الجاثية (Al-Jasiyah)

Per AyatMushaf
وَلَهُ
dan bagi-Nya
الْكِبْرِيَاۤءُ
kebesaran
فِى
di
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِ
dan bumi
ۗوَهُوَ
dan Dia
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الْحَكِيْمُ
Maha Bijaksana
ࣖ
۔
﴿٣٧﴾
Dan hanya bagi-Nya segala keagungan di langit dan di bumi, dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
4510 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Hanya milikNya semata segala keagungan,kebesaran, kesombongan, kekuasaan, kuasa dan kesempurnaan di langit dan di bumi, Dia-lah yang Mahaperkasa yang tidak terkalahkan, Mahabijaksana dalam perkataan-perkataan, perbuatan-perbuatan, takdir dan syariatNya. Maha tinggi lagi Mahasuci Allah, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia.

Sumber: https://tafsirweb.com/9529-surat-al-jatsiyah-ayat-37.html

Tafsir as-Sa'di

37. ”dan bagiNya-lah keagungan di langit dan di bumi,” artinya, hanya milikNYa keluhuran, keagungan. Dan pujian. Pujian mencakup sanjungan untuk Allah karena sifatNya yang sempurna, kecintaan, kemuliaan dan keagungganNYa yang mencakup kebesaran dan keagunganNYa.Ibadah dibangun diatas dua rukun;rasa cinta kepada Allah dan tunduk kepadaNya. keduanya berasal dari pengetahuan tentang pujian, keluhuran dan kebesaran Allah. “Dialah yang Mahaperkasa” atas segala sesuatu, “lagi Mahabijaksana,” yakni meletakkan segala sesuatu pada tempatnya, dan Dia tidak mensyariatkan Apa yang disyariatkan kecuali dengan hikmah dan maslahat. Dan Dia tidak menciptakan apa yang Dia ciptakan kecuali untuk suatu manfaat.

Sumber: https://tafsirweb.com/9529-surat-al-jatsiyah-ayat-37.html

Tafsir Al-Wajiz

37. Keagungan dan kerajaan hanyalah milik Allah. Allah Maha Perkasa Yang tidak akan terkalahkan, Maha Bijaksana dalam hukum, kekuasaan dan ketetapan-Nya

Sumber: https://tafsirweb.com/9529-surat-al-jatsiyah-ayat-37.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 30-37 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hukumNya terhadap makhlukNya pada hari kiamat. Maka Dia سبحانه وتعالى berfirman: (Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh) yaitu beriman hatinya dan semua anggota tubuhnya mengerjakan amal shalih, yaitu amal yang ikhlas dan sesuai dengan syariat (maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya) yaitu, ke dalam surga. sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih bahwa Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada surga,”Kamu adalah rahmatKu, Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki melalui dirimu" (Itulah keberuntungan yang nyata) yaitu yang jelas dan terang. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan), "Maka apakah belum ada ayat-ayat-Ku yang dibacakan kepadamu, lalu kamu menyombongkan diri?) yaitu hal itu dikatakan kepada mereka sebagai kecaman dan cemoohan.Adapun dapat disebutkan bahwa bukankah telah dibacakan kepada kalian ayat-ayat Allah سبحانه وتعالى tetapi kalian bersikap sombong dan tidak mau mengikutinya, kalian tidak mau mendengar­kannya, dan kalian adalah orang-orang yang berdosa dalam semua perbuatan kalian di samping itu hati kalian dipenuhi dengan kedustaan? (Dan apabila dikatakan (kepadamu), "Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan hari kebangkitan itu tidak ada keraguan padanya”) yaitu apabila orang-orang mukmin mengatakan hal itu kepada kalian (niscaya kalian menjawab, "Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu”) yaitu, kami tidak mengetahuinya (kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja) yaitu kami tidak mengira kejadiannya selain hanya menduga-duga saja. yaitu, diduga saja. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan kami sekali-kali tidak meyakini (nya)) yaitu memastikannya.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan dari apa yang mereka kerjakan) yaitu tampak jelas bagi mereka hukuman dari perbuatan-perbuatan mereka yang jahat (dan mereka diliputi) yaitu, dikelilingi (oleh (azab) yang mereka selalu mengolok-oloknya) yaitu azab dan pembalasan (Dan dikatakan (kepada mereka),"Pada hari ini Kami melupakan kamu”) yaitu kami akan memperlakukan kalian sebagaimana perlakuan orang yang melupakan kalian di neraka Jahanam (sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini) yaitu kalian tidak mau beramal kepadanya, karena kalian tidak mempercayai keberadaannya (dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong) Disebutkan dalam hadits shahih bahwa Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada sebagian hamba-hambaNya pada hari kiamat,”"Bukankah Aku telah mengawinkanmu? bukankah Aku memuliakanmu? Bukankah Aku menundukkan kuda dan unta untukmu, dan Aku biarkan kamu memimpin dan bertempat tinggal?” Maka hamba itu berkata,"Memang benar, ya Tuhanku” Allah berfirman,"Apakah kamu meyakini bahwa kamu akan bertemu denganKu?” hamba menjawab, "Tidak” Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Maka pada hari ini Aku melupakanmu sebagaimana kamu melupakan Aku” Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan) yaitu sesungguhnya Kami memberikan balasan ini kepada kalian hanya karena kalian telah menjadikan hujjah-hujjah Allah terhadap kalian sebagai bahan olok-olokan.Kalian merendahkan dan memperolok-oloknya (dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia) yaitu hal itu menipu kalian, dan kalian merasa tenang dan bahagia dengannya. Jadi kalian menjadi orang-orang yang merugi. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka) yaitu dari neraka (dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat) yaitu mereka tidak diberi kesempatan untuk bertaubat, melainkan langsung diazab tanpa dihisab dan ditanyai, sebagaimana sebagian dari orang-orang mukmin dimasukkan ke dalam surga tanpa azab dan dihisab.Kemudian setelah menyebutkan hukumNya terhadap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi) yaitu yang memiliki keduanya dan semua yang ada pada keduanya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Tuhan alam semesta) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan bumi) Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah kekuasaan, yaitu Dialah Dzat yang Maha Agung, Maha Besar yang segala sesuatu tunduk dan butuh kepadaNya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dialah Yang Maha Perkasa) yaitu Dzat yagg tidak ada seorang pun yang bisa mengalahkan dan mencegahNya (lagi Maha Bijaksana) yaitu dalam firman, perbuatan, syariat, dan takdirNya. Mahasuci Allah; tidak ada Tuhan selain Dia

Sumber: https://tafsirweb.com/9529-surat-al-jatsiyah-ayat-37.html

Informasi

Surat

الجاثية (Al-Jasiyah)

Berlutut — 37 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

37 dari 37 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 502

Ruku

Ruku 437

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 100 (200/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4510 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-45