الشورى (Asy-Syura)
Per AyatMushaf
وَتَرٰىهُمْ
dan kamu akan melihat
يُعْرَضُوْنَ
mereka dihadapkan
عَلَيْهَا
atasnya(neraka)
خٰشِعِيْنَ
keadaan tunduk
مِنَ
dari pada
الذُّلِّ
rendah/hina
يَنْظُرُوْنَ
mereka melihat
مِنْ
dari pada
طَرْفٍ
pandangan mata
خَفِيٍّۗ
tersembunyi
وَقَالَ
dan berkata
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْٓا
beriman
اِنَّ
sesungguhnya
الْخٰسِرِيْنَ
orang-orang yang merugi
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
خَسِرُوْٓا
mereka merugi
اَنْفُسَهُمْ
diri mereka
وَاَهْلِيْهِمْ
dan keluarga mereka
يَوْمَ
pada hari
الْقِيٰمَةِ
kiamat
ۗ
اَلَآ
ingatlah
اِنَّ
sesungguhnya
الظّٰلِمِيْنَ
orang-orang yang zalim
فِيْ
dalam
عَذَابٍ
azab
مُّقِيْمٍ
kekal
﴿٤٥﴾
Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tertunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.” Ingatlah, sesungguhnya orang-orang zalim itu berada dalam azab yang kekal.
4317 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kamu akan melihat (wahai rasul) orang-orang zhalim itu akan digiring menuju api neraka dalam keadaan hina dan rendah, mereka melihat api neraka dengan pandangan tertunduk penuh kelemaha karena ketakutan yang hebat dan kehinaan. Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNYa berkata di dalam surga ketika mereka melihat kerugian yang menimpa orang-orang kafir, ”sesungguhnya orang-orang yang benar-benar merugi adalah orang-orang yang merugikan diri dan keluarganya di hari kiamat dengan masuk kedalam neraka.” ketahuilah bahwa orang-orang zhalim di hari kiamat berada dalam azab yang abdi, tidak terputus dan tidak berhenti.
Sumber: https://tafsirweb.com/9135-surat-asy-syura-ayat-45.html
Tafsir as-Sa'di
45. “dan kamu akan melihat meeka dihidupkan kepadanya,” maksudnya, kepada neraka “dalam keadaan tunduk karena terhina,” yakni, kamu lihat badan meReka tunduk karena kehinaan yang ada dalam hati mereka, ”mereka melihat dengan pandangan yang lesu,” maksudnya, melihat ke neraka dengan lirikan dan sudut mata karena sangat ketakutan. “dan orang-orang yang beriman berkata,” saat tampak semua akhir kesudahan manusia dan sudah terpisah dengan jelas orang-orang yang jujur dari yang lainnya,”sesungguhnya orang-orang yang merugi” yang sebenarnya ”ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan keluarga mereka pada hari Kiamat,”dimana mereka telah merugikan diri mereka sendiri akan pahala yang sangat menyakitkan,dan mereka dipisahkan dari keluarga mereka sehingga meeka tidak dapat berkumpul bersama sepanjang hukuman yang mereka alami. “ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zhalim,” terhadap mereka dengan melakukan kekufuran dan berbagai maksiat, ”berada dalam azab yang kekal,” didasarnya dan di tengah-tengahnya, tenggelam di dalamnya, tidak akan dikeluarkan darinya selama-lamanya, dan tidak pula dikurangi sedikitpun dari mereka, sedangkan mereka berputus asa di dalamnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9135-surat-asy-syura-ayat-45.html
Tafsir Al-Wajiz
45. Wahai rasul, kamu juga akan melihat orang-orang zalim tertunduk ketakutan saat ditunjukkan neraka karena mereka akan mendapati kerendahan dan kehinaan. Mereka melihat neraka menggunakan iris (selaput pelangi mata) mereka, seraya menyembunyikan sebagian besar bagian matanya karena ketakutan yang amat sangat besar.Orang-orang mukmin berkata: “Sesungguhnya orang-orang yang benar-benar rugi adalah mereka yang mencelakakan diri dan keluarga mereka dengan menyuguhkannya kepada azab abadi di neraka pada hari kiamat. Ingatlah sesungguhnya orang-orang zalim itu berada dalam azab pedih yang menyakitkan”. {Alaa} untuk memberi peringatan pendengar agar berangan-angan tentang sesuatu setelahnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9135-surat-asy-syura-ayat-45.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 44-46 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang DzatNya yang Maha Mulia, bahwa apa yang Dia kehendaki pasti ada, tidak ada seorangpun yang bisa menghalangiNya; apa yang tidak Dia kehendaki pasti tidak ada, dan tidak ada seorangpun yang dapat mengadakannya. Dan bahwa siapa saja yang Dia beri petunjuk, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya. dan siapa saja yang Dia sesatkan, maka tidak ada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk. Sebagaimana Allah berfirman: (dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya) (Surah Al-Kahfi: 17) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan keadaan orang-orang zalim, yaitu mereka yang menyekutukan Allah (ketika mereka melihat azab) yaitu pada hari kiamat.Maka mereka berangan-angan untuk dapat kembali ke dunia (mereka berkata, "Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia)?”) sebagaimana Allah berfirman: (Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata, "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman” (27) Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya.Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka (28)) (Surah Al-An'am) Firman Allah: (Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka) yaitu di hadapan neraka (dalam keadaan tunduk karena (merasa) hina) yaitu sesuatu yang menimpa mereka akibat perbuatan yang telah mereka lakukan berupa perbuatan-perbuatan durhaka terhadap Allah سبحانه وتعالى (mereka melihat dengan pandangan yang lesu) Mujahid berkata bahwa maknanya adalah yang hina, yakni mereka melihat neraka dengan sekilas karena takut kepadanya. dan apa yang mereka takuti pasti terjadi menimpa mereka.Hal itu yang sangat ditakuti diri mereka, semoga Allah melindungi kita dari hal itu. (Dan orang-orang yang beriman berkata) yaitu mereka berkata di hari kiamat (Sesungguhnya orang-orang yang merugi) yaitu, kerugian yang paling besar (ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan (kehilangan) keluarga mereka pada hari kiamat) yaitu mereka dibawa ke neraka dan lenyaplah kesenangan mereka di alam keabadian, dan mereka mengalami kerugian. Dipisahkan antara mereka dan kekasih-kekasih mereka, teman-teman mereka, keluarga dan kerabat mereka, sehingga merasa kehilangan mereka (Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal) yaitu yang abadi dan selamanya, tidak ada jalan keluar bagi mereka dari neraka. Firman Allah سبحانه وتعالى (Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah) yaitu menyelamatkan mereka dari azab dan siksaan yang mereka alami (Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidaklah ada baginya sesuatu jalan pun (untuk mendapat petunjuk)) yaitu, tidak ada jalan keluar baginya
Sumber: https://tafsirweb.com/9135-surat-asy-syura-ayat-45.html
Informasi
Surat
الشورى (Asy-Syura)
Musyawarah — 53 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
45 dari 53 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 488
Ruku
Ruku 423
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 98 (195/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4317 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-42