الزخرف (Az-Zukhruf)
Per AyatMushaf
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
اَرْسَلْنَا
Kami telah mengutus
مُوْسٰى
Musa
بِاٰيٰتِنَآ
dengan ayat-ayat Kami
اِلٰى
kepada
فِرْعَوْنَ
Fir'aun
وَمَلَا۟ىِٕهٖ
dan pemuka-pemukanya
فَقَالَ
maka dia berkata
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
رَسُوْلُ
utusan
رَبِّ
Tuhan
الْعٰلَمِيْنَ
semesta alam
﴿٤٦﴾
Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami kepada Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka dia (Musa) berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seluruh alam.”
4371 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
46-47 Sungguh Kami telah mengutus Musa dengan membawa hujjah-hujah Kami kepada fir’aun dan para pemuka kaumnya, sebagaimana Kami mengutusmu (wahai rasul) kepada orang-orang musyrik dari kaummu, maka Musa berkata kepada mereka , ”sesungguhnya aku adalah utusan tuhan semesta alam.” Ketika musa datang dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata yang membuktikan kebenarannya dalam dakwahnya, ternyata fir’aun dan orang-orangnya menertawakan ayat-ayat dan bukti-bukti yang dibawa musa kepada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/9242-surat-az-zukhruf-ayat-46.html
Tafsir as-Sa'di
46. ketika Allah berfirman, ”dan tanyankanlah kepada rasul-rasul kami yang telah kami utus sebelum kamu,’ adakah kami menentukan sesembahan-sesembahan selain Allah yang maha pemurah,” Allah menjelaskan kondisi nabi musa dan seruannya yang merupakan seruan termasyhur diantara para rasul, dan juga karena Allah sering menyebutnya di dalam al-qur’an.Allah menyebutkan kondisinya bersama fir’aun seraya berfirman”dan sesungguhnya kami telah mengutus musa dengan membawa mukjizat-mukjizat kami,” yang secara pasti menunjukkan kebenaran yang dibawanya seperti, tongkat, ular, belalang, kutu, dan mukjizat lain untuk fir’aun dan tentaranya (pemuka kaumnya) seraya berkata,”sesungguhnya kau adalah utusan dari Rabb seru sekalian alam,” musa mengajak mereka untuk mengakui Rabb mereka dan melarang mereka untuk menyembah selainNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9242-surat-az-zukhruf-ayat-46.html
Tafsir Al-Wajiz
46. Kami telah mengutus Musa sebagai rasul sebelummu dengan berbagai ayat yang menunjukkan kemahaesaan Kami juga dengan 9 mukjizat sebagai bukti kebenaran risalahnya. Hal ini telah tercantum pada surat Al a’raf ayat 133 dan sebagainya.Kami telah mengutusnya kepada Fir’aun serta para petinggi rakyat dan kaumnya. Musa berkata kepada mereka: Aku adalah rasul yang diutus Tuhan semesra alam untuk menyeru kalian untuk menuntun kalian pada pengesaan Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/9242-surat-az-zukhruf-ayat-46.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 46-50 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang hamba dan rasulNya, Musa bahwa Allah سبحانه وتعالى telah mengutusnya kepada Fir'aun dan para pembesar kaumnya yang terdiri dari para pemuka, menteri, pemimpin, pengikut, dan rakyat dari bangsa Qibti dan Bani Israil. Nabi Musa diperintahkan untuk menyeru mereka menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dan melarang mereka menyembah kepada selainNya. Dan Allah سبحانه وتعالى memberinya berbagai mukjizat yang luar biasa, seperti tangannya, tongkatnya, dan apa yang dikirim bersamanya berupa banjir, belalang, kutu, katak, dan darah.Selain itu juga kekurangan hasil tanaman dan buah-buahan serta banyak jiwa yang mati. Sekalipun demikian, mereka menyombongkan diri dan tidak mau mengikuti dan tunduk kepadanya, bahkan mereka mendustakan, mengejek, dan menertawakan rasul yang menyampaikan mukjizat-mukjizat itu kepada mereka (Dan tidaklah Kami memperlihatkan kepada mereka sesuatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar daripada mukjizat-mukjizat yang sebelumnya) Sekalipun demikian, mereka tetap tidak mau kembali dari sikap melampaui batas, kesesatan, kebodohan dan perilaku merusak mereka. Dan setiap kali datang kepada mereka salah satu dari mukjizat-mukjizat itu, mereka merendahkan diri meminta kepada nabi Musa seraya memohon belas kasihannya, melalui ucapan mereka: (Hai ahli sihir) yaitu orang yang pandai.Pendapat itu dikatakan Ibnu Jarir, Ulama di masa mereka adalah para ahli sihir. Di masa itu sihir bukan merupakan suatu hal yang tercela di kalangan mereka. Dan ungkapan ini bukan mereka maksudkan untuk merendahkan karena keadaannya adalah keadaan darurat, sehingga tidak sesuai dengan hal itu, bahkan itu merupakan suatu kehormatan dan kemuliaan dari mereka untuk nabi Musa, menurut keyakinan mereka.Setiap kali mereka tertimpa azab dari mukjizat itu, mereka berjanji kepada nabi Musa bahwa jika dia dapat melenyapkannya dari mereka, maka mereka akan beriman kepadanya dan melepaskan kaum Bani Israil bersamanya. Tetapi setiap kali janji itu terpenuhi, mereka mengingkari apa yang mereka janjikan kepadanya. Sebagaimana firmanNya: (Maka Kami kirimkan kepada mereka banjir bandang, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa (133) Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu), mereka pun berkata, "Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu.Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dari kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu” (134) Maka setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya (135)) (Surah Al-A'raf)
Sumber: https://tafsirweb.com/9242-surat-az-zukhruf-ayat-46.html
Informasi
Surat
الزخرف (Az-Zukhruf)
Perhiasan — 89 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
46 dari 89 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 492
Ruku
Ruku 428
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 99 (197/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4371 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-43