى
atas
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
قَدِيْرٌ
Maha Kuasa
﴿٣٩﴾
Dan sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya, engkau melihat bumi itu kering dan tandus, tetapi apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
4257 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Diantara tanda-tanda keesaan dan Kuasa Allah adalah bahwa kamu melihat bumi kering dan tidak ada tanaman padanya, lalu bila Kami menurunkan hujan atasnya, maka kehidupan pun menggeliat padanya, ia bergerak dengan tumbuhnya pohon-pohon yang membesar dan meninggi. Sesungguhnya Allah Yang menghidupkan bumi setelah kegersangannya ini juga berkuasa menghidupkan makhluk setelah kematian mereka. Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.Maka sebagaimana tidak ada yang mampu melemahkan kuasa Allah dalam menumbuhkan bumi yang mati, maka tidak ada yang mampu melemahkan kuasa-Nya untuk menghidupkan orang-orang yang sudah mati.

Sumber: https://tafsirweb.com/9021-surat-fussilat-ayat-39.html

Tafsir as-Sa'di

39. “Dan di antara tanda-tandaNya” yang membuktikan kemahasempurnaan KuasaNya dan KeesaanNya dalam kerajaan, mengatur dan wahdaniyyah adalah “bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus” tidak ada tumbuh-tumbuhannya “maka apabila Kami turunkan air di atasnya” maksudnya hujan “niscaya ia bergerak”. Artinya bergerak mengeluarkan tumbuh-tumbuhan “dan subur” menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang subur, sehingga dengannya hiduplah manusia dan daerah itu. “sesungguhnya Yang menghidupkannya” sesudah kematian dan ketandusannya “tentu dapat menghidupkan yang mati” dari dalam kubur mereka pada hari kebangkita mereka “sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” Sebagaimana kekuasaanNya tidak susah untuk menghidupkan tanah setelah ketandusannya, maka demikian pula tidak susah bagiNya untuk menghidupkan orang-orang yang sudah mati.

Sumber: https://tafsirweb.com/9021-surat-fussilat-ayat-39.html

Tafsir Al-Wajiz

39. Di antara bukti-bukti kekuasaan Allah atas adanya hari kebangkitan yaitu bahwa sesungguhnya kamu dapat melihat bumi yang gersang tidak ada tumbuhan, lalu ketika Kami menurunkan hujan, maka bumi itu menggerakkan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan (gambaran bumi yang mengembangkan tumbuhan ini adalah gambaran proses penghidupan). Sesungguhnya Dzat yang menghidupkannya dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan itu juga menghidupkan kematian pada hari kiamat dengan pembangkitan.Sesungguhnya Dia Maha berkuasa atas segala sesuatu termasuk menghidupkan dan mematikan.Tidak ada yang dapat melemahkannya sekalipun.

Sumber: https://tafsirweb.com/9021-surat-fussilat-ayat-39.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 37-39 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingatkan makhlukNya atas kekuasaanNya dan bahwa Dia itu tidak ada tandingan bagiNya, serta Maha Kuasa terhadap apa yang Dia kehendaki (Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan) yaitu Dialah yang menciptakan malam dengan kegelapannya, siang dengan cahayanya, sedangkan keduanya silih berganti tanpa henti, serta matahari dengan cahayanya yang terang, dan bulan dengan sinarnya, serta menetapkan tempat-tempatnya di garis edarnya dan perbedaan perjalanannya di langit agar dapat diketahui lamanya malam dan siang hari, minggu, bulan, dan tahun. Maka dapat dijelaskan pemecahan hak-hak, waktu-waktu ibadah dan bermuamalah. Kemudian mengingat matahari dan bulan merupakan dua benda langit yang terlihat lebih jelas daripada bumi di alam atas dan alam bawah, maka Allah mengingatkan kepada manusia bahwa keduanya adalah hamba Allah juga yang berada di bawah pengaturan dan kekuasaanNya.Jadi Allah berfirman: (Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang Menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah) yaitu janganlah kalian menyekutukanNya, karena tidak ada manfaat bagi kalian penyembahan kalian kepadaNya bersama penyembahan kepada selainNya.Sesungguhnya Dia tidak mengampuni jika Dia dipersekutukan. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Jika mereka menyombongkan diri) yaitu dari menyembah hanya kepadaNya, dan menolak hal itu selain menyekutukanNya dengan yang selain Dia (maka mereka yang di sisi Tuhanmu) yaitu para malaikat (bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedangkan mereka tidak jemu-jemu) sebagaimana firmanNya: (Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya) (Surah Al-An'am: 89) Firman Allah: (Dan sebagai tanda-tanda kekuasaanNya) menunjukkan atas kekuasaanNya untuk mengembalikan orang-orang mati (bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus) yaitu tandus tidak ada tanamannya, bahkan kering (maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur) yaitu mengeluarkan semua tanaman yang beragam warna dan buah-buahan (Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)

Sumber: https://tafsirweb.com/9021-surat-fussilat-ayat-39.html

Informasi

Surat

فصّلت (Fussilat)

Yang Dijelaskan — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

39 dari 54 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 481

Ruku

Ruku 417

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 96 (192/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4257 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-41