الدخان (Ad-Dukhan)

Per AyatMushaf
اَهُمْ
apakah mereka
خَيْرٌ
lebih baik
اَمْ
atau
قَوْمُ
kaum
تُبَّعٍۙ
Tubba'
وَّالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
مِنْ
dari
قَبْلِهِمْۗ
sebelum mereka
اَهْلَكْنٰهُمْ
Kami telah membinasakan mereka
اِنَّهُمْ
sesungguhnya mereka
كَانُوْا
adalah mereka
مُجْرِمِيْنَ
orang-orang yang berdosa
﴿٣٧﴾
Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik atau kaum Tubba‘, dan orang-orang yang sebelum mereka yang telah Kami binasakan karena mereka itu adalah orang-orang yang sungguh berdosa.
4451 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang musyrik itu lebih baik atau kaum Tubba’ al-Himyari dan orang-orang sebelum mereka dari umat-umat yang kafir kepada Tuhannya? Kami telah membinasakan mereka karena kejahatan dan kekafiran mereka, dan orang-orang musyrik itu tidak lebih baik daripada kalian, sehingga Kami memaafkan mereka dan tidak membinasakan mereka, dan mereka juga adalah orang-orang yang kafir kepada Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/9411-surat-ad-dukhan-ayat-37.html

Tafsir as-Sa'di

37. Allah berfirman, “Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik,” yakni, mereka yang menjadi objek dialog, “ataukah kaum TUbba’ dan orang-orang yang sebelum mereka?Kami telah membinasakan mereka kaena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa,” orang-orang kafir Quraisy tidak lebih baik dari mereka dan orang-orang kafir telah sama-sama melakukan dosa. Untuk itu hendaklah mereka mengharap kebinasaan seperti yang pernah menimpa kawan-kawan mereka sesama pendosa.

Sumber: https://tafsirweb.com/9411-surat-ad-dukhan-ayat-37.html

Tafsir Al-Wajiz

37. Bukankah kaum musyrik (mereka) itu baik dalam kekuatan dan penguatan. Ataukah kaum Tubba’ yang terkenal dari kesultanan Yaman, yang menguasai di penjuru dunia dan menghinakan mereka, tetapi ada salah satu diantara mereka yang berbuat kebajikan?Begitu pula golongan orang-orang sebelum mereka, seperti kaum ‘Ad dan kaum Tsamud yang kami binasakan sebab dosa mereka, karena mereka kafir. Kafir disini bukanlah kaum kafir Quraisy

Sumber: https://tafsirweb.com/9411-surat-ad-dukhan-ayat-37.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 34-37 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari perbuatan orang-orang musyrik yang mengingkari hari kebangkitan. Mereka yakin bahwa tidak ada kehidupan itu melainkan hanya kehidupan dunia ini, dan tidak ada kehidupan setelah kematian, tidak ada hari kebangkitan, dan hari pembalasan. Mereka menggunakan hujjah nenek moyang mereka yang sudah tidak ada yang tidak kembali, dan jika hari kebangkitan itu benar (maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar (36)) Ini adalah hujjah yang bathil dan alasan yang rusak, karena sesungguhnya hari kebangkitan itu hanya terjadi pada hari kiamat dan bukan di dunia, bahkan terjadi hari kebangkitan itu setelah dunia sudah habis dan lenyap, lalu Allah mengulangi penciptaan mereka dalam ciptaan yang baru.Dan dia menjadikan orang-orang zalim untuk menghuni neraka Jahanam sebagai bahan bakarnya. Hal ini terjadi di hari ketika kalian menjadi saksi atas umat manusia dan Rasulallah ﷺ menjadi saksi atas kalian. Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengancam mereka dan memperingatkan mereka terhadap azabNya yang tidak dapat ditolak, sebagaimana yang menimpa orang-orang yang serupa dengan mereka di masa lalu dari kalangan orang-orang musyrik dan ingkar kepada hari kebangkitan, yaitu kaum Tubba, (kaum Saba') dimana Allah membinasakan mereka, merusak negeri mereka, serta menjadikan mereka tercerai berai di berbagai negeri di luar negeri mereka, sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam surah Saba'.Mereka adalah orang-orang musyrik yang mula-mula ingkar kepada adanya hari kiamat Demikian juga di sini, orang-orang musyrik diserupakan dengan mereka; dan mereka dahulunya adalah orang-orang Arab dari Qahtan, sebagaimana orang-orang musyrik Makkah juga adalah orang-orang Arab dari 'Adnan. Dahulu orang-orang Himyar yaitu kaum Saba' setiap kali mengangkat seorang raja untuk mereka, mereka menjulukinya dengan Tubba', sebagaimana dikatakan Kisra bagi Raja Persia, Kaisar bagi Raja Romawi, Fir’aun bagi Raja Mesir yang kafir, Najasyi bagi Raja Habsyah, dan julukan-julukan lain di banyak bangsa.

Sumber: https://tafsirweb.com/9411-surat-ad-dukhan-ayat-37.html

Informasi

Surat

الدخان (Ad-Dukhan)

Kabut — 59 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

37 dari 59 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 497

Ruku

Ruku 432

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 100 (199/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4451 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-44