محمّد (Muhammad)
Per AyatMushaf
وَيُدْخِلُهُمُ
dan Dia akan memasukkan mereka
الْجَنَّةَ
surga
عَرَّفَهَا
telah Dia perkenalkannya
لَهُمْ
bagi mereka
﴿٦﴾
dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.
4551 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
4-6. Bila kalian (wahai orang-orang beriman) bertemu orang-orang kafir di medan perang, maka hadapilah mereka dengan gagah berani, tebaslah leher-leher mereka, hingga apabila kalian telah melemahkan mereka dengan banyaknya korban dari pihak mereka, kalian memporak-porandakan kekuatan mereka, maka hendaklah kalian memantapkan membelenggu para tawanan dari mereka, dan setelah itu kalian boleh berbuat baik dengan melepaskan tawanan mereka tanpa imbalan, atau mereka bisa menebus diri mereka dengan uang atau semacamnya, atau mereka jadikan budak atau di hukum mati. Lakukan itu terus hingga perang usai.Hukum di atas, yaitu Allah menguji orang-orang Mukmin dengan orang-orang kafir, dan menjadikan hari-hari berputar di antara mereka, adalah keputusan Allah. Bila Allah berkehendak, Allah bisa membuat orang-orang Mukmin menang atas orang-orang kafir tanpa perang. Tetapi Allah berkehendak menghukum orang-orang kafir melalui tangan orang-orang kalian.Maka Allah mensyariatkan jihad karena Allah hendak menguji kalian dengan orang-orang kafir dan hendak memenangkan agamaNya dengan tangan kalian. Orang-orang yang terbunuh di jalan Allah dari kalangan orang-orang beriman, Allah tidak akan membatalkan pahala amal-amal mereka. Allah akan membimbing mereka saat mereka hidup di dunia kepada ketaatan dan keridhaanNya, memperbaiki keadaan dan urusan mereka serta pahala mereka di dunia dan akhirat.Allah memasukkan mereka ke dalam surga yang telah Dia jelaskan dan terangkan kepada mereka. Allah membimbing mereka untuk menegakkan perintah-perintahNya (yang diantaranya adalah jihad di jalan Allah yang kemudian mati syahid di jalanNya). Kemudian Allah akan menunjukkan kedudukan mereka di surga bila mereka memasukinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9642-surat-muhammad-ayat-6.html
Tafsir as-Sa'di
6. “Dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkanNya kepada mereka,” yakni, dikenalkan pertama dengan diberinya rasa kerinduan pada mereka pada surga, menyebutkan sifat-sifat surga itu kepada mereka, serta menjelaskan pada mereka amalan-amalan yang bisa menyampaikan mereka pada surga yang di antaranya adalah berperang di jalan Allah. Mereka juga diberi pertolongan untuk melaksanakan perintah-perintah Allah serta diberi semangat (dorongan) untuk menunaikannya. Selanjutnya ketika mereka masuk surga, mereka diperkenalkan pada rumah-rumah mereka serta berbagai kenikmatan abadi dan kehidupan yang selamat yang terdapat di dalamnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9642-surat-muhammad-ayat-6.html
Tafsir Al-Wajiz
6. Allah akan memasukkan mereka ke surga yang kekal. Mereka akan diberitahu tempat kembali mereka melalui ilham dari Allah
Sumber: https://tafsirweb.com/9642-surat-muhammad-ayat-6.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 4-9 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberi petunjuk kepada orang-orang mukmin tentang apa yang harus mereka pegang dalam peperangan mereka menghadapi orang-orang musyrik (Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang), maka pancunglah batang leher mereka) yaitu ketika kalian berhadapan dengan mereka, maka burulah mereka dengan pedang (Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka) yaitu, kalian membunuh mereka (maka tawanlah mereka) yaitu jadikanlah mereka orang-orang yang kalian tawan Kemudian setelah,perang usai, kalian boleh memilih untuk menentukan nasib mereka. Jika kalian mau, kalian bisa membebaskan mereka dengan cuma-cuma/ Jika kalian mau, kalian juga bisa membebaskan dengan tebusan yang kalian terima dari mereka sesuai dengan apa yang kalian syaratkan terhadap mereka. Yang jelas bahwa ayat ini diturunkan setelah perang Badar.Karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى menegur orang-orang mukmin yang lebih suka memperbanyak tawanan agar mendapat tebusan yang banyak dari mereka dan mengurangi hukuman mati. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidak patut bagi seorang nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta dunia, sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (67) Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah berlalu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu terima (68)) (Surah Al-Anfal) Kemudian sebagian ulama berpendapat bahwa ayat ini yang memperbolehkan untuk memilih antara menerima tebusan dari tawanan atau membebaskan mereka dengan cuma-cuma telah dinasakh oleh firman Allah سبحانه وتعالى: (Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrik itu di mana saja kamu jumpai mereka) (Surah At-Taubah: 5).Pendapat ini dikatakan oleh Qatadah, Adh-Dhahhak, As-Suddi, dan