محمّد (Muhammad)
Per AyatMushaf
وَمِنْهُمْ
dan diantara mereka
مَّنْ
orang
يَّسْتَمِعُ
dia mendengarkan
اِلَيْكَۚ
kepadamu
حَتّٰىٓ
sehingga
اِذَا
apabila
خَرَجُوْا
mereka keluar
مِنْ
orang
عِنْدِكَ
sisimu
قَالُوْا
mereka berkata
لِلَّذِيْنَ
kepada orang-orang yang
اُوْتُوا
mereka di beri
الْعِلْمَ
pengetahuan
مَاذَا
apakah
قَالَ
berkata
اٰنِفًا
kemarin/tadi
ۗ
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
طَبَعَ
menutup mati
اللّٰهُ
Allah
عَلٰى
atas
قُلُوْبِهِمْ
hati mereka
وَاتَّبَعُوْٓا
dan mereka mengikuti
اَهْوَاۤءَهُمْ
hawa nafsu mereka
﴿١٦﴾
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu (Muhammad), tetapi apabila mereka telah keluar dari sisimu mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu (sahabat-sahabat Nabi), “Apakah yang dikatakannya tadi?” Mereka itulah orang-orang yang dikunci hatinya oleh Allah dan mengikuti keinginannya.
4561 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Di antara orang-orang munafik itu ada yang mendengarkanmu (wahai nabi), tetapi tanpa pemahaman, mereka mendengar hanya untuk meremehkan dan menghina. Saat mereka meninggalkan majelismu, mereka bertanya dengan nada menyepelekan kepada orang-orang yang hadir di majlismu dari orang-orang yang berilmu tentang kitab Allah, “Apa yang tadi diucapkan oleh Muhammad sekarang?” mereka itu adalah orang-orang yang Allah tutup hati mereka rapat-rapat, sehingga tidak dapat memahami kebenaran dan tidak mendapat petunjuk dengannya, mereka mengikuti hawa nafsu mereka dalam kekafiran dan kesesatan.
Sumber: https://tafsirweb.com/9652-surat-muhammad-ayat-16.html
Tafsir as-Sa'di
16. Allah berfirman, “Dan di antara orang-orang munafik “ada orang yang mendengarkan perkataan (Muhammad),” mendengarkan ucapanmu bukan bermaksud untuk menerima dan menaati, tapi hatinya berpaling dari perkataan itu, dan karena itulah Allah berfirman, “Sehingga apabila mereka keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan,” yang berpura-pura memahami perkataanmu serta yang mereka dengar yang tidak mereka sukai, “Apakah yang dikatakannya tadi?” yakni, apa yang dikatakannya barusan?Ayat ini adalah puncak celaan untuk mereka, sebab andai saja mereka benar-benar mencari kebaikan, tentu akan benar-benar memperhatikan dengan pendengaran mereka dan pasti akan dipahami oleh hati mereka sehingga seluruh bagian tubuh mereka tunduk, hanya saja mereka itu sebaliknya, karena itulah Allah berfirman, “Mereka itulah yang dikunci mati hati mereka oleh Allah,” yaitu Allah menutupnya serta menutup semua pintu kebaikan kebaikan yang mungkin bisa dicapai, karena mereka menurutkan keinginan mereka, dan tidaklah mereka menginginkan kecuali kebatilan.
