الجاثية (Al-Jasiyah)

Per AyatMushaf
وَتَرٰى
dan kamu lihat
كُلَّ
tiap-tiap
اُمَّةٍ
ummat
جَاثِيَةً
berlutut
ۗ
كُلُّ
tiap-tiap
اُمَّةٍ
ummat
تُدْعٰٓى
dipanggil
اِلٰى
kepada
كِتٰبِهَاۗ
kitabnya/catatannya
اَلْيَوْمَ
pada hari
تُجْزَوْنَ
kamu diberi balasan
مَا
apa yang
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
﴿٢٨﴾
Dan (pada hari itu) engkau akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.
4501 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Kamu melihat (wahai Rasul) di saat Kiamat tiba, setiap pengikut agama berdiri di atas lutut mereka, setiap umat dipanggil kepada buku catatan amalnya dan kepada mereka dikatakan, “Hari ini kalian diberi balasan sesuai dengan apa yang kalian kerjakan, baik atau buruk.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9520-surat-al-jatsiyah-ayat-28.html

Tafsir as-Sa'di

28. selanjutnya Allah melukiskan kedahsyatan serta huru hara hari kiamat, agar semua hambaNya waspada dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya seraya berfirman, ”dan (pada hari itu) kamu lihat,” wahai semua yang melihat pada hari itu “tiap-tiap umat berlutut,” di atas lutut mereka karena merasa takut dan menanti keputusan Allah yang maha menguasai dan maha pemurah. “tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya,” yakni, untuk menyaksikan syariat nabi mereka yang diutus oleh Allah, apakah mereka melaksanakan syariat itu sehingga akan mendapatkan pahala dan keselamatan, ataukah mereka menyia-nyiakan syariat tersebut sehingga akan mendapatkan kerugian nyata? Umat nabi musa dipanggil untuk melihat syariat nabi Musa, umat nabi Isa juga demikian, umat nabi Muhammad juga demikian dan seluruh umat nabi lainnya. Semua umat dipanggil untuk melihat syariat yang dibebankan.Inilah salah satu kemungkinan yang terdapat dalam ayat ini yang benar secara makna dan tidak perlu diragukan. Kemungkinan lain yang dimaksudkan firman Allah “tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya,” yakni dipanggil untuk melihat catatan amal perbuatannya serta takdir yang digariskan untuk mereka, apakah kebaikan ataulah keburukan. Setiap orang akan dibalas sesuai perbuatannya sendiri.Sama seperti yang disebutkan Allah “barangsiapa yang berbuat kebaikan, maka (balasan kebaiakn itu) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berubuat keburukan, maka (balasan keburukan itu) akan menimpa dirinya sendirinya.” (fushilat:46). Kemungkinan kedua makna tersebut yang dimaksudkan oleh ayat di atas.

Sumber: https://tafsirweb.com/9520-surat-al-jatsiyah-ayat-28.html

Tafsir Al-Wajiz

28. Kamu akan melihat para pengikut kepercayaan dan agama itu berlutut seakan menunjukkan ketakutan dan ketundukan. Setiap umat akan dipanggil untuk menerima catatan amalnya satu per satu.Dikatakan kepada mereka: “Pada hari ini kalian akan dibalas sesuai apa yang telah kalian perbuat di dunia”

Sumber: https://tafsirweb.com/9520-surat-al-jatsiyah-ayat-28.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 27-29 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang memiliki bumi dan langit dan yaang menguasai keduanya di dunia dan akhirat. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan pada hari terjadinya kebangkitan) yaitu hari kiamat (akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan) Mereka adalah orang-orang yang ingkar kepada Allah, ingkar kepada apa yang diturunkan kepada para rasuINya yang mengandung tanda-tanda yang menerangkan dan bukti-bukti yang jelas.Kemudian Allah سبحانه وتعالى befirman: (Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut) Mereka duduk di atas lututnya karena sangat takut. Dikatakan bahwa sesungguhnya hal ini terjadi ketika neraka Jahanam didatangkan, lalu neraka Jahanam mengeluarkan suaranya yang hebat, maka tidak ada seorangpun melainkan duduk di atas lututnya, sehingga nabi Ibrahim mengatakan, "Ya Allah, selamatkanlah aku, selamatkanlah aku, selamatkanlah aku! aku tidak meminta kepadaMu pada hari ini kecuali keselamatanku" Sehingga nabi Isa mengatakan,"Aku tidak meminta kepadaMu kecuali keselamatanku. Dan aku tidak meminta kepadaMu kecuali keselamatan Maryam yang melahirkanku" Mujahid berkata tentang firmanNya: (tiap-tiap umat berlutut) yaitu duduk di atas lututnya.Firman Allah: (Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya) yaitu buku catatan amal perbuatan, sebagaimana firmanNya: (dan diberikanlah buku (perhitungan) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi) (Surah Az-Zumar: 69) Oleh karena itu Allah berfirman: (Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan) yaitu kalian akan mendapat balasan atas amal perbuatan kalian, yang baik dan yang buruk.Sebagaimana firmanNya: (Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya (13) Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri (14) meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya (15)) (Surah Al-Qiyamah) Kemudian Allah berfirman: ( (Allah berfirman), "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar”) yaitu mencatat semua amal perbuatan kalian tanpa ditambahi dan dikurangi. sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan diletakkan kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami.Kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorangpun” (49)) (Surah Al-Kahfi) Firman Allah: (Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan) yaitu sesungguhnya kami memerintahkan kepada para malaikat yang mencatat amal perbuatan untuk mencatat semua amal perbuatan kalian.Ibnu Abbas dan lainnya berkata bahwa para malaikat mencatat amal perbuatan para hamba, kemudian para malaikat itu membawanya naik ke langit. Maka mereka bertemu dengan para malaikat lainnya yang berada di kumpulan catatan amal yang mencocokkan dengan apa yang ada pada catatan itu, dari apa yang ditampakkan bagi para malaikat itu dari Lauhil Mahfuz di setiap malam Lailatul Qadar, yang mana hal itu termasuk di antara yang telah ditetapkan Allah سبحانه وتعالى di zaman terdahulu terhadap hamba-hambaNya sebelum Dia menciptakan mereka. Maka tidak ada penambahan dan pengurangan padanya bahkan satu hurufpun.Kemudian dia membaca firmanNya: (Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan)

Sumber: https://tafsirweb.com/9520-surat-al-jatsiyah-ayat-28.html

Informasi

Surat

الجاثية (Al-Jasiyah)

Berlutut — 37 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

28 dari 37 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 501

Ruku

Ruku 437

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 100 (200/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4501 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-45