Ibnu Juraij, Ulama lain yang jumlahnya banyak berkata bahwa ayat ini tidak dinasakh. Kemudian sebagian dari mereka berkata bahwa sesungguhnya imam hanya diperbolehkan memilih antara membebaskan tawanan dan menerima tebusannya, tidak diperbolehkan baginya menghukum mati dia. Sebagian yang lain dari mereka berkata bahwa bahkan diperbolehkan bagi imam untuk membunuhnya berdasarkan hadits bahwa Nabi ﷺ membunuh An-Nadhar bin Al-Harits dan Uqbah bin Abu Mu'ith dari tawanan perang Badar.Dan Tsumamah bin Utsal berkata kepada Rasulullah ﷺ saat beliau berkata kepadanya, "Apakah yang kamu punyai, wahai Tsumamah?" Maka dia menjawab, "Jika engkau menghukum mati, maka engkau membunuh orang yang masih ada ikatan darah. Dan jika engkau membebaskan, maka engkau akan membebaskan orang yang akan berterima kasih. Jika engkau menginginkan harta, maka mintalah sesukamu, maka aku akan memberinya" Qatadah berkata tentang firmanNya: (sampai perang berhenti) yaitu hingga tidak ada kemusyrikan lagi.Ayat ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah) (Surah Al-Baqarah: 193) Kemudian sebagian ulama mengatakan bahwa makna yang dimaksud (sampai perang berhenti) hingga para penyerang, yaitu orang-orang musyrik itu bertaubat kepada Allah سبحانه وتعالى.Dikatakan juga bahwa maknanya adalah orang-orang yang terlibat dalam perang itu mengerahkan segala kemampuannya untuk mengerjakan ketaatan kepada Allah سبحانه وتعالى. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Demikianlah, apabila Allah menghendaki, niscaya Allah akan membinasakan mereka) yaitu hal itu seandainya Allah menghendaki, bisa saja Dia membalas orang-orang kafir dengan hukuman dan pembalasan dari sisiNya (tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain) yaitu, akan tetapi Allah memerintahkan kepada kalian untuk berjihad dan memerangi musuh, dan agar Kami menyatakan baik buruknya keadan kalian, sebagaimana yang disebutkan tentang hikmah dalam syariat tentang jihad dalam surah Ali Imran dan At-Taubah serta dalam firman Allah سبحانه وتعالى: (Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar (132)) (Surah Ali Imran) Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam surah At-Taubah: (Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantara) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman (14) dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin.Dan Allah menerima tobat orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (15)) (Surah At-Taubah) Kemudian karena peperangan itu memakan banyak korban dari kalangan orang-orang mukmin, maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka) yaitu tidak akan menghapusnya, bahkan memperbanyak, mengembangkan, dan melipatgandakannya.Di antara mereka ada yang pahalanya terus mengalir kepadanya selama di alam barzakhnya, Firman Allah: (Allah akan memberi pimpinan kepada mereka) yaitu menuju surga. Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan (9)) (Surah Yunus) Firman Allah: (dan memperbaiki keadaan mereka) yaitu urusan dan keadaan mereka (dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka (6)) yaitu Allah memperkenalkannya kepada mereka dan membimbing mereka kepadanya.Mujahid berkata bahwa penghuni surga dibimbing menuju rumah dan tempat tinggal mereka, dimana Allah telah membagi-bagikannya kepada mereka. Mereka tidak akan keliru, seakan-akan mereka adalah penghuninya sejak mereka diciptakan, tidak seorangpun yang menunjukkan mereka kepadanya. Diriwayatkan hal yang semisal oleh Malik, dari Zaid bin Aslam.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu (7) sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya) (Surah Al-Hajj: 40) Karena sesungguhnya imbalan itu sesuai dengan jenis perbuatannya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan meneguhkan kedudukanmu) Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits:”Barangsiapa yang menyampaikan kepada penguasa tentang kebutuhan orang yang tidak mampu menyampaikannya, maka Allah akan meneguhkan kedua telapak kakinya di atas shirat pada hari kiamat” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka) Kebalikan dengan keteguhan kaki orang-orang mukmin yang menolong agama Allah سبحانه وتعالى dan rasulNya ﷺ. Firman Allah: (dan Allah menghapus amal-amal mereka) yaitu melenyapkan dan membatalkannya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al-Qur'an)) yaitu, tidak menghendakinya dan tidak pula menyukainya (lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka)
Sumber: https://tafsirweb.com/9642-surat-muhammad-ayat-6.html
Informasi
Surat
محمّد (Muhammad)
Muhammad — 38 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
6 dari 38 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 507
Ruku
Ruku 442
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 101 (202/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4551 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-47