الجاثية (Al-Jasiyah)

Per AyatMushaf
وَلِلّٰهِ
dan bagi Allah
مُلْكُ
kerajaan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِۗ
dan bumi
وَيَوْمَ
dan hari
تَقُوْمُ
terjadi
السَّاعَةُ
kiamat
يَوْمَىِٕذٍ
pada hari itu
يَّخْسَرُ
rugilah
الْمُبْطِلُوْنَ
orang-orang yang mengerjakan kebathilan
﴿٢٧﴾
Dan milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya Kiamat, akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan (dosa).
4500 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan hanya milik Allah kekuasaan langit yang tujuh dan bumi, dari segi penciptaan, kepemilikan dan penghambaan. Di hari dimana Kiamat tiba dimana saat itu orang-orang yang mati dibangkitkan dari kubur mereka dan dihisab, di hari itu merugilah orang-orang yang kafir kepada Allah yang mengingkari ayat-ayat Allah yang terang dan bukti-buktiNya yang nyata yang Dia turunkan kepada RasulNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9519-surat-al-jatsiyah-ayat-27.html

Tafsir as-Sa'di

27. Allah mengabarkan luasnya kekuasaanNYa dan DIa sendirilah yan mengatur alam ini dan seluruh waktu. Allah kelak, “pada hari terjadinya kebangkitan,” akan mengumpulkan semua mahkluk di tempat pemberhentian hari kiamat.Orang-orang yang berbuat kebatilan akan menuai kerugian, mereka adalah orang-orang yang mengerjakan kebatilan sehingga pada hari kiamat kelak akan runtuh. Suatu hari di mana kebenaran-kebenaran akan jelas di hadapan mereka sehingga mereka pun tidak mendapatkan pahala sama sekali. Yang mereka dapatkan hanyalah siksaan yang pedih.

Sumber: https://tafsirweb.com/9519-surat-al-jatsiyah-ayat-27.html

Tafsir Al-Wajiz

27. Milik Allah itu kerajaan langit, bumi dan segala makhluk yang ada dalam keduanya. Dialah pemilik sebenarnya yang mengatur keduanya sesuai kehendakNya.Hari terjadinya kiamat, pada hari itu orang-orang kafir yang merupakan pendusta itu akan merugi dan kerugian mereka akan ditampakkan, karena mereka akan dikembalikan ke dalam neraka

Sumber: https://tafsirweb.com/9519-surat-al-jatsiyah-ayat-27.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 27-29 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang memiliki bumi dan langit dan yaang menguasai keduanya di dunia dan akhirat. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan pada hari terjadinya kebangkitan) yaitu hari kiamat (akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan) Mereka adalah orang-orang yang ingkar kepada Allah, ingkar kepada apa yang diturunkan kepada para rasuINya yang mengandung tanda-tanda yang menerangkan dan bukti-bukti yang jelas.Kemudian Allah سبحانه وتعالى befirman: (Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut) Mereka duduk di atas lututnya karena sangat takut. Dikatakan bahwa sesungguhnya hal ini terjadi ketika neraka Jahanam didatangkan, lalu neraka Jahanam mengeluarkan suaranya yang hebat, maka tidak ada seorangpun melainkan duduk di atas lututnya, sehingga nabi Ibrahim mengatakan, "Ya Allah, selamatkanlah aku, selamatkanlah aku, selamatkanlah aku! aku tidak meminta kepadaMu pada hari ini kecuali keselamatanku" Sehingga nabi Isa mengatakan,"Aku tidak meminta kepadaMu kecuali keselamatanku. Dan aku tidak meminta kepadaMu kecuali keselamatan Maryam yang melahirkanku" Mujahid berkata tentang firmanNya: (tiap-tiap umat berlutut) yaitu duduk di atas lututnya.Firman Allah: (Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya) yaitu buku catatan amal perbuatan, sebagaimana firmanNya: (dan diberikanlah buku (perhitungan) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi) (Surah Az-Zumar: 69) Oleh karena itu Allah berfirman: (Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan) yaitu kalian akan mendapat balasan atas amal perbuatan kalian, yang baik dan yang buruk.Sebagaimana firmanNya: (Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya (13) Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri (14) meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya (15)) (Surah Al-Qiyamah) Kemudian Allah berfirman: ( (Allah berfirman), "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar”) yaitu mencatat semua amal perbuatan kalian tanpa ditambahi dan dikurangi. sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan diletakkan kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami.Kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorangpun” (49)) (Surah Al-Kahfi) Firman Allah: (Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan) yaitu sesungguhnya kami memerintahkan kepada para malaikat yang mencatat amal perbuatan untuk mencatat semua amal perbuatan kalian.Ibnu Abbas dan lainnya berkata bahwa para malaikat mencatat amal perbuatan para hamba, kemudian para malaikat itu membawanya naik ke langit. Maka mereka bertemu dengan para malaikat lainnya yang berada di kumpulan catatan amal yang mencocokkan dengan apa yang ada pada catatan itu, dari apa yang ditampakkan bagi para malaikat itu dari Lauhil Mahfuz di setiap malam Lailatul Qadar, yang mana hal itu termasuk di antara yang telah ditetapkan Allah سبحانه وتعالى di zaman terdahulu terhadap hamba-hambaNya sebelum Dia menciptakan mereka. Maka tidak ada penambahan dan pengurangan padanya bahkan satu hurufpun.Kemudian dia membaca firmanNya: (Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan)

Sumber: https://tafsirweb.com/9519-surat-al-jatsiyah-ayat-27.html

Informasi

Surat

الجاثية (Al-Jasiyah)

Berlutut — 37 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

27 dari 37 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 501

Ruku

Ruku 437

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 100 (200/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4500 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-45