الزخرف (Az-Zukhruf)

Per AyatMushaf
اَلَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْا
beriman
بِاٰيٰتِنَا
kepada ayat-ayat Kami
وَكَانُوْا
dan adalah mereka
مُسْلِمِيْنَۚ
orang-orang yang berserah diri
﴿٦٩﴾
(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.
4394 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

69-70. Orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mengamalkan apa-apa yang datang kepada mereka, mereka tunduk kepada Allah, Tuhan semesta alam dengan hati dan anggota badan mereka. Dikatakan kepada mereka, “Masuklah kalian bersama rekan-rekan kalian yang beriman ke dalam surga, kalian diberi nikmat didalamnya dan gembira.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9265-surat-az-zukhruf-ayat-69.html

Tafsir as-Sa'di

69. “(yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami dan mereka dahulu adalah orang-orang yang berserah diri,” artinya Allah menyifati meeka sebagai orang-orang yang berriman dengan ayat-ayat Allah dan hal itu mencakup pembenaran terhadap ayat tersebut serta segala sesuatu yang mana pembenaran tidak akan berat kecuali dengannya seperti mengetahui maknanya dan mengamalkan tuntutannya. Mereka adalah orang-orang yang menyerahkan diri kepada Allah,tunduk kepadaNya di berbagai kondisi mereka. Mereka menyatukan sifat antara praktik lahir dan batin.

Sumber: https://tafsirweb.com/9265-surat-az-zukhruf-ayat-69.html

Tafsir Al-Wajiz

69. Wahai kalian para hamba-Ku, kalian telah beriman dan membenarkan ayat-ayat Kami yaitu Alquran. Kalian semua adalah orang-orang yang berserah diri, taat pada jalan Allah, ikhlas dan patuh.

Sumber: https://tafsirweb.com/9265-surat-az-zukhruf-ayat-69.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 66-73 Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Tidaklah yang ditunggu orang-orang musyrik yang mendustakan para rasul itu (melainkan kedatangan hari kiamat kepada mereka dengan tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya) karena sesungguhnya hari kiamat itu pasti terjadi, sedangkan mereka lalai terhadapnya dan tidak bersiap-siap. Apabila hari kiamat itu datang, sesungguhnya kedatangannya itu tidak disadari oleh mereka. Pada saat itu mereka sangat menyesal dengan penyesalan yang tidak memberikan manfaat bagi mereka dan tidak melindungi mereka.Firman Allah: (Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa (67)) yaitu semua teman dan sahabat yang bukan karena Allah, maka akan berubah menjadi permusuhan pada hari kiamat, kecuali apa yang karena Allah سبحانه وتعالى, maka sesungguhnya hal itu kekal karena kekekalanNya. Dan hal ini seperti yang dikatakan nabi Ibrahim kepada kaumnya: (Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknat sebagian (yang lain): dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tidak ada bagimu para penolong pun) (Surah Al-'Ankabut: 25) Firman Allah: (Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tiada pula kamu bersedih hati (68)) Kemudian memberi kabar gembira kepada mereka, lalu berfirman: ((Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri (69)) yaitu hati dan batin mereka beriman, serta semua anggota tubuh dan lahi mereka taat kepada Allah سبحانه وتعالى (Masuklah kamu ke dalam surga) yaitu dikatakan kepada mereka,"Masuklah kamu ke dalam surga!" (Kamu dan istri-istri kamu) yaitu pasangan-pasangan kalian (digembirakan) yaitu disenangkan dan dibahagiakan.Hal ini telah dijelaskan dalam surah Ar-Rum (Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas) yaitu piring-piring besar yang berisi makanan (dan piala-piala) yaitu gelas-gelas minum dari emas yang tidak ada tidak ada pegangannya (dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati) dan sebagian ulama’ membaca (tasytahiihil anfusu) (dan sedap (dipandang) mata) yaitu, lezat rasanya, harum aromanya dan indah dipandang (dan kamu di dalamnya) yaitu di surga (hidup kekal) yaitu tidak akan keluar darinya dan tidak mau pindah darinya. Kemudian dikatakan kepada mereka dengan penuh kepuasan dan keridhaan: (Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan) yaitu amal-amal shalih kalian itu menjadi sebab limpahan rahmat Allah kepada kalian, karena sesungguhnya tidak ada seorangpun yang masuk surga karena amal perbuatannya, tetapi berkat keutamaan dan rahmat Allah. Dan sesungguhnya derajat di dalam surga itu didapatkan berdasarkan amal-amal shalih yang dikerjakan.Rasulullah ﷺ bersabda,”Tidak ada seorangpun melainkan baginya tempat di surga dan tempat di neraka. Orang kafir itu mewarisi tempat orang mukmin yang ada di neraka. Dan orang mukmin mewarisi tempat orang kafir di surga.Yang demikian itu disebutkan firmanNya: (Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan (72)) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu) yaitu dari semua jenis buah-buahan (yang sebagiannya kamu makan) yaitu bagaimanapun yang kalian pilih dan kehendaki. Setelah disebutkan tentang makanan dan minuman di surga, maka disebutkan setelahnya buah-buahan sebagai kesempurnaan dari nikmat dan anugerah.

Sumber: https://tafsirweb.com/9265-surat-az-zukhruf-ayat-69.html

Informasi

Surat

الزخرف (Az-Zukhruf)

Perhiasan — 89 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

69 dari 89 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 494

Ruku

Ruku 430

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 99 (198/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4394 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-43