الاحقاف (Al-Ahqaf)

Per AyatMushaf
قَالُوْٓا
mereka berkata
اَجِئْتَنَا
apakah kamu datang kepada kami
لِتَأْفِكَنَا
untuk memalingkan kami
عَنْ
dari
اٰلِهَتِنَاۚ
Tuhan-tuhan kami
فَأْتِنَا
maka datangkanlah kepada kami
بِمَا
dengan apa
تَعِدُنَآ
kamu ancamkan kepada kami
اِنْ
jika
كُنْتَ
kamu adalah
مِنَ
dari
الصّٰدِقِيْنَ
orang-orang yang benar
﴿٢٢﴾
Mereka menjawab, “Apakah engkau datang kepada kami untuk memalingkan kami dari (menyembah) tuhan-tuhan kami? Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah engkau ancamkan kepada kami jika engkau termasuk orang yang benar.”
4532 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Mereka menjawab, “Apakah kamu datang membawa dakwahmu untuk memalingkan kami dari penyembahan kepada tuhan-tuhan kami? Silakan kamu mendatangkan azab yang kamu ancamkan kepada kami, bila kamu termasuk orang-orang yang benar dalam ucapan dan janjimu.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9588-surat-al-ahqaf-ayat-22.html

Tafsir as-Sa'di

22. “Mereka menjawab, ‘Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari (menyembah) sesembahan-sesembahan kami?’” Artinya, engkau tidak memiliki maksud dan tidak membawa kebenaran apa pun selain hanya ingin mencela sesembahan-sesembahan kami dan engkau hendak memalingkan kami darinya. “Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” Ini adalah puncak kebohongan dan penentangan.

Sumber: https://tafsirweb.com/9588-surat-al-ahqaf-ayat-22.html

Tafsir Al-Wajiz

22. Mereka berkata: “Wahai Hud, apakah engkau mendatangi kami ini untuk memisahkan kami dari sesembahan kami? Maka datangkanlah azab yang telah engkau janjikan jika engkau dan ancamanmu itu memang benar

Sumber: https://tafsirweb.com/9588-surat-al-ahqaf-ayat-22.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 21-25 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur NabiNya ﷺ dalam menghadapi pendustaan dari kaumnya (Dan ingatlah (Hud) saudara kaum ‘Ad) Dia adalah nabi Hud yang diutus Allah kepada kaum ‘Ad yang pertama; mereka bertempat tinggal di bukit-bukit pasir. Itu adalah bentuk jamak dari “hiqfun” yaitu bukit dari pasir. Pendapat ini dikatakan Ibnu Zaid.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan sesungguhnya telah terdahulu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan sesudahnya) yaitu Allah telah mengutus kepada orang-orang yang tinggal di sekeliling negeri mereka, yaitu di kota-kota para rasul yang membawa peringatan kepada mereka. Sebagaimana firmanNya: (Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu dan bagi mereka yang akan datang kemudian) (Surah Al-Baqarah: 66) dan (Jika mereka berpaling, maka katakanlah, "Aku telah memperingatkan kamu dengan petir, seperti petir yang menimpa kaum 'Ad dan kaum Tsamud” (13) Ketika rasul-rasul datang kepada mereka dari depan dan dari belakang mereka (dengan menyerukan), "Janganlah kamu menyembah selain Allah”) (Surah Fushshilat: 13-14) Nabi Hud berkata tentang itu kepada mereka, lalu kaumnya menjawab: (Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari (menyembah) tuhan-tuhan kami?) yaitu untuk menghalangi kami dari menyembah tuhan-tuhan kami? (Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar) Mereka meminta agar azab dan siksaan Allah disegerakan kepada mereka karena menganggao mustahil kejadian itu.Sebagaimana firmanNya: (Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan) (Surah Asy-Syura: 18) (Ia berkata, "Sesungguhnya pengetahuan (tentang itu) hanya pada sisi Allah”) yaitu hanya Allahlah yang mengetahui tentang kalian, jika kalian layak untuk disegerakan azabNya kepada kalian, maka Dia akan melakukannya terhadap kalian.Adapun aku, maka tugasku hanya menyampaikan kepada kalian apa yang diutus kepadaku (tetapi aku lihat kamu adalah kaum yang bodoh) yaitu tidak berakal dan tidak memahami. Allah سبحانه وتعالى berfirman (Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka) yaitu ketika mereka melihat azab itu datang kepada mereka, mereka mengira bahwa itu adalah awan yang menurunkan hujan, maka mereka bergembira dengan itu. Mereka sangat membutuhkannya hujan karena sudah lama tidak hujan.Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Bukan), bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih) yaitu ini adalah azab yang kalian katakan ("Datangkanlah azab itu kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar") (yang menghancurkan) yaitu menghancurkan (segala sesuatu) di negeri mereka yang layak untuk dihancurkan (dengan perintah Tuhannya) yang dengan seizin Allah سبحانه وتعالى untuk itu di tempat itu, sebagaimana firmanNya: (angin itu tidak membiarkan satu pun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk (42)) (Surah Adz-Dzariyat) yaitu seperti sesuatu yang lapuk.Oleh karena itu Allah berfirman: (maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka) karena semuanya telah binasa, tanpa ada seorangpun dari mereka yang tersisa (Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa) yaitu demikianlah hukuman Kami terhadap orang yang mendustakan para rasul Kami dan menentang perintah Kami.

Sumber: https://tafsirweb.com/9588-surat-al-ahqaf-ayat-22.html

Informasi

Surat

الاحقاف (Al-Ahqaf)

Bukit Pasir — 35 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

22 dari 35 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 505

Ruku

Ruku 440

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 101 (202/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4532 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-46