الزخرف (Az-Zukhruf)

Per AyatMushaf
وَكَذٰلِكَ
dan demikian itu
مَآ
tidak
اَرْسَلْنَا
Kami mengutus
مِنْ
dari
قَبْلِكَ
sebelum kamu
فِيْ
dalam
قَرْيَةٍ
suatu negeri
مِّنْ
dari
نَّذِيْرٍۙ
seorang pemberi peringatan
اِلَّا
kecuali
قَالَ
berkata
مُتْرَفُوْهَآ
orang-orang mewah hidupnya
ۙاِنَّا
sesungguhnya kami
وَجَدْنَآ
mendapati
اٰبَاۤءَنَا
bapak-bapak kami
عَلٰٓى
atas
اُمَّةٍ
ummat
وَّاِنَّا
dan sesungguhnya kami
عَلٰٓى
atas
اٰثٰرِهِمْ
bekas-bekas mereka
مُّقْتَدُوْنَ
orang-orang pengikut
﴿٢٣﴾
Dan demikian juga ketika Kami mengutus seorang pemberi peringatan sebelum engkau (Muhammad) dalam suatu negeri, orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) selalu berkata, “Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu (agama) dan sesungguhnya kami sekedar pengikut jejak-jejak mereka.”
4348 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

dan begitu juga Kami tidak mengutus seorang pemberi peringatan sebelummu (wahai rasul) pada sebuah negeri, lalu dia memperingatkan penduduknya terhadap hukuman Kami atas kekafiran mereka, dia memerintahkan mereka agar mewaspadai dan berhati-hati terhadap murka dan azab Kami, kecuali para pemuka dan pemimpin mereka yang bergelimang kenikmatan berkata, ”sesunggguhnya kami mendapati leluhur kami di atas suatu ajaran dan agama, dan sesungguhnya kami hanya mengikuti dan meneladani manhaj dan jejak mereka. ”

Sumber: https://tafsirweb.com/9219-surat-az-zukhruf-ayat-23.html

Tafsir as-Sa'di

23. “dan demikianlah, kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah dinegeri itu berkata,” yaitu orang-orang yang hidup mewah dan para pembesar yang dibuat angkuh oleh dunia dan tertipu karena harta, serta merasa tinggi hati terhadap kebenaan, “sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka.” Artinya, mereka itu bukanlah orang-orang pertama dan mereka bukanlah orang yang pertama kali mengucapkan kata-kata itu. Inilah hujjah yang orang-orang musyrik yang sesat karena mengikuti nenek moyang mereka yang sesat. Mereka tidak bermaksud mengikuti kebenaran dan petunjuk, tapi hanya karena rasa fanatisme semata yang dimaksud untuk menolong kebatilan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/9219-surat-az-zukhruf-ayat-23.html

Tafsir Al-Wajiz

23. Seperti halnya orang-orang musyrik yang membenarkan kesyirikan, orang-orang yang hidup mewah dan penuh nikmat, yaitu para pemimpin dan orang-orang sombong dari umat-umat terdahulu yang mendapat kiriman para rasul juga berkata: “Sesungguhnya kami mendapati leluhur kami berada di jalan dan agama yang diwariskan, sedangkan kami berjalan mengikuti jalan mereka” Ayat ini diturunkan untuk Walid bin Mughirah, Abu Sufyan, Abu Jahal, ‘Utbah, dan Syaibah bin Rabi’ah dari suku Quraisy. Apa yang diucapkan mereka juga diucapkan umat sebelum mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/9219-surat-az-zukhruf-ayat-23.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 21-25 Allah سبحانه وتعالى berfirman serya mengingkari orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah tanpa keterangan, tanpa dalil, dan tanpa hujjah (Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka sebelumnya) yaitu sebelum mereka menyekutukan Allah (lalu mereka berpegang dengan kitab itu?) yaitu apa yang mereka alami itu tentu saja tidak seperti itu. sebagaimana firmanNya: (Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menunjukkan (kebenaran) apa yang mereka selalu mempersekutukan dengan Tuhan? (35)) (Surah Ar-Rum) yaitu perkaranya tidak demikian.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bahkan mereka berkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka” (22)) yaitu mereka dalam kemusyrikannya itu tidak mempunyai dasar selain dari mengikuti jejak bapak-bapak dan nenek moyang mereka. Bahwa mereka berada pada suatu agama. Makna yang dimaksud adalah agama, yaitu firmanNya سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu) (Surah Al Anbiya’: 92) Ucapan mereka: (dan sesungguhnya kami terhadap jejak mereka) yaitu di belakang mereka (adalah orang-orang yang mendapat petunjuk) Ini merupakan pengakuan dari mereka tanpa dalil.Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa ucapan mereka yang demikian itu telah didahului orang-orang yang serupa dan setara dengan mereka dari kalangan umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul. Hati mereka semua sama, maka perkataan mereka juga sama (Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan orang-orang itu mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” (52) Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas (53)) (Surah Adz-Dzariyat) Demikian juga Allah berfirman di sini: (Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata, “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka” (23)) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Berkatalah) wahai Muhammad, kepada orang-orang musyrik (Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?” Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya”) yaitu, seandainya mereka mengetahui dan meyakini kebenaran dari apa kalian sampaikan kepada mereka, sungguh mereka tetap tidak mau mengikutinya, karena jeleknya niat mereka dan sifat mereka yang takabur terhadap kebenaran dan para penganutnya.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka Kami binasakan mereka) yaitu umat-umat yang mendustakan itu dengan berbagai macam azab. Sebagaimana apa yang dijelaskan Allah سبحانه وتعالى dalam kisah mereka (maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu) yaitu bagaimana mereka dilenyapkan dan dibinasakan, dan bagaimana Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman?

Sumber: https://tafsirweb.com/9219-surat-az-zukhruf-ayat-23.html

Informasi

Surat

الزخرف (Az-Zukhruf)

Perhiasan — 89 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

23 dari 89 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 491

Ruku

Ruku 425

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 98 (196/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4348 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-43