الجاثية (Al-Jasiyah)
Per AyatMushaf
ذٰلِكُمْ
demikian tiu
بِاَنَّكُمُ
karena sesungguhnya kamu
اتَّخَذْتُمْ
kalian menjadikan
اٰيٰتِ
ayat-ayat
اللّٰهِ
Allah
هُزُوًا
olok-olokan
وَّغَرَّتْكُمُ
dan telah menipu kamu
الْحَيٰوةُ
kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
ۚفَالْيَوْمَ
maka pada hari
لَا
tidak
يُخْرَجُوْنَ
mereka dikeluarkan
مِنْهَا
darinya(neraka)
وَلَا
dan tidaklah
هُمْ
mereka
يُسْتَعْتَبُوْنَ
mereka diberi kesempatan bertaubat
﴿٣٥﴾
Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu telah menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia.” Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertobat.
4508 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Azab Allah yang menimpa kalian ini disebabkan kalian menjadikan ayat-ayat Allah dan hujjah-hujjahNya sebagai bahan penghinaan dan permainan. Dan kehidupan dunia berikut kenikmatannya telah mengecoh kalian.” Hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan mereka juga tidak dikembalikan ke dunia untuk bertaubat dan beramal shalih.
Sumber: https://tafsirweb.com/9527-surat-al-jatsiyah-ayat-35.html
Tafsir as-Sa'di
35. “yang demikian itu,” yakni, azab yang menimpa kalian itu adalah disebabkan oleh “karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan,” padahal sebenarnya ayat-ayat tersebut adalah serius dan diterima dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan. “dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia,” dengan berbagai perhiasan, kelezatan serta kenikmatan dunia sehhingga kalian merasa tenang dan bekerja hanya untuk dunia, sementara itu kalian meninggalkan usaha dan amal untuk kehidupan akhiat. “maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan (untuk bertaubat),” yakni, mereka tidak diberi kesempatan untuk kembali ke dunia dan berbuat kebajikan.
Sumber: https://tafsirweb.com/9527-surat-al-jatsiyah-ayat-35.html
Tafsir Al-Wajiz
35. Azab untuk kalian ini disebabkan perbuatan kalian yang menggunakan ayat Allah sebagai olok-olokan, atau kalian menggunakannya untuk olok-olokan. Kalian juga telah tertipu oleh kehidupan dunia, sampai kalian berkata: “Tidak akan pernah ada hari kebangkitan dan perhitungan.” Maka pada hari ini mereka tidak akan dikeluarkan dari neraka.Mereka juga tidak akan diberikan kesempatan untuk memohon ampunan dan taubat untuk melakukan ketaatan kepada tuhannya. Allah berkata: Mereka tidak akan diberi kesempatan, bermakna mereka tidak akan diberi keridhaan
Sumber: https://tafsirweb.com/9527-surat-al-jatsiyah-ayat-35.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 30-37 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hukumNya terhadap makhlukNya pada hari kiamat. Maka Dia سبحانه وتعالى berfirman: (Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh) yaitu beriman hatinya dan semua anggota tubuhnya mengerjakan amal shalih, yaitu amal yang ikhlas dan sesuai dengan syariat (maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya) yaitu, ke dalam surga. sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih bahwa Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada surga,”Kamu adalah rahmatKu, Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki melalui dirimu" (Itulah keberuntungan yang nyata) yaitu yang jelas dan terang. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan), "Maka apakah belum ada ayat-ayat-Ku yang dibacakan kepadamu, lalu kamu menyombongkan diri?) yaitu hal itu dikatakan kepada mereka sebagai kecaman dan cemoohan.Adapun dapat disebutkan bahwa bukankah telah dibacakan kepada kalian ayat-ayat Allah سبحانه وتعالى tetapi kalian bersikap sombong dan tidak mau mengikutinya, kalian tidak mau mendengarkannya, dan kalian adalah orang-orang yang berdosa dalam semua perbuatan kalian di samping itu hati kalian dipenuhi dengan kedustaan? (Dan apabila dikatakan (kepadamu), "Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan hari kebangkitan itu tidak ada keraguan padanya”) yaitu apabila orang-orang mukmin mengatakan hal itu kepada kalian (niscaya kalian menjawab, "Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu”) yaitu, kami tidak mengetahuinya (kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja) yaitu kami tidak mengira kejadiannya selain hanya menduga-duga saja. yaitu, diduga saja. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan kami sekali-kali tidak meyakini (nya)) yaitu memastikannya.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan dari apa yang mereka kerjakan) yaitu tampak jelas bagi mereka hukuman dari perbuatan-perbuatan mereka yang jahat (dan mereka diliputi) yaitu, dikelilingi (oleh (azab) yang mereka selalu mengolok-oloknya) yaitu azab dan pembalasan (Dan dikatakan (kepada mereka),"Pada hari ini Kami melupakan kamu”) yaitu kami akan memperlakukan kalian sebagaimana perlakuan orang yang melupakan kalian di neraka Jahanam (sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini) yaitu kalian tidak mau beramal kepadanya, karena kalian tidak mempercayai keberadaannya (dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong) Disebutkan dalam hadits shahih bahwa Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada sebagian hamba-hambaNya pada hari kiamat,”"Bukankah Aku telah mengawinkanmu? bukankah Aku memuliakanmu? Bukankah Aku menundukkan kuda dan unta untukmu, dan Aku biarkan kamu memimpin dan bertempat tinggal?” Maka hamba itu berkata,"Memang benar, ya Tuhanku” Allah berfirman,"Apakah kamu meyakini bahwa kamu akan bertemu denganKu?” hamba menjawab, "Tidak” Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Maka pada hari ini Aku melupakanmu sebagaimana kamu melupakan Aku” Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan) yaitu sesungguhnya Kami memberikan balasan ini kepada kalian hanya karena kalian telah menjadikan hujjah-hujjah Allah terhadap kalian sebagai bahan olok-olokan.Kalian merendahkan dan memperolok-oloknya (dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia) yaitu hal itu menipu kalian, dan kalian merasa tenang dan bahagia dengannya. Jadi kalian menjadi orang-orang yang merugi. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka) yaitu dari neraka (dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat) yaitu mereka tidak diberi kesempatan untuk bertaubat, melainkan langsung diazab tanpa dihisab dan ditanyai, sebagaimana sebagian dari orang-orang mukmin dimasukkan ke dalam surga tanpa azab dan dihisab.Kemudian setelah menyebutkan hukumNya terhadap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi) yaitu yang memiliki keduanya dan semua yang ada pada keduanya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Tuhan alam semesta) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi) Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah kekuasaan, yaitu Dialah Dzat yang Maha Agung, Maha Besar yang segala sesuatu tunduk dan butuh kepadaNya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dialah Yang Maha Perkasa) yaitu Dzat yagg tidak ada seorang pun yang bisa mengalahkan dan mencegahNya (lagi Maha Bijaksana) yaitu dalam firman, perbuatan, syariat, dan takdirNya. Mahasuci Allah; tidak ada Tuhan selain Dia
Sumber: https://tafsirweb.com/9527-surat-al-jatsiyah-ayat-35.html
Informasi
Surat
الجاثية (Al-Jasiyah)
Berlutut — 37 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
35 dari 37 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 502
Ruku
Ruku 437
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 100 (200/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4508 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-45