الشورى (Asy-Syura)
Per AyatMushaf
اَوْ
atau
يُزَوِّجُهُمْ
Dia menjodohkan mereka
ذُكْرَانًا
laki-laki
وَّاِنَاثًا
dan perempuan
ۚوَيَجْعَلُ
dan Dia menjadikan
مَنْ
siapa
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
عَقِيْمًا
mandul
ۗاِنَّهٗ
sesungguhnya Dia
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
قَدِيْرٌ
Maha Kuasa
﴿٥٠﴾
atau Dia menganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.
4322 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
49-50 Hanya milik Allah semata kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada pada keduanya. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan kepada siapa yang Dia kehenadki dari hamba-hambaNya anak perempuan tanpa laki-laki bersamanya, dan Dia memberikan kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamabNya anak laki-laki tanpa perempuan bersamanya, dan Allah memberikan anak laki-laki dan perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNYa, serta Dia menjadikan siapa yang Dia kehendaki mandul tidak beranak. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang Dia ciptakan, maha kuasa untuk membuat apa yang Dia kehendaki, tidak ada sesuatu yang melemahkannya saat Dia hendak menciptakanNYa.
Sumber: https://tafsirweb.com/9140-surat-asy-syura-ayat-50.html
Tafsir as-Sa'di
49-50. Ayat ini mengandung pemberitaan tentang betapa luasnya kerajaan Allah dan terealisasinya tindakanNya dalam keerajaanNya dan mengatur semua uusan, hingga pengaturan yang dilakukanNya mencakup ciptaan tentang sebab-sebab yang dilakukan oleh manusia. sesungguhnya nikah (pesetubuhan) itu merupakan salah satu sebab dilahirkannya anak. Allahlah yang telah memberi mereka anak-anak menurut kehendakNya.Maka diantara manusia ada yang diberi anak perempuan dan ada pula yang diberi anak laki-laki, dan ada pula yang diberi berpasangan. Maksudnya, anak laki-laki dan perempuan. dan diantara mereka ada yang dijadikan mandul, tidak bisa mempunyai anak. “sesungguhnya Dia mahamengetahui,” segala sesuatu “lagi mahakuasa,” melakukan apa saja. Dia berbuat sesuai dengan pengetahuanNya dan keahlianNya terhadap segala sesuatu dan sesuai dengan kuasaNya pada makhluk-makhlukNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9140-surat-asy-syura-ayat-50.html
Tafsir Al-Wajiz
50. Atau memberi mereka dua jenis, yaitu laki-laki dan perempuan dan menjadikan usaha seseorang yang dikehendakiNya sia-sia, sehingga tidak melahirkan siapapun. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى Maha Mengetahui makhlukNya, berkuasa atas apa yang dikehendakiNya dan bertindak untuk sesuatu yang dianggap maslahat dan penuh hikmah
Sumber: https://tafsirweb.com/9140-surat-asy-syura-ayat-50.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 49-50 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang menciptakan langit dan bumi, yang memiliki dan mengatur keduanya. Dan bahwa apa yang Dia kehendaki pasti ada, dan apa yang tidak Dia kehendaki pasti tidak ada. Dan bahwa Dia memberi kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan mencegah dari siapa saja yang Dia kehendaki.Tidak ada seorangpun yang dapat mencegah apa yang Dia berikan, dan tidak ada seorangpun dapat memberi apa yang Dia cegah. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki (Dia memberikan- anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki) yaitu memberinya rezeki anak-anak perempuan saja (dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki) yaitu, Allah hanya memberinya rezeki anak-anak lelaki. Al-Baghawi berkata bahwa itu seperti nabi Ibrahim, karena dia tidak mempunyai anak perempuan. (atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya)) yaitu Dia memberikan anak lelaki dan anak perempuan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, ada yang lelaki dan ada yang perempuan, yaitu yang ini dan yang itu Al-Baghawi berkata seperti nabi Muhammad ﷺ (dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki) yaitu tidak mempunyai anak sama sekali.Al-Baghawi berkata yaitu seperti nabi Yahya dan nabi Isa. Maka Dia menjadikan manusia itu ada empat macam, di antara mereka ada yang diberi anak-anak perempuan, ada yang diberi anak-anak lelaki, ada yang diberi kedua jenis, yang laki-laki dan yang perempuan dan yang terakhir orang yang tidak diberi anak, baik yang ini maupun yang itu, maka Dia menjadikannya mandul tidak memiliki keturunan dan tidak memiliki anak (Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui) yaitu siapa saja yang berhak di setiap jenis-jenis ini (lagi Maha Kuasa) yaitu terhadap siapa saja yang Dia kehendaki berupa perbedaan di kalangan manusia dalam hal itu. Hal ini mirip dengan apa yang disebutkan dengan firmanNya سبحانه وتعالى tentang nabi Isa (dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia) (Surah Maryam: 21) yaitu menunjukkan kekuasaanNya سبحانه وتعالى yang Maha Tinggi dan Maha suci, Dia telah menciptakan makhluk terdiri dari empat macam, yaitu nabi Adam yang diciptakan dari tanah liat, bukan dari laki-laki dan perempuan.Hawa diciptakan dari laki-laki tanpa perempuan. Semua makhluk selain nabi Isa, diciptakan dari laki-laki dan perempuan, dan nabi Isa diciptakan dari perempuan tanpa laki-laki. Maka sempurnalah dalil itu yang menunjukkan tentang penciptaan nabi Isa.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia) Dan kedudukan ini terkait ayah, dan kedudukan pertama terkait anak, sedangkan masing-masing dari keduanya terdiri dari empat macam, Maha Suci Allah yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa
Sumber: https://tafsirweb.com/9140-surat-asy-syura-ayat-50.html
Informasi
Surat
الشورى (Asy-Syura)
Musyawarah — 53 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
50 dari 53 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 488
Ruku
Ruku 423
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 98 (195/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4322 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-42