الفتح (Al-Fath)

Per AyatMushaf
وَّيُعَذِّبَ
dan Dia hendak mengazab
الْمُنٰفِقِيْنَ
orang-orang munafik laki-laki
وَالْمُنٰفِقٰتِ
dan orang-orang munafik perempuan
وَالْمُشْرِكِيْنَ
dan orang-orang musyrik laki-laki
وَالْمُشْرِكٰتِ
dan orang-orang musyrik perempuan
الظَّاۤنِّيْنَ
mereka berperasangka
بِاللّٰهِ
terhadap Allah
ظَنَّ
sangkaan
السَّوْءِۗ
buruk
عَلَيْهِمْ
atas mereka
دَاۤىِٕرَةُ
giliran
السَّوْءِۚ
buruk
وَغَضِبَ
dan murka
اللّٰهُ
Allah
عَلَيْهِمْ
atas mereka
وَلَعَنَهُمْ
dan Dia mengutuk mereka
وَاَعَدَّ
dan Dia menyediakan
لَهُمْ
bagi mereka
جَهَنَّمَۗ
neraka jahanam
وَسَاۤءَتْ
dan amat buruk
مَصِيْرًا
tempat kembali
﴿٦﴾
dan Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan (juga) orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (azab) yang buruk dan Allah murka kepada mereka dan mengutuk mereka serta menyediakan neraka Jahanam bagi mereka. Dan (neraka Jahanam) itu seburuk-buruk tempat kembali.
4589 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Allah mengazab orang-orang munafik; laki-laki dan perempuan, orang-orang musyrik; laki-laki dan perempuan yang berburuk sangka kepada Allah bahwa Allah tidak akan memenangkan NabiNya dan orang-orang beriman yang bersamanya atas musuh-musuhnya, dan Allah tidak akan meninggikan agamaNya. Orang-orang tersebut akan dikepung oleh azab dan apa yang memburukkan mereka, Allah murka terhadap mereka, mengusir mereka dari rahmatNya, menyiapkan bagi mereka api Neraka Jahanam sebagai tempat kembali, dan itu adalah tempat tinggal paling buruk.

Sumber: https://tafsirweb.com/9718-surat-al-fath-ayat-6.html

Tafsir as-Sa'di

6. Adapun orang-orang munafik, baik lelaki maupun perempuan dan juga orang-orang musyrik, baik lelaki maupun perempuan, akan disiksa oleh Allah karena kemunafikan serta kekufuran mereka dan akan memperlihatkan kepada mereka pemandangan yang mengerikan bagi mereka, karena tujuan dan maksud mereka adalah ingin merendahkan kaum Mukminin, mereka juga menyangka buruk terhadap Allah bahwa Allah tidak akan menolong agamaNya dan tidak meninggikan kalimatNya, mereka juga mengira bahwa orang-orang batil akan menguasai orang-orang yang benar. Ternyata Allah membalikkan dugaan mereka, kekalahan pun menimpa mereka. “Dan Allah memurkai mereka,” dengan menjauhkan mereka dari rahmatNya, “serta menyediakan bagi mereka Neraka Jahanam.Dan (Neraka jahanam) itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

Sumber: https://tafsirweb.com/9718-surat-al-fath-ayat-6.html

Tafsir Al-Wajiz

6. Allah akan menyiksa orang-orang munafik dan pelaku kesyirikan di dunia dengan kedukaan, kekalahan/pemaksaan, pemenjaraan dan pembunuhan. Adapun azab di akhirat adalah dimasukkan ke neraka Jahannam.Orang-orang yang berprasangka buruk bahwa Allah tidak akan menolong nabi-Nya, juga yang menyangka bahwa keyakinan orang-orang kafir akan mulia maka mereka akan mendapatkan giliran kebinasaan sebagaimana yang telah mereka sangka. Mereka akan mendapatkan murka Allah, dan tertolak dari rahmat Allah. Allah akan memasukkan mereka ke neraka Jahannam.Tempat yang paling buruk sudah menanti mereka di akhirat sebagai tempat tinggal mereka. Dairatus sau’ adalah tipu daya yang mereka lakukan sendiri.

Sumber: https://tafsirweb.com/9718-surat-al-fath-ayat-6.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 4-7 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dialah yang telah menurunkan ketenangan) yaitu menjadi ketenangan. Pendapat itu dikatakan Ibnu Abbas dan diriwayatkan juga darinya bahwa yang dimaksud adalah rahmat. Qatadah berkata makna yang dimaksud adalah ketenangan dalam hati orang-orang mukmin, yakni para sahabat di hari Hudaibiyah, dimana mereka adalah orang-orang yang memenuhi seruan Allah dan rasulNya ﷺ serta tunduk patuh kepada hukum Allah dan rasulNya.Setelah hati mereka tenang dan tenteram, maka Allah menambahkan keimanan kepada mereka selain dari keimanan mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa seandainya Dia menghendaki, bisa saja Dia melancarkan pembalasan terhadap orang-orang kafir. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi) yaitu seandainya Allah mengirimkan terhadap mereka seorang malaikat, maka malaikat itu dapat membinasakan mereka semua.Tetapi Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada para hambaNya yang beriman untuk berjihad dan berperang, mengingat di dalam hal itu terkandung hikmah yang jelas, hujjah yang pasti, dan bukti yang terang. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya) Disebutkan dalam hadits Anas bahwa ketika para sahabat berkata,"Wahai Rasulullah, selamat untukmu, maka apakah yang untuk kami?" Lalu Allah سبحانه وتعالى menurunkan firmanNya: (Supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai'mereka kekal di dalamnya) yaitu tinggal di dalamnya untuk selamanya (dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka) yaitu kesalahan dan dosa-dosa mereka.Dia tidak menghukum mereka atas hal itu, bahkan memaafkan, mengampuni, menutup, mengasihani dan mensyukurinya (Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah) sebagaimana firman­Nya: (Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya) (Surah Ali Imran: 185).Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah) yaitu mereka berprasangka buruk terhadap Allah سبحانه وتعالى dalam hukumNya, serta terhadap Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya, hendaklah mereka semuanya dibunuh dan dilenyapkan semua. Oleh karena iru Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka) yaitu menjauhkan mereka dari rahmatNya (dan menyediakan bagi mereka neraka Jahanam. Dan (neraka Jahanam) itulah sejahat-jahat tempat kembali) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menegaskan kekuasaanNya untuk memberikan pembalasan terhadap para musuh, yaitu musuh-musuh Islam dari kalangan orang-orang kafir dan orang-orang munafik (Dan kepunyaan Allahlah tentara langit dan bumi. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (7))

Sumber: https://tafsirweb.com/9718-surat-al-fath-ayat-6.html

Informasi

Surat

الفتح (Al-Fath)

Kemenangan — 29 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

6 dari 29 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 511

Ruku

Ruku 446

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 102 (204/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4589 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-48