Sumber: https://tafsirweb.com/9652-surat-muhammad-ayat-16.html
Tafsir Al-Wajiz
16. Di antara orang-orang kafir, ada kelompok orang munafik yang mendengar perkataanmu waha Nabi. Kemudian setelah mereka beranjak dari tempatmu berkhutbah atau tempat dimana engkau memberi nasihat, mereka mengajukan pertanyaan kepada orang-orang yang dianggap berilmu. “Apa maksud perkataan Nabi tentang hari kiamat tadi?”, pertanyaan itu disampaikan dengan maksud mengejek dan menyombongkan diri.Mereka menganggap bahwa perkataan rasul itu adalah perkataan yang tidak bermanfaat. Mereka itulah, orang-orang yang telah Allah tutup pendengaran dan hatinya dengan kekafiran. Sehingga mereka tidak akan pernah beriman dan juga tidak mendapatkan petunjuk di jalan yang benar.Mereka tetap menuruti segala hawa nafsunya dalam berbuat kemunafikan, tanpa landasan. Anifan bermakna baru saja. Ayar ini diturunkan untuk perilaku orang munafik yang sebelumnya menyimak perkataan Nabi namun tidak merasuk dalam hatinya.Ketika perkataan nabi itu selesai, mereka bertanya kepada orang mukmin “apa yang dikatakan nabi tadi?” dengan maksud menghina
Sumber: https://tafsirweb.com/9652-surat-muhammad-ayat-16.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 16-19 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang munafik dalam kebodohan dan kurangnya pemahaman mereka, mengingat mereka sering duduk bersama Rasulullah ﷺ dan mendengarkan ucapannya, tetapi mereka tidak dapat memahami apapun darinya. Dan apabila mereka keluar darinya (mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan) sahabat-sahabat nabi ('Apakah yang dikatakannya tadi?") yaitu artinya baru saja. Mereka tidak dapat memahami apa yang dikatakan Nabi ﷺ karena mereka tidak memperhatikannya.Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka) yaitu mereka tidak mempunyai pemahaman yang benar dan tujuan yang benar. Kemudian Allah berfirman: (Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka) yaitu orang-orang yang mencari petunjuk.Allah memberi taufik dan petunjuk kepada mereka, serta meneguhkan pendirian mereka pada jalan petunjuk itu dan menambahkan kepada mereka petunjuk itu (dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya) yaitu, memberikan ilham yang membimbing mereka. Kemudian Allah berfirman: (Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba) yaitu sedangkan mereka dalam keadaan lalai darinya (karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya) yaitu tanda-tanda yang menunjukkan dekatnya kiamat.Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang telah terdahulu (56) Telah dekat terjadinya hari kiamat (57)) (Surah An-Najm), (Telah dekat (datangnya) saat itu dan bulan telah terbelah (1)) (Surah Al-Qamar) dan (Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya) (Surah An-Nahl: 1) serta (Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedangkan mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (darinya) (1)) (Surah Al-Anbiya’) Maka pengutusan Rasulullah ﷺ merupakan salah satu pertanda dekatnya hari kiamat, karena beliau adalah penutup para rasul yang melalui beliau Allah سبحانه وتعالى menyempurnakan agama dan menegakkan hujjahNya kepada semua umat.Dan sungguh Rasulullah ﷺ memberitahukan tentang tanda-tanda dan syarat-syarat hari kiamat, bahkan beliau menjelaskannya dengan keterangan yang belum pernah disampaikan oleh seorang nabi pun sebelumnya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?) yaitu bagaimanakah dengan kesadaran orang-orang kafir itu apabila hari kiamat datang kepada mereka, ketika tidak ada gunanya lagi bagi mereka hal itu. Sebagaimana firmanNya: (dan pada hari itu ingatlah manusia, tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya) (Surah Al-Fajr: 23) dan (dan (di waktu itu) mereka berkata, "Kami beriman kepada Allah, " bagaimanakah mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh itu? (52)) (Surah Saba’) Firman Allah (Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah) Ini adalah pemberitahuan dari Allah سبحانه وتعالى bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, dan bukan sebagai pemberitahuan mengenai hal itu agar diketahui.Oleh karena itu di'athafkan kepadanya firmanNya: (dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu) yaitu mengetahui tingkah laku kalian di siang hari dan di saat kalian berada di dalam tempat tinggal kalian di malam hari. Sebagaimana firmanNya: (Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari) (Surah Al-An'am: 60) dan (Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz) (6)) (Surah Hud) Pendapat ini adalah yang dipilih Ibnu Jarir
Sumber: https://tafsirweb.com/9652-surat-muhammad-ayat-16.html
Informasi
Surat
محمّد (Muhammad)
Muhammad — 38 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
16 dari 38 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 508
Ruku
Ruku 443
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 102 (203/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4561 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-47