الزخرف (Az-Zukhruf)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidaklah
ظَلَمْنٰهُمْ
Kami menganiaya mereka
وَلٰكِنْ
tetapi
كَانُوْا
adalah mereka
هُمُ
mereka
الظّٰلِمِيْنَ
orang-orang yang zalim/aniaya
﴿٧٦﴾
Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.
4401 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

74-76. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa-dosa disebabkan kekafiran mereka, mereka berada di dalam siksa Jahanam, mereka kekal di dalamnya, azab tidak diringankan dari mereka, mereka pun berputus asa dari rahmat Allah. Kami tidak menzhalimi para penjahat tersebut dengan menyiksa mereka, sebaliknya justru merekalah yang menzhalimi diri mereka dengan kesyirikan dan pengingkaran mereka bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya, di samping karena mereka menolak untuk mengikuti rasul-rasul Tuhan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/9272-surat-az-zukhruf-ayat-76.html

Tafsir as-Sa'di

76. siksaan besar ini disebabkan oleh perbuatan yang mereka lakukan dan karena kezhaliman mereka terhadap diri sendiri. Allah tidak menzhalimi dan tidak menyiksa mereka tanpa dosa dan kesalahan.

Sumber: https://tafsirweb.com/9272-surat-az-zukhruf-ayat-76.html

Tafsir Al-Wajiz

76. Kami sama sekali tidak mendholimi mereka sedikitpun, Kami tidak akan menyiksa mereka kecuali sebab perbuatan dosa mereka. Kami tidak akan pernah menambahkan siksa kecuali apa yang hanya menjadi bagiannya.Mereka sendirilah yang berbuat dholim pada diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan

Sumber: https://tafsirweb.com/9272-surat-az-zukhruf-ayat-76.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 74-80 Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia, maka Dia menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahanam (74) Tidak diringankan azab itu dari mereka) yaitu bahkan sesaat (dan mereka di dalamnya berputus asa) yaitu putus asa dari setiap kebaikan (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri (76)) yaitu dengan amal perbuatan mereka yang buruk setelah tegaknya hujjah atas mereka dan setelah pengutusan para rasul kepada mereka, lalu mereka mendustakan dan durhaka kepada para rasul. Maka mereka diberi balasan dengan balasan yang setimpal (Dan sesungguhnya tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hambaNya) (Surah Fushshilat: 46) (Mereka berseru, "Hai Malik”) yaitu malaikat penjaga neraka.Diriwayatkan dari Shafwan bin Ya'la, dari ayahnya, dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah ﷺ membaca ayat berikut di atas mimbar (Mereka berseru, "Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”) yaitu mencabut nyawa kami agar kami terbebas dari azab yang kami alami ini. Sesungguhnya mereka itu sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى (Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya) (Surah Fathir: 36) dan (orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya (11) (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka) (12) Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup (13)) (Surah Al-A'la) yaitu ketika mereka meminta agar mereka dimatikan, maka malaikat Malik menjawab: (Dia menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”) Yaitu kalian tidak akan keluar dari neraka dan tidak ada jalan bagi kalian selamat darinya.Kemudian disebutkan penyebab kecelakaan mereka, yaitu mereka selalu menentang dan mengingkari kebenaran. Maka Allah berfirman: (Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepadamu) yaitu Kami menjelaskan, menerangkan, dan menafsirkannya (tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu) yaitu, tetapi watak dan pembawaan kalian tidak mau menerima kebenaran kepadanya, melainkan hanya tunduk dan mengagungkan kebathilan, mengahalangi dan menolak kebenaran, serta membenci orang-orang yang menganutnya.Maka celalah diri kalian sendiri dan sesalilah nasib kalian dimana tidak ada yang berguna lagi penyesalan itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami akan membalas tipu daya mereka (79)) Mujahid berkata bahwa mereka bermaksud melakukan tipu daya jahat, tetapi Kami membalikkannya kepada mereka. Pendapat yang dikatakan Mujahid ini sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى: (Dan mereka merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedangkan mereka tidak menyadarinya (50)) (Surah An-Naml) Demikian itu karena orang-orang musyrik dalam upayanya menolak kebenaran dengan kebathilan, mereka menggunakan tipu daya yang mereka rencanakan.Maka Allah membalas tipu daya mereka dan menimpakan akibat dari hal itu kepada mereka. Oleh karena itu Allah berfirman: (Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka?) yaitu rahasia mereka dan hal yang terang-terangan dari mereka (Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka) yaitu Kami mengetahui apa yang mereka lakukan, dan para malaikat juga terus mencatat amal perbuatan mereka, baik yang kecil maupun yang besar

Sumber: https://tafsirweb.com/9272-surat-az-zukhruf-ayat-76.html

Informasi

Surat

الزخرف (Az-Zukhruf)

Perhiasan — 89 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

76 dari 89 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 495

Ruku

Ruku 430

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 99 (198/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4401 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-43