الفتح (Al-Fath)

Per AyatMushaf
لِّتُؤْمِنُوْا
supaya kamu beriman
بِاللّٰهِ
kepada Allah
وَرَسُوْلِهٖ
dan kepada rasul-Nya
وَتُعَزِّرُوْهُ
dan kamu meneguhkan-Nya
وَتُوَقِّرُوْهُۗ
dan kamu memuliakan-Nya
وَتُسَبِّحُوْهُ
dan kamu bertasbih kepada-Nya
بُكْرَةً
di waktu pagi
وَّاَصِيْلًا
dan petang
﴿٩﴾
agar kamu semua beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)-Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya pagi dan petang.
4592 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

8-9. Sesungguhnya Kami mengutusmu (wahai Rasul) sebagai saksi atas umatmu bahwa kamu telah menyampaikan, juga sebagai penjelas bagi mereka tentang apa yang dengannya Kami mengutusmmu kepada mereka, juga sebagai pemberi kabar gembira berupa surga bagi siapa yang menaatimu, juga sebagai pemberi peringatan berupa azab dunia dan akhirat bagi siapa yang mendurhakaimu; agar kalian beriman kepada Allah dan RasulNya, menolong Allah dan menolong agamaNya, mengagungkan Allah, dan bertasbih kepadaNya, di pagi dan petang hari.

Sumber: https://tafsirweb.com/9721-surat-al-fath-ayat-9.html

Tafsir as-Sa'di

9. Karena itulah diteruskan dengan FirmanNya, “Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan RasulNya.” Maksudnya, karena dakwah Rasul yang disampaikan pada kalian dan ajarannya terhadap apa yang membawa manfaat bagi kalian, Kami mengutusnya agar kalian beriman kepada Allah dan RasulNya yang mengharuskan untuk menaati Allah dan RasulNya dalam berbagai hal. “Menguatkannya dan membesarkannya.” Artinya, supaya kalian menguatkan Rasulullah dan mengagungkan dan memuliakannya dengan menunaikan hak-haknya sebagaimana Allah memberikan karunia besar kepada kalian dengan menjaga kalian, “dan bertasbih kepadaNya,” yaitu memahasucikan Allah “di waktu pagi dan petang,” yakni, dipermulaan dan penghujung siang. Dalam ayat ini Allah menyebutkan hak bersama antara hak Allah dan hak RasulNya, yaitu beriman kepada keduanya, hak yang khusus untuk Rasulullah adalah dengan menolong dan memuliakannya, sedangkan hak yang khusus bagi Allah adalah dengan memahasucikanNya dengan Shalat dan lainnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9721-surat-al-fath-ayat-9.html

Tafsir Al-Wajiz

9. Kami mengutusmu dengan risalah ini agar kalian semua beriman kepada Allah semata, Yang tidak ada sekutu baginya. Juga agar beriman kepada pemungkas para nabi.Agar kalian membantu dan memuliakannya, juga agar kalian mensucikan nama Allah dari segala sesuatu yang tidak layak untuk-Nya, baik di waktu pagi maupun sore, atau setiap waktu.

Sumber: https://tafsirweb.com/9721-surat-al-fath-ayat-9.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 8-10 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabiNya, Muhammad ﷺ: (Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi) yaitu terhadap semua makhluk (pembawa berita gembira) kepada orang-orang yang beriman (Dan pemberi peringatan) yaitu terhadap orang-orang kafir. Tafsir tentang ini telah dijelaskan dalam surah Al-Ahzab (supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan agama-(Nya)) Ibnu Abbas dan lainnya berkata bahwa yang dimaksud adalah mengagungkanNya (membesarkan-Nya) dari kata “at-tauqir” yaitu menghormati, memuliakan, dan mengagungkan (dan bertasbih kepada-Nya) yaitu menyucikan nama Allah سبحانه وتعالى (di waktu pagi dan petang) yaitu pada permulaan dan penghujung siang. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada RasulNya ﷺ dengan maksud memuliakan, mengagungkan dan memuliakannya: (Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah) sebagaimana firmanNya: (Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menaati Allah) (Surah An-Nisa: 80). (Tangan Allah di atas tangan mereka) yaitu Dia selalu hadir bersama mereka, mendengar perkataan mereka, melihat tempat mereka, mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka dan apa yang mereka tampakkan.Sebenarnya Dialah Dzat yang membaiat, melalui Rasulullah ﷺ. Sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) dari Allah?Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar (111)) (Surah At-Taubah) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda tentang Al-Hajar,“Demi Allah, sungguh Allah سبحانه وتعالى akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam keadaan mempunyai dua mata yang dapat melihat dan lisan yang berbicara, lalu dia membela orang yang pernah menyentuhnya dengan benar.Maka barangsiapa yang menyentuhnya, berarti dia telah berjanji setia kepada Allah سبحانه وتعالى” Kemudian Rasulullah ﷺ membaca firmanNya: (Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka) Oleh karena itu maka Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (maka barang siapa yang melanggar janjinya, niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri) yaitu sesungguhnya akibat dari hal itu akan menimpa dirinya sendiri, sedangkan Allah Maha Kaya daripada dia (dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Allah akan memberinya pahala yang besar) yaitu pahala yang melimpah. Baiat ini ini adalah baiat Ridwan, yang dilakukan di bawah pohon Samurah di Hudaibiyah. Dan para sahabat yang berbaiat kepada Rasulullah ﷺ saat itu dikatakan bahwa jumlahnya adalah seribu tiga ratus orang.Dikatakan juga bahwa jumlahnya adalah empat ratus orang. Dikatakan juga lima ratus orang, tetapi pendapat yang pertengahan adalah yang paling benar. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang pujian terhadap mereka: (Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka; maka barangsiapa yang melanggar janjinya, niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Allah akan memberinya pahala yang besar (10)) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat lain: (Sesungguhnya Allah telah rida terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya) (18)) (Surah Al-Fath)

Sumber: https://tafsirweb.com/9721-surat-al-fath-ayat-9.html

Informasi

Surat

الفتح (Al-Fath)

Kemenangan — 29 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

9 dari 29 ayat

Juz

Juz 26

Halaman

Halaman 511

Ruku

Ruku 446

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 102 (204/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4592 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-48